Dendam Jadi Cinta

Dendam Jadi Cinta
Episode 113


__ADS_3

Setelah mereka selesai makan, Mariam pun mengatakan sesuatu yang penting pada mereka.


" Nanti malam kita berkunjung ke keluarga Leya " ucap Mariam sambil tersenyum melihat wajah Geri yang tampak senang dengan kabar tersebut


" Berarti nanti malam Tante mau ke rumah keluarga Rifa ?? " ucapnya kaget


" Tante lupa kalau kamu dan Leya bersaudara.. nanti malam Tante mau bicara penting dengan keluarga Leya " ucap Mariam


" Kirain mau nuntut aku buat nikahin Sofia " ucap Rifa kecewa


" Kalau kamu mau nikah sama Sofia kamu bawa keluarga mu pergi menemui ibunya Sofia " ucap Geri sambil tersenyum


" Sudah-sudah, sekarang kita fokus dulu sana Geri dan Leya.. setelah itu Tante akan bantu kalian " ucap Mariam pada Rifa dan sofia


" Terima kasih Tante " ucap Rifa senang


" Sama-sama " ucap Mariam sambil tersenyum


" Kalau begitu aku mau pergi dulu ke rumah, mau mengabarkan tentang kedatangan kalian " ucap Rifa


" Baiklah sayang, kamu hati-hati " ucapnya Sofia


Rifa Segera pergi dari sana menuju rumah keluarga Wiratmaja, ia mau memberitahukan pada ibu Mey-mey dan ayah Farel jika keluarga Geri akan datang ke rumah.


Farel yang mendengar hal itu sangat senang bahkan Mey-mey memasak dengan para pelayan untuk membuatkan banyak makanan untuk keluarga Geri.


Sedangkan di tempat lain tepatnya di apartemen milik Geri, Mariam tampak antusias dengan Kedatangannya ke keluarga Leya.


" Geri apa makanan kesukaan calon mertua mu " tanya Mariam pada putranya itu


" Aku tidak tahu " ucap Geri


" Coba tanyakan pada Leya.. mana mungkin kita datang kesana tanpa membawa apapun " ucapnya Mariam


" Ia ibu.. " ucap Geri langsung mengirimkan pesan pada Leya


Setelah Leya memberitahukan makanan kesukaan Keluarganya adalah martabak, Geri berniat sebelum pergi ke rumah keluarganya Leya mereka akan mampir ke toko martabak tersebut. Leya juga mengirimkan martabak yang menjadi langganan Keluarganya Leya suka membeli.


Kini Geri sudah tampak Rapi dan tampan, sedangkan sang ibu dan sang ayah pun sudah siap-siap juga untuk pergi. tinggal Sofia yang berdandan lama yang membuat mereka kesal.


" Sofia cepat dong " ucap Geri


" Ia sebentar lagi " ucap Sofia yang masih enggan menyudahi dandanannya


" Kamu... Sudah cantik " ucap Mariam


" Tante, sebentar lagi ya, ini belum selesai semuanya " ucap Sofia sambil tersenyum


" Dandan mu lama sekali, wajahmu juga tidak akan berubah.. ayo cepat nanti macet di jalan " ucap Geri dengan wajah kesalnya

__ADS_1


" Ia ka aku sudah " ucapnya Sofia yang sudah selesai berdandan.


Mereka segera menuju taksi yang sudah di pesan oleh Geri sebelumnya. Mereka pergi menuju rumah Keluarga Leya namun sebelumnya mereka membeli martabak terlebih dahulu.


Geri yang tidak tahu kesukaan mertuanya itu langsung memesan martabak dengan semua rasa satu persatu.


Setelah martabak ia dapatkan ia langsung pergi kembali menuju rumah keluarga Leya. dengan perasaan senang dan bahagia.


Mariam tampak tak percaya dengan rumah Leya yang besar, karena biasanya jika keluarga kaya pasti dia akan terlihat manja tapi berbeda sekali dengan sikap Leya.


" Apa benar ini rumah Leya " ucap Mariam tampak kaget


" Apa kita tidak salah rumah " ucap Gino


" Tidak ayah, ini memang rumah Leya.. pasti kalian heran ya... ini yang aku suka dari Leya meskipun dia lahir di keluarga kaya tapi dia tidak seperti Margaret.. manja " ucap Geri membuat Kedua orang tuanya tersenyum


" Ternyata Leya memang berbeda, aku memang salah menilai orang, Leya memang orang yang pantas untuk mendampingi Geri " batin Mariam


" Dari awal juga aku sudah melihat kelebihan Leya, dia anaknya memang baik dan tidak sombong " ucap Gino dalam hatinya


" Leya memang berbeda dari wanita lain.. itu yang membuat aku jatuh cinta pada Leya " batin Geri


Mereka masuk kedalam rumah keluarga Wiratmaja, tampak mereka di sambut oleh anggota keluarga Wiratmaja.


" Selamat Malam Kakek, ayah dan yang lainnya " ucap Geri menyapa mereka


" Malam Geri, ayo silahkan masuk " ucap Leo


" Selamat malam semuanya, perkenalkan nama saya Mariam dan ini suami saya bernama Gino, kami berdua ibu dan ayah Geri " ucap Mariam sambil tersenyum


" Kenalkan nama saya Mey-mey dan ini suami saya bernama Farel, kami orang tuanya Leya " ucap Mey-mey sambil mengulurkan tangannya


" Senang berkenalan dengan anda " Ucapnya Mariam tampak canggung


" Bu Mariam panggil Saya Mey-mey.. biar tidak terlalu canggung " ucapnya


" Baiklah " ucap Mariam


" Oh ia kenalkan saya Oma Sisil dan ini suami saya Leo, kami ini nenek dan Kakeknya Leya " ucap Sisil


" Oh ia, senang berkenalan dengan Oma sisil " ucap Mariam


" Ini Reza kakaknya Leya " ucap Mey-mey


" Halo.. " ucap Mariam pada Reza


" Halo Tante apa kabar " ucap Reza


" Kabar baik... kamu tampak juga.. " ucap Mariam sambil tersenyum

__ADS_1


Geri hanya tersenyum ketika mendengar perkataan Mariam yang tampak memujinya.


" Kalau ini akan saya namanya Lia " ucap Rena sambil tersenyum


" Cantik ya " ucap Mariam sambil tersenyum


" Terima kasih Tante " ucap Lia


" Ini anak saya yang kedua adiknya Farel bernama Ehan dan ini istrinya bernama Rena " ucap Sisil memperkenalkan kepada Mariam


" Oh ia.. " ucap Mariam


" Ternyata keluarga Leya ramah-tamah, aku benar-benar salah menilai Leya dulu,, aku merasa malu sendiri " batin Mariam


" Semoga saja ibu tidak berubah pikiran dan merestui hubungan ku dengan Leya " batin Geri


" Bu Mey-mey, Oma Sisil saya bawakan sedikit oleh-oleh untuk kalian " ucap Mariam


" Kenapa repot-repot Bu Mariam.. kedatangan ibu kesini saja membuat kami senang tidak usah membawa apapun " ucap Sisil


" Tidak apa-apa " ucap Mariam tersenyum


Mariam memberikan satu plastik besar yang berisi martabak kepada Sisil yang ia simpan diatas meja.


" Ibu, ayah, Oma dan Kakek.. Geri tidak tahu martabak kesukaan kalian rasa apa, jadi Geri membeli semua rasa, semoga kalian suka " ucap Geri sambil tersenyum


" Ya ampun " ucap Rifa menggeleng-gelengkan kepalanya


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul Reinkarnasi : Mengubah Takdir , karya ini menceritakan tentang Rara yang masuk kedalam tubuh saudara kembarnya demi membalaskan sakit hati yang di rasakan sang kakak yang sudah di selingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya..


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....

__ADS_1


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


__ADS_2