Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 74


__ADS_3

Rayhan menatap gadis dihadapannya dengan dahi berkerut ia tak tahu apa yang akan dikatakan oleh wanita nya ia penasaran dan juga khawatir sementara Luna wanita itu bingung harus memulai cerita nya dari mana .


" Sebenarnya ...Luna lagi ada masalah besar banget kak ..." Ucap gadis itu menunduk sedih . Rayhan yang melihatnya pun langsung mendekat kan jarak di antara mereka .


" Masalah apa sayang ?' tanya Rayhan meraih tangan Luna untuk ia genggam .


" Luna mau di laporkan ke polisi sama mantan mertua nya mbak Alma . " Ucap Luna menitihkan air matanya , ia berusaha untuk menguatkan hatinya dan kembali melanjutkan kata katanya lagi .


Sementara Rayhan lelaki itu menunggu omongan calon istrinya itu karena merasa istrinya itu belum selesai berbicara .


" Luna yang nabrak mobil mbak Alma waktu itu , Luna yang udah bikin mbak Alma lumpuh Luna yang udah bikin suami mbak Alma dan bayi nya meninggal ...Luna juga Sempet depresi karena itu kak...Luna gak pantes jadi calon istri kakak lagi ..Luna seorang Nara pidana dan Luna juga mantan orang gila . " Ucap Luna menangis tersedu sedu .


Rayhan langsung saja memeluk gadis di sampingnya itu , dipeluknya tubuh Luna erat dan di usap nya rambut Alma perlahan .


" Kakak gak perduli semua itu sayang , kakak mencintaimu apa adanya terlepas dari kamu seorang Nara pidana atupun mantan wanita gila kakak gak peduli Luna yang kakak pedulikan adalah cinta kakak kepadamu yang tulus , jangan tinggalkan kakak hanya karena kamu merasa tak pantas sayang .Kita hadapi masalah ini bersama pasti akan ada jalan keluar nya . " Ucap Rayhan begitu menenangkan hati Luna .


" Lalu bagaimana dengan orang tua kakak?, Mereka tak menyukai Luna kak mereka pasti tak mengizinkan hubungan kita terus berlanjut . " Ucap Luna menatap mata Rayhan sendu .


" Kamu tau dari mana kalau mereka tak akan mengizinkan hubungan kita berlanjut ?" Tanya Rayhan mengerutkan dahinya bingung .


" Tadi pagi Luna pergi ke rumah kakak Luna ingin mengatakan yang sebenarnya sama orang tua kakak tentang masalah Luna tapi Luna gak nyangka mereka sudah lebih dulu mengetahui semuanya , mereka bilang mereka tak mau mempunyai menantu seorang Nara pidana , mereka malu dan menghawatirkan kakak ... mereka takut kakak akan mendapatkan cacian dan makian karena menikahi gadis seperti luna ." Ucap Luna menundukkan kepalanya seraya menangis.


Rayhan tak menyangka orang tuanya akan berkata seperti itu , ia sungguh kecewa dengan sikap kedua orang tuanya .


Meski alasan mereka melakukan nya demi kebahagiaan dan masa depannya tetap saja ia tak bisa menerima keputusan kedua orang tuanya itu , ia sangat mencintai Luna , ia tak akan bisa bahagia jika tak bersama gadis itu .


" Tatap kakak Luna . " Pinta Rayhan menarik dagu Luna pelan .dengan perlahan gadis cantik itu mulai menatap mata Rayhan yang memancarkan rasa cinta yang begitu dalam.


Rayhan mengusap air mata calon istrinya itu perlahan lelaki itu mendekat kan wajah nya dan mencium bibir Luna perlahan di ***** nya bibir ranum itu perlahan setelah cukup puas Rayhan pun melepaskan pungutan itu dari bibir Luna .


" Kakak tak perduli mereka mau setuju atau tidak , kakak akan menikahi kamu sayang . " Ucap Rayhan seraya menyatukan keningnya dengan kening calon istrinya itu .


" Tapi ..Luna tak ingin menikah tanpa restu orang tua kak..." Ucap gadis itu sendu .

__ADS_1


" Kalau begitu kita buat orang tuaku setuju dan mau menerima mu ..jangan menyerah begitu saja sayang aku tau kamu bukan orang yang mudah menyerah pada keadaan . " Ucap Rayhan pada gadis di hadapannya itu .


" Bagaimana caranya kak mereka begitu membenci luna . " Ucap gadis itu miris .


" Kita pikirkan cara itu bersama oke..." Ucap rayhan tersenyum tipis.


" Pernikahan kita tinggal seminggu kak kurasa sulit untuk mendapatkan restu dari mereka dalam waktu yang sesingkat itu ." Ucap Luna tak yakin akan mendapatkan restu sebelum pernikahan mereka .


" Bagaimana kalau kita undur dulu sayang pernikahan nya kamu tak keberatan kan ?" Tanya Rayhan mengusap punggung tangan calon istrinya itu perlahan lahan.


" Tidak kak Luna sama sekali tak keberatan . " Ucap gadis itu mengusap air matanya kasar ia senang Rayhan mau menerima nya dan tak meninggalkan nya di saat saat masa sulit nya . Ia juga senang Rayhan mau memberikan solusi atas salah satu masalah nya .


" Kakak mencintaimu Luna sangat mencintai mu jangan pernah tinggalkan kakak ya..." Ucap Rayhan menatap mata gadis yang selalu memenuhi pikiran nya itu .


" Luna juga mencintai kakak ..." Jawab Luna membuat Rayhan tersenyum , ia langsung mendekat kan wajah nya pada gadis cantik itu kemudian ia kembali mencium bibir Luna perlahan dan ******* nya perlahan dengan kikuk Luna membalas ciuman itu mereka berciuman cukup lama hingga seseorang datang dan terkejut dengan apa yang mereka berdua lakukan .


" Astaga Luna Rayhan kalian belum sah sudah main ciuman saja . " Teriak seseorang itu membuat Luna dan Rayhan menghentikan aksi nya. Bukan cuma Luna Alvan dan Alma yang mendengar teriakkan dari ruang tamu pun langsung keluar dari dalam kamar .


" Ada apa ma...kenapa teriak teriak ...?" Tanya Alvan menghampiri ibunya itu .


" Mama ini seperti tak pernah muda saja ..." Ucap Alvan santai lelaki itu berjalan dan duduk di sofa yang masih kosong , Medina ingin memarahi Alvan karena membela adiknya itu namun Alma sudah lebih dulu datang dan berkata .


" Ada sesuatu yang kami ingin bicarakan dengan mama dan papa ini penting menyangkut masa depan Luna ma ..." Ucap alma menatap ibu mertua nya itu serius .


" Apa sayang ...." Tanya Medina pelan di lihatnya muka Luna yang tadinya memerah karena malu telah berubah menjadi sendu .


" Mama silahkan duduk dulu . " Ucap Alma mempersilakan ibu mertua nya itu untuk duduk bersama mereka .Medina pun duduk sedari tadi ia terus memperhatikan Luna , perasaan wanita itu tak enak pikir pikiran negatif mulai memenuhi kepala nya .


" Papa Dimana ma ...?" Tanya Alma yang telah duduk di samping Alvan .


" Papa mu masih di luar sebentar lagi juga masuk , sebenarnya ada apa ini ...kamu hamil ya Luna . " Tuduh Medina pada anak gadis nya itu , Luna langsung spontan menggelengkan kepalanya..


" Kita Tunggu papa ya ma nanti kita jelaskan . " Ucap Alma menengahi , tak berapa lama dewa datang dan duduk di samping Istrinya itu .

__ADS_1


" Ini ada apa kok pada ngumpul disini ?" Tanya dewa pada istrinya itu .


" Mereka mau ngomong sesuatu pa ...dan mama tak tau sesuatu apa yang mereka maksud. " Ucap Medina menjelaskan .


" Kita langsung saja ma ...pa .. kemarin mantan mertua Alma datang kesini dan marah marah beliau sudah tau Kalau Luna yang menabrak mobil Alma , beliau marah dan tak terima atas kecelakaan itu yang telah membuat anak nya meninggal . Beliau meminta ganti rugi sebesar Rp200 juta dan berjanji tak akan melaporkan masalah ini kepolisi tapi Alma menolak nya Luna julga tak mau membayar uang atas kesalahannya . " Ucap alma menatap mata ibu mertua nya itu serius .


" Lalu ?" Tanya Medina was was .


" Beliau memutuskan untuk melaporkan Luna kepolisi karena kami tak memberikannya uang yang ia ingin kan ." Ucap Alma tersenyum kecut .


" Kenapa kamu tak memberikan nya Alma ...kamu tau adik kamu bisa masuk polisi jika tak menyerahkan uang itu . " Ucap dewa mulai emosi ..ia takut anak gadisnya akan masuk penjara .


" Papa tenang dulu ..Alma pasti punya alasan di balik itu semua . " Ucap Medina menatap mata suaminya sekilas .


" Mama benar Alma memang punya alasan di balik itu , Alma tak menyerahkan uang itu karena Alma yakin suatu saat mereka akan meminta uang lagi. Alma tak ingin keluarga ini di jadikan ladang uang untuk orang orang seperti mereka , jadi Alma menolak nya . " Ucap Alma membuat Alvan langsung menatap istrinya itu dengan rasa bersalah dan penyesalan ia tak menyangka istrinya itu menolak memberikan uang untuk melindungi keluarga nya .


" Lalu kalau kita tak memberikan uang bagaimana kita bisa menghentikan mereka untuk tidak melaporkan Luna kepolisi . " Ucap Medina penasaran .


" Alma memiliki cara untuk itu tapi Alma harus lebih dulu menemui mereka di rumahnya , Alma ingin berbicara pada mereka secara empat mata ..." Ucap Alma telah mengambil keputusan terakhir yang selama ini selalu ia pikirkan .


" Gak ...mas gak setuju kalau ada apa apa sama kamu gimana . " Ucap Alvan menatap istrinya itu tajam ia khawatir orang orang itu akan melukai Alma ..


" Ini hanya satu satunya cara untuk membuat Luna tidak masuk kedalam penjara mas .." ucap Alma ikut menatap suaminya itu tajam .


" Bagaimana mana kalau Alvan menemani mu kesana agar ...tak terjadi sesuatu yang tak di inginkan . " Usul medina membuat Alma terdiam ia tak ingin Alvan ikut karena ia takut alvan akan merusak rencananya .


" Iya sayang...mas anter kamu ya .." ucap Alvan dengan tatapan memohon nya .


" Tapi mas janji gak bakal ngomong apapun disana hanya Alma yang boleh berbicara oke ..." Ucap alma membuat persetujuan dengan suaminya itu . Alvan hanya mengangguk ia hanya ingin melindungi istrinya ia tak peduli lagi dengan cara Alma menyelesaikan masalah adiknya itu ...


....


...

__ADS_1


...


Semoga saja rencana Alma berhasil.


__ADS_2