
...****...
Keesokan harinya.
Hase Sensei masuk kelas, karena ada hal penting yang akan ia sampaikan saat itu. "Selamat pagi semuanya."
"Pagi pak."
"Hari ini ada kabar duka yang akan saya sampaikan pada kalian semua." Ia terlihat sangat sedih.
Sedangkan mereka semua hanya bersikap biasa-biasa saja. Seakan-akan mereka mengetahui apa yang akan disampaikan oleh Hase Sensei.
"Sat ini hasegawa yuuto dirawat di rumah sakit. Saat ini kondisinya sangat kritis." Ia tidak dapat menyembunyikan perasaan sedih itu.
"Yes!. Ternyata apa yang kita lakukan berhasil!." Umihara memberi kode pada Uzaki, Matsumoto, dan Yousuke.
"Akhirnya kita bisa menyingkirkan anak haram itu." Dalam hati Uzaki sangat senang dengan apa yang telah mereka lakukan.
"Sebagai guru kalian, saya ingin mengetahui, apakah kalian terlibat dalam masalah ini atau tidak." Mereka menatap mereka semua. "Katakan dengan jujur padaku atas apa yang telah terjadi pada saya." Lanjutnya sambil melihat ke arah Umihara dan teman-temannya.
"Apa maksud sensei berkata seperti itu?." Ayaka terlihat kesal. "Apakah sensei ingin menuduh kami telah melakukan sesuatu pada hasegawa?." Lanjutnya dengan sangat kesal.
"Benar tu sensei. Jangan libat kan kami dengan apa yang terjadi pada hasegawa."
"Kami tidak melakukan apapun padanya."
"Jangan asal menuduh kami sensei!. Kami sama sekali tidak setuju dengan apa yang sensei katakan pada kami!."
Sepertinya mereka sama sekali tidak setuju dengan apa yang dikatakan oleh Hase Sensei yang menuduh meraka telah melakukan sesuatu pada HAsegawa Yuuto.
"Baiklah!. Kalau begitu akan saya perlihatkan pada kalian atas apa yang telah kalian lakukan pada hasegawa yuuto." Hase Sensei saat itu menyalakan televisi yang ia sambungkan dengan smartphone miliknya.
__ADS_1
Apakah yang akan diperlihatkan oleh Hase Sensei?. Simak terus ceritanya.
...***...
Sementara itu, Yamazaki Yui telah
berhasil memindahkan Hasegawa Yuuto ke rumah sakit yang sangat terkenal. Saat itu Yamazaki Yui membawa menemui ayahnya. Karena hanya ayahnya yang memiliki kemampuan hebat.
"Maafkan aku ayah." Ia menyerahkan laporan mengenai kesehatan Hasegawa Yuuto "Aku terpaksa mengakui jika dia adalah anakku." Ia hanya pasrah saja, jika ayahnya akan marah Padanya.
"Bph!."Yamazaki Taiki malah tertawa cekikikan mendengarkan apa yang dikatakan anaknya itu.
"Kenapa ayah malah tertawa?!." Yamazaki Yui sangat kesal dengan apa yang ia lihat dari tanggapan ayahnya.
"Kau ini aneh sekali. Bagaimana mungkin?. Kau mengatakan jika kau adalah ibunya?." Jawabnya. "Bagaimana jika ibumu mengetahui ini?." Lanjutnya dengan anehnya.
"Mungkin ibu akan mencoret aku dari kartu keluarga." Ucapnya dengan tertawa hambar.
"Saat ini aku masih dalam proses belajar ayah. karena itulah aku minta tolong pada ayah untuk menyelamatkannya ayah." Suasana hatinya saat itu sangat sedih.
"Kau tenang saja. Aku pasti akan merawatnya dengan baik." Yamazaki Taiki tersenyum lembut menatap anaknya.
"Terima kasih ayah." Yamazaki Yui sangat senang. "Maaf, Jika aku meminta bantuan pada ayah." Ada Perasaan bersalah yang ia rasakan. Aku janji pada ayah, jika aku akan belajar dengan sungguh-sungguh. itulah janjinya saat itu.
"Ya, ayah tunggu itu." Ucapnya dengan senyuman ramah.
"Kau tenang saja yuuto, hase-kun. Aku akan membantu kalian berdua untuk sembuh." Dalam hatinya sangat cemas dengan keselamatan Yuuto dan Hase.
Apakah yang akan terjadi selanjutnya?. Simak dengan baik kisah ini.
...***...
__ADS_1
Di sisi lain.
Natsume Sensei yang berada di ruang kesehatan sedang memikirkan apa yang telah terjadi sebelumnya. Hatinya sangat kesal dengan apa yang telah dilakukan oleh Yamazaki Yui kala itu.
"Yamazaki yui. Sekilas aku sangat ingat dengan apa yang terjadi di masa lalu." Ia ingat sesuatu tentang wanita itu. "Kalau tidak salah, dia yang saat itu bersikeras ingin mengusut tentang kematian mikoto hase." Ya, itulah yang ia ingat. "Saat itu dia yang sampai lulus masih ingin menuntut yukihara dan teman-temannya untuk mempertanggung jawabkan atas apa yang telah terjadi pada mikoto hase." Natsume Sensei akhirnya ingat kembali tentang Yamazaki Yui. "Dan kini dia datang?. Dan berani sekali dia mengakui yuuto itu anaknya?. Apakah dia itu sinting?." Hatinya sangat benci dengan kejadian itu. "Aku rasa dia memang sinting, dan sangat gila." Sungguh ia semakin kesal dengan apa yang telah terjadi. "Aku akan melakukan sesuatu padanya. Aku tidak akan mengampuninya karena dia telah berani mengatakan jika dia adalah ibu yuuto." Entah kenapa ia sama sekali tidak terima dengan apa yang telah terjadi saat itu.
Apakah yang akan terjadi?. Simak terus lanjutannya.
...***...
Kembali ke sekolah kelas 3A.
Mereka semua sangat terkejut saat melihat apa yang telah diperlihatkan oleh Hase Sensei. Mereka semua tidak menduga jika Umihara dan teman-temannya tertangkap kamera cctv. Dalam rekaman itu terlihat sangat jelas bagaimana Umihara cs telah melakukan kekerasan pada Hasegawa Yuuto yang saat itu hendak masuk ke sebuah cafe.
"Nah?. Aku rasa kalian tidak akan bisa menghindari ini." Hase Sensei terlihat sangat serius. "Bagaimana dengan tanggapan kalian tentang ini?." Hase Sensei bertanya pada mereka.
Namun saat itu tidak ada tanggapan sama sekali dari mereka semua. Mereka tidak bisa melawan jika memang ketahuan telah melakukan hal yang berbahaya pada Hasegawa Yuuto?.
"Jika kalian masih diam dan tidak mau mengakui apa yang telah terjadi, maka aku akan memanggil orang tua kalian untuk mempertanggung jawabkan atas apa yang telah kalan lakukan pada hasegawa yuuto." Hase Sensei tidak punya pilihan lain.
Kembali mereka hanya diam saja, karena mereka sudah sangat pasrah karena ketahuan. Hase Sensei menghela nafasnya dengan pelan, karena ia tidak bisa melakukan apapun selain menerima keadaan.
...***...
Yamazaki Yui saat itu sedang mengamati Hasegawa Yuuto yang terbaring di tempat tidur pasien. Hatinya sangat miris dengan apa yang telah terjadi pada anak remaja itu. Hatinya sangat sakit ketika ia mengingat masa lalu yang berhubungan dengan Mikoto Hase.
"Kenapa?. Setelah sekian lama malah terjadi seperti ini yang terjadi?. Hase-kun." Hatinya sangat sesak mengingat itu semua. "Apakah rasa sakit yang kau rasakan saat itu menderita?. Sehingga kau gentayangan di dalam tubuh anak ini?." Yamazaki Yui sangat merasa perihatin dengan apa yang telah menimpa Hasegawa Yuuto dan Mikoto Hase. "Apakah benar kalian mengalami nasib yang sama?. Sehingga kalian bisa terhubung seperti itu?. Apakah aku tidak bisa membantu kalian untuk mengurangi rasa sakit yang kalian rasakan?." Ingin rasanya ia menangis saat itu juga karena apa yang telah terjadi. "Aku tidak bisa membiarkan kalian menderita." Hatinya saat itu sangat sedih.
Next halaman.
...***...
__ADS_1