DENDAM YANG MEMBARA

DENDAM YANG MEMBARA
CHAPTER 18


__ADS_3

"Yuuto." Dalam hati Natsume Sensei melihat sosok itu, namun yang terlihat oleh Nakisa, Tsuruhima dan Kentaro justru Mikoto Hase


"Kami tidak berbohong Sensei, Yukihira korban pertama diantara kami berempat." Nakisa hampir menangis karena calon tunangannya meninggal.


"Kami sendiri yang menyaksikan Mikoto dan dia bahkan mengancam kami semua, Sensei" Kentaro masih mengingat jelas bagaimana wajah seram dari Mikoto Hase pada waktu itu


"Kami mohon Sensei, percayalah." Tsuruhima memasang wajah sedih, karena ia takut jadi korban berikutnya.


"Ah, iyak, bukannya aku tidak percaya. Tapi aku tidak tau harus berbuat apa." Natsume Sensei tidak percaya, jika yang dikatakan oleh mereka adalah Mikoto Hase, namun yang ia lihat adalah Hasegawa Yuuto.


Namun seketika ingat kembali pada saat ia memergoki Yuuto sedang melakukan kejahatan, Yuuto tau kejadian lima tahun yang lalu. Mengingat itu tiba-tiba kepalanya berdenyut sakit.


"Mungkin aku akan membicarakannya lain kali, tapi aku harap kalian berhati-hati" hanya itu yang dapat dikatakan oleh Natsume Sensei. Kenapa masalah ini menjadi rumit?.


"Tapi Sensei, nyawa kami sedang terancam saat ini" desak Kentaro, Tsuruhima dan Nakisa, mereka tidak tahu kepada siapa lagi mau minta tolong?.


"Umm, aku tau, tapi aku harap kalian tenang dulu. Aku percaya, kalian akan baik-baik saja." Entah bagaimana lagi caranya Natsume Sensei meyakinkan pada mereka, apalagi ini semua diluar dugaannya.


"Jadi kalian ya, yang menyebabkan adikku Mikoto Hase bunuh diri." Tiba-tiba Hase Sensei datang dari pintu ruang UKS, membuat mereka semua terkejut.


"Hase sensei?." Natsume Sensei tidak tau mau berkata apa jika pembicaraan mereka didengarkan oleh Hase Sensei.


"Kau siapa?." Kentaro tidak mengenali guru baru ini, tapi kenapa seperti itu pertanyaannya?.


"Aku guru baru. Karena kalian tadi menyebut nama Mikoto hase jadi aku penasaran, apakah aku boleh tahu?." Hase Sensei masuk ke ruangan dan berdiri di belakang Kentaro. Ia tidak menyangka akan mendengarkan pembicaraan seperti ini

__ADS_1


"Gomen hase sensei, bisa kita bicara berdua saja?." Natsume Sensei tidak ingin masalah ini merambat meluas, karena itulah ia meminta Hase Sensei untuk berbicara dengannya saja.


"Um boleh saja, dan ada beberapa pertanyaan yang inginĀ  aku ajukan padamu natsume sensei" Hase Sensei mencoba untuk bersabar, meski ia merasa tidak senang.


"Kalian tunggu lah di luar sebentar." Natsume Sensei meminta waktu sebentar pada Nakisa dan teman-teman nya.


"Haik." Mereka hanya nurut saja, mungkin ada masalah lain, tapi orang ini bilang kalau dia adalah kakaknya Mikoto Hase?


Tapi mungkin nanti setelah berbicara dengan Natsume Sensei, mereka dapat info bagaimana cara mengatasi teror Mikoto Hase.


Setelah mereka bertiga keluar, Hase Sensei duduk dihadapan Natsume Sensei.


"Jadi apa yang bisa kamu katakan Natsume Sensei, siapa mereka bertiga, kenapa mereka menyebut nama adikku Mikoto Hase" pertanyaan yang beruntun keluar dari mulut Hase Sensei. Ia ingin tau kenapa adiknya bisa bunuh diri jika tidak ada pemicunya


Ya, lalu bagaimana bisa remaja itu bisa menuntun temannya bunuh diri?. Coba jelaskan padaku sensei." Hase Sensei begitu serius bertanya seperti itu, ia tidak rela adiknya meninggal seperti itu.


Natsume Sensei nampak berpikir sejenak, apakah ia akan menceritakan semuanya?.


"Ne natsume Sensei, jika mereka ingin aman maka ceritakan semuanya, atau aku yang akan menuntut mereka ke pengadilan sekarang karena umur mereka sudah cukup untuk bertanggung jawab atas perbuatan masa lalu mereka." Bukan bermaksud untuk mengancam Natsume Sensei, hanya saja ia ingin Natsume Sensei lebih terbuka padanya.


"Aku mohon jangan sampai bawa kejalur hukum, aku perwakilan mereka minta maaf padamu hase sensei." terlihat wajah panik dari Natsume Sensei, ia tidak mau masalah ini sampai kemana-mana.


"Kalau begitu ceritakan semuanya sensei." Tuntut Hase Sensei, ia hanya ingin tau penyebab kematian adiknya.


"Dulu mikoto hase adalah siswa yang di-bully, waktu itu aku baru masuk sama seperti mu hase sensei." Natsume Sensei mencoba menjelaskan yang ia tau saja, ia tidak tau akar permasalahannya, namun yang ia tau salah satu penyebab kematian Mikoto Hase

__ADS_1


"Ada rumor yang beredar, bahwa mikoto menghamili pacarnya yukihira yang tak lain adalah nakisa. Mungkin karena tidak tahan dengan tuduhan juga bully fitnah yang dilakukan oleh mereka, mikoto bunuh diri." Ya, hanya itu yang ia tau, setelah itu ia tidak tau lagi.


"Jadi mereka memfitnah adikku hingga ia depresi dan bunuh diri?." Hase merasa miris dengan apa yang dilakukan oleh remaja seusia mereka. Apakah mereka tidak memikirkan dampak buruk dari perbuatan mereka itu?.


"Umm, aku rasa begitu." Natsume Sensei hanya dapat memberitahu kemungkinan besar alasan Mikoto Hase bunuh diri.


"Tapi kenapa mereka mengatakan kalau adikku yang telah meninggal lima tahun yang meneror mereka?. Apakah itu bentuk rasa bersalah mereka?." Hase Sensei ingin tau lebih lanjut, mana mungkin orang yang sudah lama meninggal bisa meneror orang hidup?.


"Ya, mereka yang mengatakannya." Natsume Sensei menyerahkan selembar foto pada Hase Sensei, matanya melalak lebar, ini foto adiknya?.


"Ini hase kun lima tahun yang lalu." Hase Sensei merasa tersentuh saat melihat wajah kaku nan pucat Mikoto Hase, rasanya ia tidak bisa membendung air matanya


"Eh?. Tapi ini terlihat seperti hasegawa yuuto, bukan mikoto mase." Ucap Natsume Sensei dengan heran, jelas-jelas foto ini adalah Hasegawa Yuuto, bagaimana bisa terlihat oleh Hase Sensei itu adalah foto Mikoto Hase?.


"Ekhem." Hase Sensei berdehem kecil, ia mencoba mengendalikan perasaannya yang merindukan adiknya ini.


"Ne, Natsume sensei. Sebenarnya apa hubunganmu dengan hasegawa?. Kenapa kau memanggil nama kecilnya?. Kenapa kau melihat foto adikku malah mengatakan ini hasegawa yuuto?." Hase Sensei langsung bertanya pada tujuannya, ia menjadi penasaran.


Natsume Sensei terdiam, kenapa Hase Sensei menanyakan masalah itu?.


"Ceritakan sensei, atau aku yang secara pribadi bertanya kepada yuuto?. Apa hubungannya denganmu?." Seakan ingin memojokkan Natsume Sensei, Hase Sensei memberi penekanan.


"Aku mohon hase sensei, ini belum saatnya aku menceritakan hubungan kami. Yang pasti kita harus menghentikan yuuto melakukan kejahatannya." perasaan Natsume Sensei saat ini bercampur aduk, ia tidak menyangka Hase Sensei begitu penasaran hubungannya dengan Hasegawa Yuuto.


"Apa maksudmu sensei?. Kejahatan apa yang telah dilakukan oleh hasegawa?." Hase Sensei tidak mengerti, begitu banyak misteri dalam kasus ini, lalu apa hubungannya dengan adiknya?.

__ADS_1


__ADS_2