
Di ruang Mariam hanya ada Leya dan Gino. Gino tampak menghampiri Leya untuk meminta maaf juga pada Leya karena selama ini ia dan sang istri selalu berpikiran negatif padanya.
" Leya " ucap Gino menghampirinya
" Ada apa om, ada yang bisa Aku bantu " tanya Leya
" Kamu duduk saja, Om hanya ingin meminta maaf padamu, tolong maafkan om karena sudah berpikiran negatif padamu " ucap Gino dengan wajah sedihnya
" Om tidak perlu meminta maaf padaku,, karena jika aku di posisi om pasti akan berbuat seperti itu juga " ucap Leya sambil tersenyum
" Om sangat malu dengan Keluarga mu apalagi Rafa.. " ucap Gino sambil meneteskan air matanya
" Kenapa dengan Rafa om " tanya Leya penasaran
" Dulu om memaki dan menghina dia, bahkan Om mengatakan kata-kata kasar padanya " ucap Gino menyesali perbuatannya di masa lalu
" Rafa juga pasti akan memaafkan Om.. dia orangnya baik om " ucapnya Leya sambil tersenyum
" Nanti om dan Tante akan berkunjung ke rumah keluarga mu untuk meminta maaf secara resmi apalagi Rafa " ucap Gino
" Rafa sudah tidak ada di negara ini " ucap Leya
" Dia kemana nak " tanya Gino
" Sekarang dia berada di Singapura untuk melakukan pengobatannya " ucap Leya
" Memangnya dia sakit apa " tanya Gino bingung
" Dia diduga punya penyakit leukimia dan kini di tangani di sana dengan alat yang canggih dan dokter terbaik agar menunjang kesehatannya " ucap Leya
" Om turut prihatin dengan keadaan Rafa, semoga dia cepat sembuh dan tuhan memberikan kesehatan dan umur panjang padanya " ucap Gino sambil tersenyum
" Amin Om, terima kasih atas doanya " ucap Leya
" Sama-sama nak, oh ia boleh om bertanya sesuatu padamu " ucap Gino penasaran
" Ada apa om, katakan saja jika bisa Leya akan jawab pertanyaan om " ucap Leya sambil tersenyum
" Apa yang di katakan Margaret tadi " ucap Gino melihat wajah Leya yang tampak sedih kembali
" Maafkan om, om hanya penasaran karena semenjak kamu pulang dari kantor polisi, kamu jadi pendiam tidak seperti biasanya " ucap Gino
" Om,, apa menurut Oma aku pantas untuk Geri " tanya Leya
" Kenapa kamu berbicara seperti itu, apa gara-gara Margaret " tanya Gino
" Ia om,, aku hanya sedang berpikir apa memang rasa cintaku untuk Geri tidak sedalam rasa cinta Margaret pada Geri dari dulu " ucap Leya dengan wajah sedihnya lagi
" Om beritahu padamu ya, Geri itu memang dari dulu tidak suka sama Margaret, ia hanya menganggap dia sebagai adik seperti pada Gea " ucap Gino
__ADS_1
" Kenapa begitu om " tanya Leya
" Dari dulu om tidak pernah mendengar jika dia punya pacar, bahkan selama ini om dan Tante khawatir akan hal itu langsung menjodohkannya dengan beberapa wanita kenalan kami tapi selalu ia tolak " ucap Gino
" Kenapa bisa begitu om " tanya Leya
" Dia selalu bicara pada kami jika ia ingin mencari jodoh sesuai dengan keinginannya.. dia ingin bisa jatuh cinta " ucap Gino
" Dan sekarang ada kamu,, kamu jangan berpikiran terlalu dalam tentang Margaret,, sebelum Margaret berbuat jahat padamu pasti Geri akan melindungi mu, percaya pada Om " ucap Gino
" Om Gino benar, mungkin aku yang terlalu kejauhan berpikir, bahkan aku tidak percaya pada Geri " batin Leya
" Terima kasih ya om sudah membuatku lebih tenang " ucap Leya tersenyum
" Kamu tenang saja, sebentar lagi kita akan menjadi Keluarga,, kamu tidak usah sungkan " ucapnya Gino
" Ia om.. " ucap Leya sambil tersenyum
Datanglah Sofia membuka pintu ruangan itu, ia melihat jika Leya sudah ada disana, ia segera menghampiri Leya dengan wajah senangnya karena Leya pasti datang bersama dengan pacarnya.
" Leya kami kapan datang, dimana Rifa " tanya sofia
" Mereka sedang membeli makanan di kantin " ucap Gino
" Kalau begitu aku susul mereka " ucap Sofia
" Yang di katakan Leya benar, kami diam saja disini " ucap Gino
" Baiklah om " ucapnya dengan wajah senangnya
Gino langsung menghampiri istrinya itu, Tiba-tiba tangan sang istri bergerak membuat dia senang.
" Sayang, kamu sudah bangun " Ucapnya Gino
" Apa bibi Mariam sudah sadar, aku panggilkan dokter dulu " ucap Sofia langsung keluar dari sana dan berlari memberitahukan dokter jika pasien atas nama Mariam sudah sadar.
Sedangkan Leya langsung menghampiri Mariam ia ingin melihat keadaannya saja, setelah itu baru ia ingin pulang karena ia tidak ingin membuat ibunya Geri marah dengan kehadirannya.
" Sayang, apa yang kamu rasakan " ucap Gino Senang melihat sang istri yang sudah sadar.
" Kamu... " ucap Mariam dengan nada suara yang lemah
" Maafkan aku Tante.. aku akan segera pulang " ucap Leya hendak pergi
" Leya " ucap Mariam membuat langkah Leya terhenti
" Maafkan aku Tante, bukan maksud aku membuat Tante marah, aku hanya ingin melihat keadaan Tante.. aku pulang sekarang ko " ucap Leya
" Leya Tunggu " ucap Mariam
__ADS_1
" Ada apa Tante " ucap Leya bingung
" Om Tante, dokternya datang " ucap Sofia sambil tersenyum
Para dokter dan suster datang untuk memeriksa keadaan Mariam, Leya dan Gino yang ada disana di minta untuk mundur karena para dokter sibuk memeriksa keadaan Mariam.
" Om, aku mau pulang " bisik Leya pada Gino
" Oh kenapa pulang " tanya Gino
" Aku takut Tante Mariam jadi semakin sakit karena melihat kehadiran ku " ucap Leya
" Jangan pulang dulu, setidaknya kamu tunggu Geri mengantarkan mu " ucap Gino
" Aku bisa pulang sendiri om " ucap Leya
" Kamu tunggu sampai Rifa datang kesini, baru kamu boleh pulang " ucap Gino
" Aku tunggu di luar saja ya Om " ucap Leya merasa tidak enak
" Baiklah tapi nanti pulangnya setelah Rifa datang " ucap Gino
" Ia Om " ucap Leya sambil tersenyum lalu pergi dari sana sedangkan Mariam masih di tangani dokter.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul Reinkarnasi : Mengubah Takdir , karya ini menceritakan tentang Rara yang masuk kedalam tubuh saudara kembarnya demi membalaskan sakit hati yang di rasakan sang kakak yang sudah di selingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya..
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz
__ADS_1