
Kini Geri masuk kedalam mobil Rifa untuk mengantarkan calon istrinya pergi ke bandara, meskipun berat harus mengantar kepergian Leya namun ia harus lakukan semua itu sesuai dengan keinginan Leya.
Sepanjang perjalanan tampak wajah Geri sedih Leya yang mengetahui hal itu hanya bisa tersenyum saja.
" Sudah jangan sedih " ucap Leya
" Bagaimana tidak sedih, orang yang aku cintai akan pergi jauh untuk beberapa hari membuatku sangat merindukan mu " ucap Geri sambil tersenyum
" Kami sekarang pandai menggombal " ucap Leya
" Janji padaku jika nanti kamu tidak boleh naik apalagi lirik laki-laki lebih ganteng dari aku " ucap Geri
" Baiklah " ucap Leya sambil tersenyum
" Aku tidak mau tahu pokoknya setelah urusan Margaret selesai kita langsung menikah " ucap Geri
" Kalau masalah itu kita bicarakan nanti " ucap Leya sambil tersenyum
" Aku akan mempersiapkan pernikahan kita " ucap Geri
" Tidak usah buru-buru juga " ucap Leya
" Aku sudah tidak sabar ingin segera menikah dengan mu " ucap Geri
Kini mereka sudah sampai di bandara, Geri dan Leya turun dari mobil. Geri langsung mengambilkan koper Leya lalu membawakannya menuju lobi.
Kini pesawat yang akan ditumpangi Leya sudah mau berangkat, semua tampak pergi menuju pesawat sedangkan Leya tampak melihat Geri masih berwajah sedih.
Geri langsung memeluk Leya seakan dia tidak mau kehilangan Leya wanita yang benar-benar ia cintai saat ini.
" Tidak bisakah kamu menunda pekerjaan mu " ucapnya Geri
" Kau sudah lama berlibur dan aku harus cepat kembali " ucap Leya
" Aku ganti semua biaya yang harus kamu tanggung " ucapnya Geri
" Bukan masalah uang tapi masalah tanggung jawab ku dalam bekerja " ucapnya Leya sambil tersenyum
" Tapi aku tidak rela berpisah dengan mu " ucap Geri
" Aku tidak akan lama ko " ucap Leya
" Baiklah, aku akan segera menyelesaikan urusanku dengan Margaret lalu pulang menemuimu " ucap Geri
" Baiklah aku tunggu kamu disana " ucap Leya
Geri seperti enggan melepaskan pelukannya dari Leya, dia benar-benar harus melepaskan Leya saat ini.
" sayang, sudah lepaskan akh " ucapnya Leya merasa dirinya memang harus pergi
Tanpa di duga Geri langsung mencium bibir Leya tiba-tiba, ia memberikan ciuman itu untuk melepaskan kepergian Leya. Sedangkan Leya yang kaget dengan apa yang di lakukan Geri tampak menikmati ciuman itu.
Kini Geri melepaskan ciumannya lalu mencium kening Leya dan kedua pipi Leya.
__ADS_1
" Rindukan aku " ucap Geri sambil tersenyum
" Ia sayang " ucap Leya membalas senyuman itu.
Leya kini melangkah menuju pesawat itu berada dengan berat hati ia tidak bisa menemani Geri disini.
Sedangkan Geri masih terdiam melihat punggung Leya sampai tidak ada di pandangannya. Kini seluruh tubuhnya tampak tidak bersemangat.
Geri langsung menuju rumah sakit kembali menemani sang ibu, sedangkan Leya sudah duduk di pesawat.
Geri sudah sampai di rumah sakit, ia segera menuju ruangan ibunya, ia melihat jika ibunya tampak menangis meminta pulang dari rumah sakit meskipun keadaanya sudah membaik tapi Keadaanya belum pulih 💯%.
" Suster saya mau pulang.. " ucap Mariam
" Maaf Nyonya anda tidak di perbolehkan pulang untuk sementara waktu karena anda belum pulih 💯%. " ucap sang suster
" Tapi sus... " ucap Mariam terpotong oleh ucapan sang suami
" Sayang, kita harus tunggu sampai keadaan mu pulih dulu " ucap Gino
" Tentu apa yang di katakan Om benar " ucap Sofia
" Tante harus bertahan sampai keadaan Tante benar-benar pulih 💯%. " ucap Rifa
Geri langsung menghampiri Ibunya lalu memeluknya, ia tahu apa yang dirasakan sang ibu namun ia tak mau jika keadaan ibunya akan drop kembali.
" Ibu dengarkan Geri.. besok kita akan menemui Margaret " ucap Geri
" Benarkan " ucap Mariam
" Biarkan aku ketemu Margaret " ucap Mariam
" Aku tidak kaan membiarkan hal itu keadaan mu masih belum pulih, aku takut kamu kenapa-kenapa " ucap Gino
" Aku tidak apa-apa, aku sudah sembuh.. aku ingin bertemu dengan Margaret " ucap Mariam
" Ibu tenangkan dirimu.. kita akan pergi kesana asal ibu berhenti menangis " ucap Geri memeluk sang ibu
" Kamu tidak bohong kan pada ibu " tanya Mariam
" Tidak Bu " ucap Geri sambil tersenyum
" Baiklah ibu percaya " ucapnya senang
Kini Mariam tampak lebih tenang, Geri pun sudah lega beda halnya dengan Gino, ia tidak mau bertemu dengan Margaret karena ia akan tahu jika keadaan Mariam akan menurun lagi.
Gino membawa Geri keluar ruangan Mariam dengan wajah marahnya.
" Kenapa kamu berbicara seperti itu " ucap Gino
" Ayah, kita harus menenangkan ibu aku tidak mau keadaan ibu drop lagi " ucap Geri
" Dengan kamu berbicara seperti itu juga ibumu akan kepikiran, pokoknya ayah tidak akan membiarkan ibu menangis " ucap Geri
__ADS_1
" Lalu Margaret bagaimana " tanya Gino
" Ayah sudah waktunya kita biacara dengan Margaret " ucap Geri
" Tapi kesehatan ibumu snagat penting " ucap Gino
" Aku yakin ibu lebih kuat sekarang " ucap Geri
" Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan mu.. kamu benar kita harus menemui Margaret bagaimana pun caranya " ucap Gino
" Kita hadapi bersama-sama Ayah " ucap Geri
" Ia nak... kota memang harus menghadapinya.. " ucap Gino
" Kalau begitu ayo kita kembali kedalam " ajak Geri
" Ayo " ucap Gino
Tampak Mariam lebih tenang bahkan ia susah tidur. Disana hanya ada Sofia dan Rifa yang tampak diam di samping Mariam.
" Kalian boleh pulang " ucap Geri
" Tapi keadaan Tante " ucap Sofia
" Ada kami " ucap Gino
" Baiklah kalau begitu " ucap Sofia sambil tersenyum
Kini Sofia dan Rifa langsung meninggalkan ruangan Mariam, Rifa akan mengajak Sofia ke tempat yang romantis yang ia sudah sediakan.
.
.
.
.
.
Bersambung...
Mampir yuk,, di karya baru aku ya teman-teman yang berjudul Reinkarnasi : Mengubah Takdir , karya ini menceritakan tentang Rara yang masuk kedalam tubuh saudara kembarnya demi membalaskan sakit hati yang di rasakan sang kakak yang sudah di selingkuhi oleh suaminya sendiri dengan adik tirinya..
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
__ADS_1
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz