Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 55


__ADS_3

Semakin hari ke hari toko roti milik Alma semakin ramai di kunjungi pengunjung penghasilan yang wanita itu dapatkan pun semakin banyak hingga ia kini bisa membeli toko lagi yang akan ia jadikan sebagai toko cabang dari tokonya .


ia juga semakin sibuk 1 bulan terakhir ini ...sudah satu bulan berlalu sejak ia bisa berjalan kini wanita itu telah kembali sehat seperti dahulu . Tak hanya sehat ia juga semakin sukses .


Selain toko rotinya , novel yang ia tulis di sebuah aplikasi pun menarik perhatian penerbit dengan iming iming gaji besar , Alma pun menyetujui untuk menerbitkan bukunya .


Ia tak menyangka semua derita selama satu tahun lebih kini telah berlalu . Ia telah bahagia sekarang menikmati hasil jerih payah dan usahanya.


Namun di tengah kebahagiaan nya itu ia juga merasa sedih karena ibunya tak dapat merasakan kebahagiaan nya . Namun ia bersyukur setelah kepergian ibunya masih ada orang yang menyayangi nya yang kini selalu menemani nya saat tidur sampai terbangun seperti saat ini .


Alvan tengah memeluk pinggang nya erat , ini masih pagi dan dirinya masih ber malas malas an bersama suaminya itu .


" Kamu kenapa senyum senyum sendiri . " Tanya Alvan heran saat melihat istrinya tersenyum padahal baru saja istrinya itu terbangun dari tidurnya.


" Gak papa mas Alma hanya lagi senang saja . "Ucap Alma mengusap wajah suaminya itu perlahan .


" Oh iya mas punya hadiah buat kamu . " Ucap Alvan menunjukkan sebuah kotak biru di hadapan Alma .


" Apa ini mas ?" Tanya Alma begitu penasaran .


" Buka saja sayang ." Ucap Alvan tersenyum


.


Alma membukanya perlahan dan ia sungguh terkejut Alvan membelikan sebuah Kalung berlian dan di samping kalung itu ada sebuah parfum yang kelihatannya cukup mahal .


" Ini beneran buat aku mas ?' tanya Alma tak percaya.


" Iya sayang itu untuk mu dan satu lagi sebenarnya mas mau bilang sama kamu ." Ucap Alvan pada istrinya itu.


" Apa mas ?" Tanya Alma menatap Alvan .


" Kita kan belum menikah secara resmi sayang , mas ingin menikahi mu secara resmi maafkan mas melupakan hal itu karena pekerjaan mas yang semakin hari semakin padat . Kini pekerjaan mas sudah agak longgar mas ingin memenuhi kewajiban dan tanggungjawab mas untuk menikahi mu secara resmi. " Ucap Alvan pada istrinya itu .


" Alma sampai lupa kalau Alma ini istri siri mas .." ucap Alma tertawa karena melupakan hal yang sangat penting itu .

__ADS_1


" Jadi kamu setuju kan mas menikah i mu secara resmi atau kamu mau berubah pikiran.?" Ucap Alvan bercanda.


" Mas ingin aku berubah pikiran gitu ?" Tanya Alma dengan nada sewot .


" Mas hanya bercanda sayang kenapa kamu marah Hem...mas perlihatkan akhir akhir ini kamu sering marah marah kamu lagi datang bulan atau gimana ?" Tanya Alvan menatap istrinya itu lekat .


Alma terdiam mendengar kata kata Alvan barusan ia jadi teringat Sesuatu jika ia sudah telah selama beberapa hari , tamu bulanan nya tak kunjung datang sejak satu Minggu yang lalu .


" Kenapa kamu diam , masih marah ya ?" Tanya Alvan pada istrinya itu .


" Mas aku kekamar madi dulu ya. " Ucap Alma berlalu pergi meninggalkan Alvan wanita itu ingin memastikan sesuatu yang membuat ia penasaran .


Alvan berfikir Alma sedang marah padanya , lelaki itu ingin menyusul Alma ke kamar mandi milik nya namun Alma sudah lebih dulu menutup pintu kamar mandi nya rapat rapat .


" Sayang jangan marah tadi aku beneran bercanda kok . " Ucap Alvan menggedor gedor pintu kamar mandi nya .


Alma tak memperdulikan teriakan suaminya itu ia sibuk memastikan sesuatu yang tengah ia tatap dengan perasaan was was.


Alat yang sedari tadi ia pandang pun sudah menunjukkan hasil nya dengan perlahan lahan Alma melihat hasil dari Alat itu dan seketika air matanya mengalir ia terharu karena dugaan nya benar , ia tengah mengandung dan sebentar lagi ia akan menjadi ibu .


Tiba tiba pintu kamar mandi itu terbuka dan Alma datang langsung memeluknya sambil menangis membuat Alvan heran dan cemas .


" Kamu kenapa sayang , maafkan mas , mas janji tak akan bercanda seperti itu lagi jadi jangan menangis ya ..." Ucap Alvan mengusap usap punggung istrinya itu erat .


" Siapa yang marah ...aku lagi terharu mas . " Ucap Alma menatap suaminya itu dengan senyum bahagia nya .


" Kamu seneng kenapa ?" Tanya Alvan heran pada istrinya itu tadi marah dan sekarang isterinya itu menangis karena senang dan ia tak tau penyebab nya .


" Ini mas . " Ucap Alam meletakan tespek di tangan nya ke genggaman sang suami .


Alma sudah was was menanti ekspresi yang diberikan oleh Alvan namun ...


" Ini apa sayang . " Ucap Alvan membolak balik benda di tangan nya itu .


" Ck ...mas masak gak tau itu apa ?" Tanya Alma melepaskan pelukannya pada suaminya itu ia berjalan dan duduk di tepi ranjang .

__ADS_1


" Mas gak tau sayang tolong kasih tau mas apa ini ?" Tanya Alvan tak tau karena memang ia belum pernah melihat benda seperti itu .


" Mas cari tau saja sendiri , Alma malas kasih tau nya . " Ucap Alma marah , wanita itu naik ke kasur empuknya dan berbaring memunggungi Alvan .


Alvan tak mengerti kenapa Alma marah lagi hanya karena ia tak mengetahui benda di tangan nya itu , karena tak mau istrinya semakin marah Alvan pun langsung memfoto Bena itu dan menanyakan pada Chiko sekertaris nya.


" Kamu tau ini apa ?" Tanya Alvan pada pesan nya itu .


" Bodoh ...itu namanya tespek sebuah alat yang digunakan untuk mengetahui seseorang sedang hamil atau tidak , masak gitu aja gak tau . " Balas Chiko yang membuat Alvan terkejut di lihatnya sang istri yang masih memunggungi nya .


" Lalu ini hasilnya apa ?" Tanya Alvan lagi .


" Istri loe hamil ...tolol banget loe. Gue heran kenapa loe bisa jadi bos kalau barang sepele itu aja loe gak tau . " Ucap Chiko kesal pada pesan nya .


Alvan tak memperdulikan Chiko lagi ia langsung ikut berbaring di belakang istrinya dan memeluk nya erat .


" Terimakasih sayang terimakasih...dan maaf aku tak langsung mengetahui apa artinya itu maaf . " Ucap Alvan mengecupi rambut Alma sayang . Alma berbalik dan membalas pelukan Alvan ia membenamkan wajahnya di dada pria itu .


" Sama sama mas ...aku juga senang sebentar lagi kita akan menjadi orang tua . " Ucap Alma pada suaminya itu .


" Mulai sekarang kamu jangan capek capek , pilihlah beberapa pekerja lagi untuk membantu mu ya . " Ucap Alvan pada istrinya itu .


" Iya mas anak lebih penting dari pekerjaan . Aku akan sering sering di rumah lagi pula Alma sudah mencatat semua resep kue Alma di buku jadi mereka sudah bisa membuat kue sendiri kalau Alma tak bisa membuatnya . " Ucap Alma tak ingin kejadian ia dulu terulang lagi , ia tak ingin kehilangan anak untuk kedua kalinya , ia ingin menjaga anak dalam kandungan dengan baik baik .


" Aku senang mendengar nya , mama pasti juga akan senang begitupun yang lain . " Ucap Alvan senang , mereka pun bermalas malasan bersama di atas kasur .. mereka tengah bahagia sampai tak bisa di ucapkan dengan kata kata ..


...


.


..


Seneng gak Alma sudah hamil sekarang .... mereka akan punya anak ...hehehe ...


lanjut terus ya baca nya jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya ...

__ADS_1


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR...


__ADS_2