DENDAM YANG MEMBARA

DENDAM YANG MEMBARA
Rapuh


__ADS_3

Didalam rumah yang megah,terlihat seorang wanita yang sedang hamil duduk seorang diri di bangku taman.Taman itu terletak tidak jauh dari rumahnya.Wanita itu membelai perutnya dengan lembut.


Dia terus kepikiran dengan Marcelian,wanita yang hamil itu adalah Selena.Setelah sekian lama,dia kembali berjumpa dengan seorang pemuda yang umurnya terpaut jauh dengan nya.Namun,pemuda itu dengan gagahnya melamar dirinya saat itu.Padahal saat itu,dia hanya seorang wanita malam.


Sebelum Marcelian mengungkapkan perasaan kepadanya,ada seorang pria yang lebih dahulu mengungkapkan perasaan kepadanya dan pria itu adalah suaminya sekarang.Awalnya,dia menyangka setelah menikah akan hidup dengan damai dan baik-baik saja.Namun,harapan itu segera sirna dari hayalannya.


Pria yang dia anggap lebih baik dari Marcelian,nyatanya tidak seperti yang dia pikirkan saat itu.Awalnya memang baik,namun lama kelamaan perangai sang suami mulai kelihatan.Sikap pencemburu dan posesif pria itu membuat Selena tidak tahan.Dan jika ada pria yang menatapnya, langsung saja suaminya marah dan memukulnya jika dia melawan.


Selena ingin berpisah dari suami nya saat itu,namun dia terkejut dengan kehamilannya.Dan dia pun membatalkan niatnya untuk berpisah dari suaminya.Dia tidak ingin anak nya nanti hidup berdua dengan nya dan tanpa seorang ayah.Dia tidak ingin anak nya menjadi anak yang broken home.Seperti dirinya,itu bukan lah hal uang mudah.


Sampai saat ini,Selena sangat lelah namun dia masih bertahan demi anaknya.


"SELENA......SELEENAA."teriakan suaminya terdengar menggelegar diluar,dan Selena buru-buru menemui pria itu sebelum dia mengamuk.


Setelah tiba dihadapan suaminya, Selena mengambil tas dan jas sang suami.Dan membantu melepaskan dasi suaminya.Itu memang sudah tugasnya selama ini.


"Dari mana saja kau,kenapa lama.sekali sayang menemui ku hah."ucap Bram,suami Selena


"Maaf mas,aku tadi duduk di taman."ucap Selena gugup saat berada didekat suaminya.Aroma maskulin suaminya begitu terasa, tapi Selena sangat takut dengan suaminya.


"Bukan karena keluyuran bertemu dengan pria lain kan?"tanya Bram dengan terus menatap Selena.Tatapan jua begitu mengintimidasi


Selena mendongakkan kepalanya,dia menatap mata tajam suaminya."Aku tidak akan pernah melakukan itu mas,aku ini istrimu dan sedang mengandung anakmu."ucap Selena dengan mata berkaca-kaca


"Ya terserah kau saja,cepat siap kan air mandi.Aku sangat lelah hari ini."titah Bram,dia tidak peduli jika istrinya sedang hamil.Apa pun keinginannya,semua itu harus dituruti.


"Baik mas."ucap Selena,dan dengan langkah susah Selena menuju ke kamar mereka.Lalu dia menyiapkan air untuk suaminya mandi.


*********


Argana menunggu penjelasan dari paman serta asistennya.Semua orang juga menantikan penjelasan kedua lelaki itu.Argana hanya berharap,dia hanya salah dengar tadi.Dia tidak sanggup jika itu fakta yang sesungguhnya.

__ADS_1


Biantara menatap Jefri terlebih dahulu,seolah meminta izin.Apakah dia harus mengatakan yang sebenarnya kepada Argana.Akhirnya,setelah mendapat anggukan kecil dari Jefri.Biantara menghela nafas,dan dia mulai menjelaskan tentang fakta yang sebenarnya.


"Tadi pagi sekali,aku pergi ke rumah keluarga calon istri tuan Arga.Disana aku berbaur dengan warga desa beringin.Saat aku ingin pergi ke WC,aku melewati sebuah kamar.Entah kenapa,rasa ingin tahuku timbul begitu saja.


Lalu aku mendekati kamar itu dan menguping pembicaraan mereka.Dan aku mendengar mereka membawa-bawa nama tuan Arga.Saat ku dengarkan dan sambil memegang ponsel ku untuk merekam.Aku sangat terkejut dengan perkataan dua orang itu.


Mereka adalah Yasmin dan bapak nya,mereka berkata jika bapak nya Yasmin adalah dalang dari peristiwa yang menimpa orang tua tuan Arga.Mereka menyembunyikan fakta yang sebenarnya selama ini.


Dan ini adalah rekaman nya tadi,jika kalian semua tidak percaya dengan perkataan ku."ucap Biantara menjelaskan,lalu dia memberikan ponsel nya pada Argana.


Dan benar saja,isi rekaman itu sama dengan perkataan Biantara.Dan itu langsung bereaksi terhadap Argana dan Ibrahim serta Johan.


Johan memang pernah melakukan balas dendam kepada warga desa beringin melalu sosok kuntilanak yang menyerupai anaknya.Namun,dia tidak tahu jika orang yang menjadi penyebab kematian putrinya adalah calon besan nya sekarang.Seketika emosi melanda jiwanya,namun dengan cepat dia mengucap istighfar.


Sedangkan Ibrahim,dia sama seperti Jefri.Mereka berdua tidak terima dengan perlakuan Bima.Setelah tahu siapa yang penyebab kematian putra serta adik mereka.Ayah dan anak itu akan membuat perhitungan dengan calon besannya.


Dan mereka tidak akan setuju jika Argana menikah dengan Yasmin,anak dari pembunuh kedua orang tua Argana.


Argana sendiri tubuhnya masih bergetar,dia kecewa sekali.Pertama, dia kecewa dengan Yasmin,karena wanita itu tidak jujur kepadanya.Kedua,walaupun Bima adalah ayah dari calon isterinya.Dia tidak bisa memaafkan pria itu dengan mudah.Hatinya sangat terluka dengan perbuatan Ayahnya Yasmin dan Yasmin sendiri.


Tubuh Argana rasanya lemas sekali,fakta ini benar-benar mengejutkan baginya.Dia tidak habis pikir,kenapa Yasmin menutupi kebenaran yang sesungguhnya terhadapnya.


Dan Argana tersadar,mana mungkin wanita itu berkata jujur kepadanya.Itu artinya sama saja wanita itu menyerahkan ayahnya.


Hati Argana sangat terluka, seharusnya hari ini adalah hari kebahagiaan nya.Dan dia akan hidup bahagia bersama Yasmin,wanita pujaannya.Namun,semua nya yang telah lama dirancang harus berantakan.


__


Tidak jauh dari Argana,seorang wanita berdiri dan menatap pemuda itu dengan iba.Wanita itu adalah Shifana,dia berdiri diapit oleh Kakek nya dan Takeshi kiri kanan.


Shifana merasa kehidupannya bersama kedua orang tuanya sangat rumit.Dan dia merasa hidupnya sangat menyedihkan.Namun,dia tidak menyangka jika kehidupan Argana juga sangat rumit.

__ADS_1


Ingin dia berucap kasihan,namun dirinya juga pantas dikasihani.Dia tidak diharapkan sang daddy lahir ke dunia ini,dan dia dianggap sebagai kesalahan.Sedangkan Argana harus merasakan yatim piatu setelah beberapa menit dilahirkan.Dan kedua orang tuanya tewas dalam peristiwa semalam.


Shifana sering kali menyalahkan takdir,dan sekarang dia hanya perlu berdamai diri dengan masa lalu.Memang bukan lah hal yang mudah,dan dia akan berusaha mencoba nya.


__


Edrick menatap kedua sahabatnya,kehidupan mereka sangat rumit.Terutama pemuda yang ditaksir cucunya.Edrick berpikir, kehidupan Argana yang rumit tidak berbeda jauh dengan kehidupan rumit shifana.


Shifana tidak mendapatkan kasih sayang lebih kedua orang tuanya, walaupun orang tuanya masih hidup.Sedangkan Argana,dia harus merasakan menjadi anak yang yatim piatu sejak dilahirkan.Dan dirawat orang lain dengan penuh kasih sayang.


Apa bedanya kehidupan anak muda itu,hampir sama-sama mendambakan kasih sayang orang tua.


Marcelian dan Takeshi ikut menatap iba kepada sahabatnya.Mereka tahu cerita Argana dan keluarganya.Namun,mereka juga sama-sama terkejut setelah mengetahui fakta.Jika Yasmin adalah anak dari penyebab kematian orang tua sahabat mereka.Dan Yasmin tahu hal yang sebenarnya.


Johan memeluk Argana,sedangkan Argana merasakan pelukan Johan."Kakek,fakta ini benar-benar mengejutkan ku.Aku harus bagaimana?"tanya pemuda itu pada kakeknya


"Apa nya yang bagaimana Arga,kau harus membatalkan pernikahan mu.Jika kau menjalin hubungan dengan mereka.Aku akan sangat kecewa terhadapmu.Hubungan kalian akan menjadi boomerang dalam keluarga besar kita.Dan aku tidak bisa menerima mereka menjadi besan kita.Aku sangat tidak bisa."ucap Ibrahim tegas


"Tenang ayah,ayah tidak perlu berkata seperti itu pada Arga.Aku tahu ayah juga sakit hati,tapi tidak begini caranya."tegur Jefri


"Aku hanya mengatakan yang sebenarnya,Jef. Aku tidak ingin menjalin hubungan keluarga kepada orang menyebabkan kematian putraku dan adikmu.Dan anak dari penyebab kematian Fandi adalah calon istri keponakan mu.Calon istri cucuku."ucap Ibrahim dengan emosional


"Berhentilah berkata Ibra,bukan nya menyemangati Arga.Kau malah membuatnya semakin tertekan dan rapuh."bentak Johan yang masih setia memeluk Argana


Ibrahim sadar jika dia sudah kelewatan,namun dia juga sangat kecewa seperti Argana."Maaf Arga,kakek tidak bermaksud membuat mu tertekan."ucap Ibrahim menyesal


Akhirnya Argana berdiri,dan dia berkata kepada semua orang."Ayo kita pergi kesana."


"Untuk apa kita pergi kesana,nak?"tanya Jihan lembut


"Aku akan membongkar perbuatan bapak nya Yasmin.Dan aku ingin meminta keadilan kepada semua warga dan yang terlibat dalam peristiwa saat malam kelahiran ku."ucap Argana dengan semangat,semua orang yang berada disana menyetujui perkataan Argana.

__ADS_1


*********


BERSAMBUNG


__ADS_2