DENDAM YANG MEMBARA

DENDAM YANG MEMBARA
75.


__ADS_3

Johan masih duduk bersandar disofa milik ustadz Hamzah.Sekarang sudah memasuki waktu dzuhur,ustadz Hamzah mengajak Johan untuk shalat.Johan pun dengan cepat mengiyakan ajakan ustadz Hamzah.Mereka pun menuju ke sebuah mesjid yang berada tidak jauh dari rumah ustadz Hamzah.Hanya memakan waktu lima menit perjalanan, akhirnya mereka tiba di mesjid.


Sebelum itu,mereka berdua berwudhu terlebih dahulu.Selesai berwudhu,mereka masuk ke dalam mesjid.Seorang pria mengumandangkan Iqamah, kemudian semua orang yang berada di mesjid melakukan ibadah shalat dzuhur.Yang menjadi imam adalah ustadz Hamzah.


Setelah takbiratul ihram,ustadz Hamzah membaca doa Iftitah.


" Bismillahirrahmanirrahim. “Allaahu Akbaru Kabiiraw Walhamdu Lillaahi KaTsiiRaw Wa SubHaaNallaaHi Bukrataw-Wa AsiiLa. Innii WajjahTu WajHiya LillaDzii FaThaRas-SaMaaWaaTi Wal Ardh Haniifam-Muslimaw Wamaa Anaa Minal MusyRikiin. Inna SolaaTii Wa Nusukii Wa MahYaaYa Wa MaMaaTii Lillaahi Robbil 'AaLamiin."


Kemudian membaca surah Al-fatihah.


" Bismillahirrahmanirrahim. al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. ar-raḥmānir-raḥīm. māliki yaumid-dīn. iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn. Aamiinnn."


"Aamiinnn."


"Bismillahirrahmanirrahim. Alam nasyrah laka shadrak, wawadha'naa 'anka wizrak,alladzii anqadha zhahrak, warafa'naa laka dzikrak,fa-inna ma'a al'usri yusraan, inna ma'a al'usri yusraan, fa-idzaa faraghta fainshab, wa-ilaa rabbika fairghab. Allahu Akbar."


Setelah itu,imam ruku' dan sujud hingga akhirnya salam.


"Assalamualaikum warahmatullah."ucap ustadz Hamzah,lalu beliau berdzikir dan berdoa.Setelah itu mereka semua bersalaman dan pulang, kecuali kaum mesjid ,ustadz Hamzah dan Johan.Mereka pun berbincang-bincang sebentar hingga akhirnya pulang menuju ke rumah ustadz Hamzah.


*********


Argana sudah memiliki surat tanah tempat kelahirannya.Dan dia belum sempat mendatangi rumah itu,karena saat ini dia memiliki kesibukan.Contoh nya saja hari ini,hari ini Argana dan Biantara mendatangi lokasi yang akan dia bangun sebuah toko busana muslim.Bangunan sudah hampir selesai,namun ada suatu masalah.


Masalahnya adalah uang yang harus nya diberikan kepada para pekerja dibawa kabur oleh anak buahnya.Dan para pekerja demo meminta hak mereka.Mereka tidak akan melanjutkan pekerjaan jika belum mendapatkan upah.Karena perjanjian nya sedari awal,upah akan diberikan dulu setelah selesai setengah bangunan.


Dan sekarang Argana dengan Biantara sudah berada di lokasi dan berhadapan dengan para pekerja.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Selamat siang semuanya."ucap Argana


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh. Siang pak."sahut semua pekerja serempak


"Pak Arga,kami menginginkan gaji kami sekarang.Selama ini kami sudah bekerja keras.Namun kami tidak mendapatkan gaji satu rupiah pun."ucap seseorang mewakili para pekerja lainnya


"Yaa,berikan gaji kami."sahut semua orang serempak

__ADS_1


"Kami juga butuh uang."


"Jika tidak diberikan,kami akan berhenti bekerja sekarang.Namun sebelum berhenti,kami akan tetap menuntut gaji kami."


Argana mengangkat tangannya menyuruh mereka tenang.Semua orang pun tenang setelah itu.Lalu Argana berkata."Kalian tenang saja,aku akan tetap memberikan kalian gaji sekarang.Dan aku harap,kalian tidak berhenti bekerja."ucap Argana dengan tenang.


Lalu Argana menyuruh Biantara membagikan amplop yang berisi uang kepada mereka satu persatu.Semua pekerja tersenyum sumringah setelah mendapatkan gaji mereka.


"Terimakasih pak,kami akan kembali bekerja."ucap pria pertama yang berkata inginkan gaji tadi


"Sama-sama,aku mohon kerja samanya.Tetap lah bekerja dengan baik dan kerja sama nya.Permisi."ucap Argana dan dibalas anggukan para pekerja.Argana pun pergi meninggalkan tempat itu bersama Biantara.


Dia segera menuju ke kantornya dan membicarakan hal penting tadi bersama asisten sekaligus sekretaris nya dan para karyawan.Setelah tiba di ruangannya, Argana duduk di kursi pemimpin perusahaan.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Selamat siang semuanya."ucap Argana setelah duduk


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh. Selamat siang pak."ucap semua orang yang berada disana.Mereka melihat pimpinan perusahaan mereka duduk dengan tenang.Tidak seperti pemimpin perusahaan yang lain,jika ada masalah pasti marah besar.Akan tetapi,ini sangat berbeda dengan Argana.Dia duduk dengan tenang,sangat tenang.


"Apakah kalian sudah tahu kenapa berkumpul disini?"tanya Argana lagi


"Jika kalian sudah tahu, langsung saja intinya.Aku tidak akan marah kepada kalian,jangan tegang.Relax saja."ucap Argana yang melihat ekspresi wajah para karyawannya tegang.


Semua orang yang berada disana menghela nafas dengan tenang.


"Biantara,apakah kau sudah menemukan Jordi?"tanya Argana


"Sudah tuan,aku akan segera membawanya kemari."ucap Biantara dan dibalas anggukan Argana.


Setelah kepergian Biantara,semua orang diam.Tidak lama kemudian,Biantara datang bersama tiga orang pria.Dua orang pria yang merupakan anak buahnya menyeret seorang pria yang tua lima tahun daripada Argana.Anak buah Biantara mendorong Jordi hingga jatuh ke hadapan Argana.


"Pak Argana,maafkan aku.Aku terpaksa melakukan itu semua,aku sangat memerlukan uang itu pak."ucap Jordi memohon maaf kepada Argana dan bersimpuh didekat kaki nya.


Argana segera berdiri dan berkata kepada Jordi."Kenapa kau melakukan ini semua? Untuk keperluan apa uang itu,Pak Jordi?"tanya Argana


"Maafkan aku pak,aku menggunakan uang itu untuk biaya pengobatan istriku.Dia harus melakukan operasi dan biaya nya sangat mahal.Itu sebabnya aku menggunakan uang itu."ucap Jordi dengan wajah memelas

__ADS_1


"Benarkah? Biantara,cari tahu kebenaran nya."ucap Argana pada asistennya


Dengan cepat asistennya mencari kebenaran nya pada anak buahnya.Tidak lama kemudian,Biantara berkata k pada Argana."Tuan,pria ini berbohong tentang uang itu.Namun dia tidak berbohong tentang istrinya yang masuk ke rumah sakit.Dia tidak menggunakan uang itu untuk biaya pengobatan istrinya.Dia menggunakan uang itu untuk keperluan pribadinya bersama wanita-wanita bayaran."ucap Biantara menjelaskan


"Hmm...ternyata kau selain hobi berkhianat,ternyata kau juga suka berbohong.Kenapa harus berbohong? Apa salah nya berkata jujur."ucap Argana tegas namun masih terdengar lembut


Jordi hanya tertunduk diam karena kebohongan nya diketahui Argana.


"Aku memang memaafkan perbuatan mu.Andai saja kau jujur dari awal,dan kau benar-benar menggunakan uang itu untuk biaya pengobatan istrimu.Mungkin aku masih mempertahankan kau untuk bekerja disini.Tapi sepertinya aku berubah pikiran.Apalagi kau bukan tipikal pria setia,dan mulai sekarang aku memecat mu.Dan segera kembalikan uang yang harus nya diberikan kepada pekerja.Maka aku tidak akan memenjarakan kau."ucap Argana dengan tegas


Lalu Argana memandang Biantara dan berkata."Biantara,kau lunasi biaya pengobatan istri Jordi.Dan suruh dokter untuk segera mengoperasi nya.Wanita itu harus sembuh agar dia bisa terlepas dari pria tidak setia ini."


Semua orang memandang Argana dan memiliki pemikiran yang tidak berbeda.


'Bagaimana mungkin pak Arga sebaik itu.Seharus nya Pak Jordi dipenjarakan saja dan tidak perlu membiayai pengobatan istri Jordi.Tapi apa ini?' begitu lah pemikiran semua karyawan Argana


"Apakah kau ingin mengembalikan uang itu atau dipenjara?"tanya Biantara pada Jordi


"Aku tidak mempunya uang lagi pak."ucap Jordi dengan kepala tertunduk


"Kalau begitu,kau harus mempertanggung jawabkan perbuatan mu ke kantor polisi. Bawa dia."ucap Biantara dan langsung memerintahkan kepada anak buahnya


"Tapi,Pak ...??"ucap Jordi terhenti karena anak buah Biantara memegang lengannya dan membawa nya keluar


"Pak Arga,maafkan aku pak.Aku mengaku salah ,tolong jangan penjarakan aku."teriak Jordi yang dibawa keluar dari ruangan itu secara paksa.


Kini tinggallah Argana dan semua karyawannya.


"Aku tegaskan kepada seluruh karyawan semua.Jika ada yang mempunyai kesulitan dalam ekonomi,silahkan menghadap kepada ku.Dan jangan melakukan perbuatan yang sama seperti Jordi.Katakan saja secara langsung kepada ku,aku akan dengan senang hati membantu kalian."ucap Argana. "Sebentar lagi waktu pulang,cukup sampai disini pertemuan kita. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Selamat sore."


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh. Selamat sore pak."sahut Karyawan-karyawan Argana secara serempak


Lalu Argana kembali keruangan nya dan mengambil tas nya.Dan membereskan semua berkas yang berada di meja nya.Kemudian dia melirik ke arah jam,pas sudah waktu pulang.Dia pun keluar dari ruangannya dan berjalan beriringan dengan Biantara.


*********

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2