Dendam Jadi Cinta

Dendam Jadi Cinta
Episode 112


__ADS_3

Margaret senang ternyata Geri masih disana dan duduk saling berhadapan dengannya.


" Geri " ucap Margaret sambil tersenyum melihat wajah Geri yang selama ini ia rindukan


" Aku tahu kamu tidak bisa membenci ku karena kita sudah dekat dari kecil " ucap Margaret ingin memegang tangan Geri namun langsung di tepis oleh Geri


" Kenapa aku tidak bisa membenci kamu.. memangnya kamu siapa?? " ucap Geri tersenyum licik padanya


" Geri.. Kenapa kamu jahat padaku " ucap Margaret


" Maksud kamu aku yang jahat, lalu apa yang kamu lakukan pada Gea tidak jahat " ucap Geri dengan wajah sinis


" Aku mengaku salah padamu, aku minta maaf tapi itu tidak di sengaja, aku tidak berniat mendorong Gea, aku hanya ingin merebut kertas yang Gea bawa " ucap Margaret dengan perkataan yang jujur


" Tapi kenyataannya Gea meninggal dan itu semua gara-gara kamu " ucap Geri membuat Margaret menangis


" Geri, tolong maafkan aku, aku tahu aku salah.. aku mohon bebaskan aku dari penjara " ucap Margaret menangis kembali


" Simpan air mata mu, apakah kau tidak cape menangis terus tapi tangis mu itu tidak menyelesaikan masalah " ucap Geri


" Maafkan aku Geri " ucapnya Margaret masih menangis


" Aku akan segera melamar Leya " ucap Geri membuat Margaret kaget bahkan mau pingsan


" Apa.. " ucap Margaret


" Ini tidak mungkin, kamu tidak boleh menikah dengan Leya.. aku sangat mencintaimu lebih dari Leya.. kamu tidak boleh melakukan itu " ucapnya Margaret


" Kenapa Tidak, Leya adalah satu-satunya wanita yang aku cintai " ucap Geri sambil tersenyum


" Lalu bagaimana dengan aku.. kamu enak-enakkan menikah dengan Leya sementara aku disini terkurung... ini tidak adil " ucap Margaret sambil menggeleng-gelengkan kepalanya


" Kamu... memangnya kamu siapa " ucap Geri


" Geri aku mohon jangan menikahi Leya.. aku benar-benar sangat mencintai mu apapun akan lakukan untukmu... Leya tidak akan bisa mencintai mu seperti aku mencintai mu " ucap Margaret


" Aku ingin kamu bisa mengikhlaskan semuanya karena kadang kenyataan tidak sesuai dengan keinginan " ucap Geri


" Tapi Geri... aku tidak mau melihat kamu menikahi Leya.. aku wanita yang benar-benar tulus padamu bukan Leya " ucapnya Margaret


" Margaret, maaf mulai sekarang aku dan keluargaku tidak akan bersikap seperti dahulu lagi kepadamu, terutama ibuku sangat kecewa dengan perbuatan mu " ucap Geri


" Tolong maafkan aku Geri, aku mohon " ucap Margaret


" Maaf Margaret, aku harus pergi.. terima kasih untuk semua kebaikan yang pernah kamu lakukan padaku dan keluargaku terutama Gea.. tapi itu tidak bisa memaafkan kesalahan mu yang sudah membunuh Gea.. semoga kamu bisa menjalani kehidupan ku dengan bahagia.. " ucap Geri


" Geri tunggu.. aku tidak mau kehilangan mu.. aku tidak rela kamu menikah dengan Leya " ucap Margaret memegang tangan Geri


" Hentikan Margaret.. aku sudah menemukan kebahagiaan ku dan kamu juga harus mencari kebahagiaan mu tentunya bukan dengan aku " ucap Geri

__ADS_1


" Tidak, semua kebahagiaan ku ada di dirimu.. tolong jangan pergi.. " ucapnya Margaret


" Aku harus pergi " ucap Geri langsung melepaskan tangan Margaret


Namun Margaret tak mau di lepaskan tangannya oleh Geri, ia bahkan sampai memeluk Geri sambil menangis.


" Geri... Geri... " ucap Margaret menangis di pelukan Geri


Geri langsung melepaskan pelukan Margaret dengan kasar, ia sudah muak dengan apa yang di lakukan Margaret padanya karena pada dasarnya perasaan yang di miliki Margaret bukan cinta tapi lebih ke obsesi.


Orang yang seperti Margaret akan berbahaya, ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan tujuannya termasuk membunuh dan kejahatan yang lainnya.


Geri langsung pergi dari sana dengan perasaan kesal, marah dan sedih, ia tidak pernah menyangka jika pembunuh adiknya ada di sekitar dirinya dan bahkan menyembunyikan hal itu hampir dua tahun ini.


Geri langsung naik taksi menuju apartemen miliknya. Sepanjang perjalanan menuju apartemen ia menelepon sang calon istrinya itu .


Tut... Tut... Tut..


" Halo sayang " ucap Geri dengan nada yang lesu


" Kamu kenapa sayang " tanya Leya heran


" Aku hanya sedang merindukan mu saja " ucap Geri berbohong


" Ayo cerita ada apa.. jangan membuat ku khawatir " ucap Leya masih penasaran


" Aku sudah menyelesaikan permasalahan dengan Margaret " Ucapnya Geri


" Ibu baik-baik saja, kamu jangan khawatir " ucap Geri membuat Leya lega


" Syukurlah kalau begitu " ucap Leya


" Apa kamu merindukan ku " tanya Geri


" Tentu saja " ucap Leya sambil tersenyum


" Tunggu aku akan segera menyusul mu.. " ucap Geri


" Baiklah aku tunggu " ucap Leya


" Kalau begitu jangan lupa makan ya, aku mau menemui ibu " ucap Geri


" Ia sayang, kamu jaga kesehatan " ucap Leya perhatian pada Geri


" Ia sayang " ucap Geri langsung memutuskan teleponnya dan keluar dari taksi


Setelah selesai membayar taksi ia segera menuju apartemennya, ia masuk kedalam dan segera melihat keadaan ibunya.


" Ibu... " ucap Geri tampak khawatir

__ADS_1


" Kamu sudah kembali nak " ucap Mariam


" Ia Bu, bagaimana keadaan ibu sekarang " ucap Geri


" Ibu tidak apa-apa " ucap Mariam sambil tersenyum


" Syukurlah kalau ibu tidak apa-apa " ucap Geri merasa lega


" Kita makan sama-sama aku dan Rifa sudah masak untuk kalian " ucap Sofia


" Sejak kapan Sofia bisa masak " ucap Geri menyindir keponakannya itu


" Di bantu oleh Rifa dong " ucap Sofia sambil tersenyum


" Ayo kita makan, aku sudah tidak sabar ingin mencicipi makananya " ucap Gino


" Ayo tante " ucap Sofia langsung menggandeng tangan sang Tante


Mereka menuju ruang makan dan duduk di kursi kosong, tampak banyak sekali menu masakan yang di buat Rifa dan Sofia.


" Aku jadi tidak yakin memakan ini " ucap Geri


" Pastinya enak dong " ucap Sofia


" Semoga saja memang enak " ucap Mariam sambil tersenyum melihat ke wajah sofia


Mereka langsung memakan makanannya, tanpa di duga ternyata makanannya itu enak. mereka tampak lahap memakan makanan itu.


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul Reinkarnasi : Mengubah Takdir , karya ini menceritakan tentang Rara yang masuk kedalam tubuh saudara kembarnya demi membalaskan sakit hati yang di rasakan sang kakak yang sudah di selingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya..


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2