
Baru kali ini Alvan merasakan mandi keringat akibat permintaan istrinya yang sedang hamil itu , sedangkan sang istri hanya duduk di bangku bawah pohon yang rindang menontonnya berjualan.
Alvan mengusp keringat yang membasahi dahinya sendiri , tak lama ada sebuah mobil sedan hitam berhenti di hadapan nya , seseorang yang Alvan kenal turun dari mobil itu .
" Ini beneran Lo Van ?" Tanya seseorang itu menatap Alvan tak percaya.
" Loe ngapain di sini . " Kesal Alvan melihat wajah Chiko yang begitu senang melihat nya menderita .
" Gue mau ke rumah loe tadi , tapi pas nyampe sini gue kayak lihat loe jualan rujak jadi gue samperin gue kira gue salah lihat tapi ternyata ini memang loe beneran . Loe ngapain sih panas panasan kayak gini jualan rujak , loe kekurangan uang atau gimana ?" Tanya Chiko seraya mengejek sahabat nya itu .
" Tuh permintaan bumil . " Tunjuk Alvan dengan dagunya pada istrinya itu .
"Rasain loe , dulu loe ngejek gue kan gara gara gue jadi sopir karena istri gue ngidam sekarang loe rasain sendiri deh gimana rasanya makanya jangan ngetawain gue loe jadinya kualat kan ." Ucap Chiko yang membuat Alvan kesal lelaki itu memukul teman nya menggunakan tangan nya .
" Aduh...sakit tauk..." Kesal Chiko pada pria di hadapannya itu .
" Salah sendiri ngetawain gue , bantu in gue sini biar kita sama sama ngerasain kalo loe gak mau gue pecat loe jadi anak buah . " Ancam Alvan pada sahabatnya itu .
" Eh ...kok gitu sih malah ngancem ngancem segala . " Ucap Chiko tak terima , Alma yang memperlihatkan adegan itu pun menjadi kesal wanita itu berdiri dari duduknya dan menghampiri Alvan .
" Mas ini gimana sih , kak Chiko kan beli jadi harus di layani dengan ramah dong bukanya malah di marahin ." Ucap Alma memarahi Alvan suaminya itu.
" Dia datang bukan untuk beli sayang. , Dia hanya ingin mengejek ku saja . " Kesal Alvan masih menatap Chiko tajam .
" Bener begitu kak ?" Tanya Alma pada pria di hadapannya itu .
" Eh ...enggak aku mau beli kok ini uang nya , " ucap Chiko beralasan ia langsung mengeluarkan uang dari dalam sakunya dan menyerahkan nya pada Abang Abang penjual rujak di sebelah Alvan .
" Tuh kan kak Chiko mau beli jadi mas Alvan harus bersikap baik sama dia kan dia pembeli . " Ucap Alma duduk di bangku tempat ia tadi duduk .
" Iya ...iya ..." Kesal Alvan tak mau menatap Alma , Alma tak peduli entah kenapa ia senang melihat Alvan kesal .
" Anda mau beli rujak dengan buah apa saja silakan di pilih . " Ucap Alvan sok ramah dengan senyum yang di paksakan .
" Oh , ini , ini dan ini . " Tunjuk Chiko menunjuk buah buah itu dengan senang hati , Alvan langsung memotong buah yang di tunjuk Chiko tadi . Alvan tersenyum ia memiliki niat jahat pada sahabatnya itu .
" Bang temen saya ini suka pedas jadi cabe nya di tambahin ya . " Ucap Alvan pada Abang penjual buah di sebelah nya .
" Rasakan ...." Ucap Alvan dalam hati , ia tak sabar melihat perut sahabatnya itu sakit .
" Ini silakan di nikmati , ini kembali an nya . " Ucap Alvan pada Chiko .
__ADS_1
" Ambil saja kembalian nya , saya lagi seneng karena di layani orang yang biasanya suka memerintah saya jadi .... Ini hari paling membahagiakan bagi saya . " Ucap Chiko senang , Alvan tak peduli akan hal itu yang penting ia bisa membuat Alma senang dan bisa mengerjai Chiko sekaligus .
Chiko menghampiri Alma dan duduk di sebelah nya , Alma tersenyum menatap teman Suami nya itu dan ia kembali memandang Alvan yang tengah tersenyum lebar pada dirinya , ia memiliki firasat buruk pada senyum suaminya itu .namun ia membiarkan nya saja .
Tak berapa lama ada segerombolan anak anak SMA yang baru saja pulang dari sekolah mereka sedang berjalan menuju ke tempat nya , Alma memperhatikan gadis gadis SMA itu , ia tak suka melihat gadis gadis itu berbisik bisik sambil menunjuk Alvan .
" Eh ...eh ...lihat tuh ada Abang Abang jualan rujak ganteng banget anjir . ." Ucap anak anak itu pada teman teman mereka .
" Iya ya ...yuk beli yuk siapa tau bisa di ajak kenalan . " Ucap gadis gadis itu menghampiri Alvan , Alvan yang melihat ada pembeli menghampiri nya pun berusaha bersikap ramah ia tak ingin istrinya marah lagi .
" Selamat datang Adek Adek yang cantik mau beli apa ?" Tanya Alvan tersenyum tipis , para gadis itu berteriak girang Alma yang melihatnya pun semakin kesal saja .
" Rujak nya 1 bang. " Ucap salah satu gadis pada Alvan .
" Mau manis , pedas atau sedang terus mau buah apa aja ?" Tanya Alvan ramah . Lelaki itu tak henti hentinya menyuguhkan senyum termanis nya .
Alma sungguh kesal pada suaminya itu yang malah tersenyum pada para gadis yang jelas jelas menggoda nya , chiko yang melihat Alma kesal pun malah ingin memanas manasi istri sahabatnya itu .
" aku gak nyangka Alvan bisa senyum juga ke wanita lain . " ucap Chiko mendapatkan lirikan tajam dari Alma
"Yang manis kayak Abang nya ada ..." Ucap gadis yang lain yang membuat Alvan ingin muntah tapi ... Lelaki itu lebih memilih tersenyum ia ingin bersikap ramah pada pelanggan nya .
" enak banget si Alvan di godain sama cewek SMA . " ucap Chiko tersenyum iri .
" Boleh kita minta nomer wa nya bang siapa tau bisa jadi langganan rujak nya . " Ucap gadis itu membuat Alma sudah tak tahan lagi apalagi Chiko terus memanasi nya , wanita itu berjalan mendekati suaminya .
" Ini uang nya bang . " Ucap Alma meletakan uang 5 lembar 50 ribuan ke pada Abang Abang penjual rujak itu kemudian ia menatap Alvan tajam ,Alvan mengerutkan dahinya ia bingung kenapa Alma menatap nya seperti itu .
" Ini kebanyakan neng . " Ucap penjual rujak di samping Alvan .
" Gapapa bang buat Abang aja kembalian nya . " Ucap Alma pelan kemudian wanita itu berjalan sendiri meninggalkan Alvan , Alvan yang merasa di tinggalkan pun langsung mengejar istrinya itu.
" Tunggu sayang..." Ucap Alvan berlari mengejar Sementara gadis SMA yang tadi menggoda Alvan tun hanya menatap kepergian Alvan dan Alma dengan bingung .
Chiko tersenyum saat melihat ia berhasil membuat Alma marah pada Alvan , ia senang melihat sahabatnya itu susah , tiba tiba ia merasakan sakit di perut nya ... mungkin itu gara gara rujak yang terlalu pedas tadi .
" sialan si Alvan ..." Ucap Chiko segera mencari WC umum di dekat situ .
" Kamu kenapa ninggalin mas ?" Tanya Alvan pada istrinya itu , Alma tak menjawab ia terus berjalan menuju rumah mertua nya .
" Sayang ....kenapa gak jawab mas ?" Tanya Alvan pada istrinya itu namun tetap tak ada jawaban , Alvan menghela nafasnya lelah ia merasa sang istri sedang marah padanya namun ia tak tau apa penyebab nya .
__ADS_1
Karena sudah lelah bertanya dan tak kunjung mendapatkan jawabnya , Alvan pen langsung membopong tubuh Alma ke dalam gendongan nya .
" Ih ..mas turunin Alma ." Kesal wanita itu .
Alvan tak memperdulikan teriakan istrinya itu , ia terus berjalan menuju rumah nya , masuk kedalam rumah tanpa salam terlebih dahulu , ia melewati Luna dan Rayhan begitu saja dan membawa Alma masuk kedalam rumah nya .
"Kakak rujak Luna mana " teriak Luna ingin mengejar Kakak nya namun sudah lebih dulu di tahan oleh Rayhan .
" Kenapa ?" Tanya Luna bingung karena kekasihnya tak mengijinkan Luna mengejar kakak nya itu .
" Biarkan mereka sayang , seperti nya mereka tengah bertengkar , mereka butuh waktu untuk menyelesaikan masalah mereka jadi jangan ganggu mereka oke . " Ucap Rayhan mengedipkan sebelah matanya pada luna .
" Kamu benar Hany , pemikiran kamu memang dewasa sama seperti umurmu , aku jadi merasa beruntung memiliki kekasih seperti mu ." Ucap Luna memeluk pacarnya itu .
Rayhan membalas pelukan Luna mereka saling berpelukan dengan mesra .
" Nanti malam kakak ada seminar jadi kalau kakak gak balas chat kamu jangan marah dulu ya ..." Ucap Rayhan seraya memainkan rambut Luna .
" Oke ... Tapi besok kakak libur gak ?" Tanya Luna yang kini tengah menatap wajah Rayhan .
" Libur sayang Kenapa kamu mau jalan jalan sama kakak atau ..." Ucap Rayhan tak melanjutkan omongan nya .
" Atau apa ?" Tanya Luna penasaran .
" Atau kamu mau olahraga malam bersama kakak " ucap Rayhan bercanda , Luna langsung memukul bahu kekasih nya itu kesal .
" Dasar kakak mesum, dokter mesum ..." Ucap Luna kesal dengan perkataan Rayhan .
" Bercanda sayang ...." Ucap Rayhan kembali memeluk Luna .Luna hanya tersenyum dan diam saja ...
...
.
.
cie .Alma ,Alvan . Luna ,Rayhan....
lanjut terus ya ...
jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya ...
__ADS_1