
BAB 43
Mama Yuna sedang menunggu Juna dan Bisma di pintu keluar restoran, ia menyalakan ponselnya untuk membunuh Jenuh, beberapa pesan tak lupa ia jawab, termasuk pesan dari geng arisannya, yang rencananya Arisan ibu ibu yang akan diadakan pekan depan di kediaman keluarga Dewanto.
“Apa kabar Yuna … Lama tak berjumpa.”
Atensi mama Yuna teralih ketika sebuah suara menyapanya, ia hanya diam menatap pria yang berusia empat tahun lebih tua darinya, Pria yang kini semakin matang dan dewasa dengan segala yang telah ia capai kini, tanpa kehadirannya di sisi pria tersebut.
Dia adalah Gunawan Adiguna, mantan suami mama Yuna. “Mas Gun …” jawab mama Yuna datar, walau dada nya bergemuruh, tapi ia berusaha bersikap wajar, mengingat bahwa kini ia sangat mencintai suami dan anak anak nya, maka ia tak perlu lagi meluapkan emosinya seperti kala perpisahan mereka dahulu.
Gun mengulurkan telapak tangannya, tapi hanya disambut angin malam, karena mama Yuna sama sekali tak berminat menyambut uluran tangan tersebut.
Gun tersenyum miris, rupanya rindu itu hanya ia miliki seorang diri, Wanita di hadapannya kini telah benar benar melupakan masa masa indah mereka dulu sewaktu menjalani beberapa tahun biduk pernikahan.
Susah senang Yuna dengan setia mendampingi, mendukung, serta mendoakan dengan tulus demi kesuksesan sang suami, yang kala itu hanyalah seorang manajer di sebuah Bank swasta, apa boleh buat ketika kesuksesan datang, karier Gunawan semakin bersinar, karena ia berhasil menduduki jabatan Direktur Keuangan di usianya yang masih terbilang muda, rumah tangga mereka mulai disapu angin sepoi sepoi, awalnya tenang, tapi lama kelamaan berubah menjadi badai yang akhirnya menghancurkan bangunan rumah tangga mereka berdua.
__ADS_1
Sekian tahun menikah, tapi belum dikarunia momongan membuat orang tua Gunadi terutama sang ibu mertua, mulai berulah, padahal bukan keinginan Yuna yang membuatnya tak bisa memiliki anak, tapi sedari muda dokter sudah menjatuhkan vonis padanya bahwa kelak Yuna akan kesulitan memiliki keturunan, Yuna mengidap Premature ovarium Failure, sebuah kondisi dimana ovarium berhenti menghasilkan sel telur sebelum berusia 40 tahun, penyebab nya bisa bermacam macam, termasuk kemungkinan adanya ketidakseimbangan hormon.
Gunawan tahu mengenai penyakit Yuna sejak mereka masih berpacaran, bahkan karena penyakit itu Yuna berkali kali menolak lamaran Gun, karena ia takut, kelak Gun akan menuntut anak yang kemungkinan besar tak bisa ia berikan, tapi Gunawan meyakinkan bahwa dirinya mencintai Yuna apa adanya, dan itu ia buktikan hingga kini, walau Gunawan kembali menikah dengan wanita pilihan orang tuanya, bahkan memiliki dua orang anak, Gunawan merasa hatinya telah mati bersama dengan kepergian Yuna, sejak dulu keinginannya masih sama, yakni menghabiskan masa tua nya bersama wanita pujaan hatinya.
Gunawan tersenyum masam, “Kamu menolak uluran tanganku? aku hanya ingin bersalaman dan menyapa, karena sudah lama kita tidak bertemu.” Aku Gunawan.
Tapi mama Yuna tetap tak bergeming, walau Gunawan mencoba meyakinkannya.
Tawa dua orang pemuda membuyarkan pertemuan singkat tersebut, tanpa sepengetahuan mama Yuna, sesungguh nya Bisma dan Arjuna telah mengetahui siapa pria yang kini berdiri di hadapan mama Yuna.
Arjuna dan Bisma yang melihat pemandangan tak meng enakkan tersebut, sengaja memeluk mama Yuna. “Ayo mah … kita pulang, katanya mama ngantuk, biar Bisma saja yang nyetir mobil, Juna temani mama di belakang.”
“Mas Juna saja,”
“Aku cape, kamu tak ingin buru buru bertemu tuhan kan?”
__ADS_1
“Iya … tapi aku kan …” kalimat Bisma menggantung, ketika Arjuna lebih dulu membuka pintu menumpang.
“Wis … kamu saja, mas mu pasti cape habis jaga di rumah sakit,” bujuk mama Yuna dengan usapan lembut di pundak Bisma, “Lagipula … mama masih dalam misi membujuk mas mu supaya cepat cepat memberi mama dan ayah seorang cucu hihihi …”
Bisma menatap mama Yuna dengan seringai nya, kemudian mengangkat kedua jempolnya tanda setuju.
Gunawan menatap pemandangan itu, miris sekali nasib cintanya, harusnya anak nya lah yang mendapat kasih sayang Yuna, bukannya anak dari pria lain, seandainya saja saat itu Yuna mau bersabar menjalani bahtera rumah tangga, tentu saat ini mereka akan memiliki rumah tangga sempurna dengan seorang anak diantara mereka, karena setelah mendapatkan anak yang ia inginkan, Gun berencana akan menceraikan istri muda nya.
Gunawan terus membiarkan khayalan dan andai andainya berkelana, sama sekali tak memikirkan Risna, Istri yang sudah mendampinginya sejak bercerai dengan Yuna hingga saat ini, bahkan Risna telah memberinya dua orang anak.
.
.
.
__ADS_1
jadi bagaimana nasib kisah cinta mas Juna selanjutnya?? 🤓
💖💖