Dendam Jadi Cinta

Dendam Jadi Cinta
Episode 114


__ADS_3

Keluarga Geri di bawa keruang makan untuk makan malam terlebih dahulu sebelum mereka membicarakan tentang kelanjutan hubungan Leya dan Geri.


Makanan yang di hidangkan pun sangat banyak membuat Mariam tersenyum, benar-benar di sambut dengan meriah oleh keluarga Leya.


" Silahkan dimakan, maaf jika makanannya tidak sesuai dengan apa yang Bu Mariam inginkan " ucap Sisil sambil tersenyum


" Ini lebih dari cukup, malah kebanyakan bu " ucapnya Mariam sambil tersenyum


" Kami tidak tahu selera Bu Mariam, Pa Gino dan Geri.. kamu hanya memasak ciri khas negara ini " ucap Mey-mey sambil tersenyum


" Ini semua kelihatannya enak ko " ucap Mariam


" Kalau Begitu silahkan di cicipi " ucap Rena sambil tersenyum


" Terima kasih loh sebelumnya pada Keluarga Bu Mey-mey dan Pa Farel sudah menyambut kami seperti ini... " ucap Gino sambil tersenyum


" Tidak usah sungkan Pa Gino, kan sebentar lagi kita akan menjadi keluarga " ucap Farel senang


" Ayo kita makan sekarang " ucap Leo sambil tersenyum


Mereka tampak memakan makanannya dengan lahap terutama Mariam yang ternyata menyukai makanan negara ini.


" Em.. ini enak Bu " ucap Mariam tampak lahap memakan makanannya


" Terima Kasih " ucap Mey-mey tersenyum senang ketika hidangannya di makan dengan lahap


" Kalau mau nambah, silahkan Tante jangan sungkan " ucap Rifa tampak menggoda Mariam


" Baiklah kalau begitu " ucap Mariam sambil tersenyum


Tampak Keluarga ini sudah dekat dengan keluarga Geri padahal mereka baru bertemu hari ini saja. Namun kekompakan mereka bisa di lihat sekarang apalagi Mariam Tampak bahagia dengan keadaan sekarang.


" Keluarga Leya sepertinya sudah menyambut hangat kehadiran Geri, aku benar-benar salah menilai Leya selama ini.. " batin Mariam


" Geri beruntung keluarga Leya sepertinya sudah dekat dengannya dan terlihat juga mereka menyayangi Geri " batin Gino


" Aku sangat bahagia, karena ibu bisa tersenyum dan tertawa seperti ini lagi, terimakasih Leya, terima kasih Keluarga Leya " batin Geri


" Jalan Leya dan Geri sekarang sangat mulus... meskipun banyak rintangannya tapi mereka tidak pernah meyerah.. " batin Sofia sambil tersenyum senang

__ADS_1


" Aku berharap jika Leya bahagia dengan Geri " batin Rifa


" Semoga Geri adalah laki-laki yang terbaik yang bisa menjaga dan membimbing Leya " batin Mey-mey


" Kamu pasti bahagia nak punya calon keluarga batu yang seperti keluarga Leya, semoga kamu selalu bahagia kelak bersama dengan Geri " batin Farel


Mereka melanjutkan makan malamnya dengan perasaan bahagia satu sama lainnya, mereka berharap jika kebahagiaan akan bisa selalu di rasakan oleh putra dan putrinya terutama Geri dan Leya.


" Aku jadi semakin merindukan ku sayang " batin Geri


Tak lama kemudian mereka sudah selesai memakan makanan yang ada di atas meja. Tampak sang pelayan langsung membersihkan meja itu dan membawa makanan dan piring yang ada disana.


" Geri kapan Leya pulang ke Negera ini " ucap Leo


" Kakek dia masih sibuk,, mungkin beberapa Minggu " ucap Geri


" Kalau dia sibuk bagaimana.kalai kita saja yang atur acara pernikahan mereja " ucap Mariam. tampak antusias


" Kamu benar juga " ucap Sisil


" Leya kadang Memang terlalu cuek kalau urusan begitu.. kita sendiri saja yang menyiapkannya " ucap Mey-mey sambil tersenyum


" Leya pasti mau menikah dengan ku " Ucapnya Geri


" Kalua begitu sih bagus kita langsung saja pilihan konsep pernikahan pada mereka " ucapnya Mariam


" Bu Mariam benar,, aku setuju " ucap Mey-mey


" Bagaimana kalau di adakan acaranya di negara ini saja " ucap Farel


" Jangan Di negara kita saja " ucap Gino


" Bagaimana kalau di dua negara di adakan tapi dengan waktu yang berbeda " ucap Sisil mengambil jalan tengah agar mereka tidak bertengkar


" Kalau begitu aku setuju " ucap Mariam sambil tersenyum


" Aku juga setuju bunda " ucap Mey-mey


" Untuk lebih lanjutnya kita harus menemui WO " ucap Sisil sambil tersenyum

__ADS_1


" Bagus kapan itu " ucap Mariam sambil tersenyum


" Bagaimana kalau besok, karena Semakin cepat semakin bagus " ucap Mariam


" Baik, kita cari Wo yang bagus dan tekenal " ucap Mey-mey


" Kita suruh saja Wo nya kesini... kenapa harus susah-susah ketempatnya " ucap Sisil pada mereka


" ok kami setuju " ucap mereka senang


.


.


.


.


Bersambung...


Halo semuanya, menyambut Bulan Ramadhan aku punya novel baru cocok untuk mengisi waktu ngabuburit kalian...


Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul : " Bilang pada Tuhanmu " karya ini menceritakan tentang Kisah Asmara antara Nicholas dengan Rania yang berbeda agama,, akan kah mereka bisa bersatu atau mereka harus berpisah karena beda keyakinan.


Dan jangan lupa Mampir yuk,, di karya aku yang lainnya teman-teman yang berjudul Reinkarnasi : Mengubah Takdir , karya ini menceritakan tentang Rara yang masuk kedalam tubuh saudara kembarnya demi membalaskan sakit hati yang di rasakan sang kakak yang sudah di selingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya..


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


...,,Selamat menjalankan ibadah Puasa,,...

__ADS_1


__ADS_2