Dendam Jadi Cinta

Dendam Jadi Cinta
Episode 106


__ADS_3

Mariam Kini sudah di periksa oleh dokter, terlihat Gino menghampiri Dokter sedangkan Sofia dan Geri yang baru masuk langsung menghampiri dokter dan Mariam.


" Ibu " ucap Geri menghampirinya


" Dok bagaimana keadaan istri saya " ucapnya Gino dengan wajah paniknya


" Keadaan Nyonya Mariam baik-baik saja, namun untuk beberapa hari ini butuh istrirahat saja dan jangan stres berlebihan " ucap sang dokter


" Baik dok " ucapnya mereka


" Kalau begitu saya berikan resep obat nanti bisa di tebus di apotek, ini hanya vitamin saja, setelah keadaan nyonya benar-benar pulih nanti nyonya bisa pulang dari sini " ucap Dokter


" Baik Dok, biar saya yang tebus " ucapnya Sofia


" Kalau begitu saya pamit ya " ucap Sang dokter langsung pergi meninggalkan ruangan Mariam.


Geri meletakan makananya lalu duduk disamping sang ibu bersama ayahnya karena Sofia langsung menebus obat sambil membeli bubur untuk sang Tante.


" Ibu, apa yang sekarang ibu rasakan " ucapnya Geri tampak khawatir


" Ibu baik-baik saja " ucap Mariam


" Ibu yakin " tanya Geni kembali


" Kamu jangan khawatir " ucap Mariam sambil tersenyum


" Syukurlah jika kamu baik-baik saja " ucap Gino merasa senang


Mariam tampak Bingung karena tidak melihat kehadiran Leya yang sebelumnya ia lihat dengan jelas.


" Kemana Leya " tanya Mariam membuat Gino bingung


" Leya sudah pulang Bu, memangnya kenapa " tanya Geri heran


" Kenapa Pulang, padahal ibu ingin berbicara sama dia " ucap Mariam membuat Geri sedikit senang


" Kamu jangan marahi Leya lagi, kasian dia.. dia gadis yang baik " ucap Gino membela calon menantunya itu


" Ia Bu, Geri mohon jangan marahi Leya.. Dia wanita yang baik dan sayang sama Geri tulus.. " ucap Geri dengan wajah memelas


" Kalian ini siapa juga yang akan marahi Leya " ucap Mariam

__ADS_1


" Maksud ibu apa " tanya Geri tersenyum Sepertinya ibunya sudah menerima kehadiran Leya


" Apa Jangan-jangan ibu sudah menerima kehadiran Leya " batin Geri


" Semoga saja Mariam menyetujui hubungan Leya dengan Geri, kasian mereka itu saling mencintai .. " batin Gino


" Ibu hanya ingin meminta maaf padanya, tidak ada maksud lain " ucap Mariam


" Ibu kenapa minta maaf pada Leya " tanya Geri


" Karena ibu banyak salah padanya " ucap Mariam


" Leya pasti memaafkan ibu, karena dia orangnya baik.. ibu jangan khawatir nanti aku hubungi dia untuk segera kesini menemui ibu " ucap Geri


" Tidak usah sekarang, Besok saja.. lagian sebentar lagi malam tidak baik gadis keluar malam " ucap Mariam


" Baiklah bu " ucap Geri sangat bahagia


Datanglah Sofia membawakan bubur beserta obat untuk sang Tante.


" Tante " ucap Sofia menghampiri Mariam


" Nich " ucap Sofia memberikan bungkusan plastik yang berisi bubur


Geri segera membukanya lalu menyuapi sang ibu, agar kondisi kesehatannya pulih dengan segera.


" Tante bagaimana keadaan Tante " tanya Sofia


" Aku baik-baik saja, tidak apa-apa " ucap Mariam


" Syukurlah Tante aku tadi sempat khawatir.. " ucap Sofia sambil tersenyum


" Aku ingin bertemu dengan Margaret " ucapnya Mariam membuat semua yang ada disana tampak kaget dan khawatir.


" Sayang, sebaiknya jangan sekarang.. " ucap Gino


" Betul kata ayah.. nanti setalah Ibu sembuh kita menemui Margaret " ucap Geri


" Ia Tante, makanya Tante cepat sembuh, aku juga sudah tidak sabar ingin menampar wajah Margaret " ucap Sofia


" Sofia... Sstttt diam " ucap Geri memberikan kode pada Sofia

__ADS_1


" Tidak apa-apa, Memeng seharusnya Margaret di marahi.. ibu akan mempersiapkan diri untuk memarahi dan memberikan dia pelajaran,, biar bagaimanapun dia sudah membohongi kita selama ini " ucap Mariam dengan wajah sedihnya


" Sayang, sudah jangan sedih ingat kesehatan mu " ucap Gino


" Ibu jangan khawatir, Margaret memang sepantasnya harus di hukum seadil-adilnya agar arwah Gea tenang di alam sana " ucapnya Geri memeluk Margaret


" Terima kasih kamu sudah membantu menyelediki kasus ini... ibu dulu sangat bodoh karena terlalu percaya pada Margaret " Ucapnya Mariam


" Ibu jangan bilang seperti itu, bahkan aku sendiri saja tidak menyangka awalnya, dia sungguh rapi menyembunyikan hal ini pada Kita sampai beberapa tahun ini " ucap Geri


" Apa yang di katakan Geri benar Tante aku saja tidak menyangka bagiamana bisa dia melakukan hal itu pada orang yang selama ini dekat dengan dia.. " ucapnya Sofia


" Sayang kamu Jagan terlalu memikirkan hal ini, yang penting kamu sehat dan pulih kembali... kita serahkan masalah ini ke pengadilan " ucap Gino


" Ia sayang " ucap Mariam sambil tersenyum


.


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul Reinkarnasi : Mengubah Takdir , karya ini menceritakan tentang Rara yang masuk kedalam tubuh saudara kembarnya demi membalaskan sakit hati yang di rasakan sang kakak yang sudah di selingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya..


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz

__ADS_1


__ADS_2