
Saat tiba dirumah nya,nenek Yasmin duduk ditempat dia biasa melakukan ritual.Wanita tua itu mengambil kemenyan lalu memasukkan nya ke dalam wadah dan membakarnya.Kemudian dia mengambil sebuah boneka dan belatung yang sudah kering.
Mulutnya langsung komat kamit membaca mantra.Entah apa bacaannya,hanya terdengar racauan yang tidak bisa dimengerti.Sambil membaca mantra,dia membayangkan semua warga desa kecuali anak, menantu dan cucunya.
Amarah terlihat begitu jelas dimatanya,dia sangat marah kepada seluruh warga desa beringin.Karena perbuatan mereka,keluarga nya menjadi dikucilkan.Awas saja,mereka tidak akan bisa hidup dengan tenang.
___
Sementara itu,semua warga yang berada di balai desa sudah pulang kerumah masing-masing.Hanya tinggal Bima dan beberapa orang yang menjaganya.
Sedangkan dirumah mereka, masing-masing warga mengalami sakit perut.Mereka merasakan seperti ada yang menggerogoti isi perutnya.Semua orang berteriak histeris kesakitan.
"Bu,perut bapak rasanya sakit sekali."ucap seorang pria yang sedang memegangi perutnya dengan kedua tangannya.Sedangkan istrinya juga sama seperti nya, memegangi perutnya tak kalah erat.
Wanita itu menyahuti perkataan suaminya."Perut ibu juga sakit pak.Yaa Allah,rasanya perut ibu sakit sekali."ucap wanita itu lalu dia berlari ke dalam WC.Hingga dia melakukan BAB dan rasanya sakit sekali saat dikeluarkan.Dia merasa seperti ada yang menggeliat di lubang pantatnya.Setelah dia periksa,ternyata belatung.
Sungguh,wanita itu sangat terkejut.Dia merasa jijik setelah menyuci pantatnya,karena belatung itu terlihat bergerak-gerak.Kemudian dia muntah karena tidak sanggup melihat itu semua.
Saat dia muntah,pintu WC nya digedor-gedor suaminya."Buu ......buka pintunya,bapak ingin buang air besar juga.Aduuhhh...."teriaknya
"Iyaaa paakk....tunggu sebentar."ucap wanita itu,lalu dia bergegas membuka pintu.Dan suaminya masuk dengan tergesa-gesa,dia pun juga keluar dengan cepat.
BRAK.
Suaminya menutup pintu WC dengan keras,hingga membuat wanita itu terkejut."Jangan keras-keras begitu nutup nya lho pak,nanti pintunya rusak."omel sang istri
"Heheh maaf Bu,lagian bapak nya juga tidak tahan lagi.Perut bapak rasanya mules banget,aduh ini apa."ucap suaminya
Wanita itu mendekati pintu WC dan dia pun memanggil suaminya."Ada apa pak?"tanya wanita itu
"Ii..... ini apa? Belatung? Hiiii ..... menjijikkan."sahut suaminya dari dalam
"Belatung? Keluar saat BAB yaa pak?"tanya istrinya
"Iyaa Buu......"sahut sang suami,tidak lama kemudian suaminya keluar dengan wajah memucat.
"Ibu juga melihat seperti itu pak,belatung itu masih hidup dan keluar saat ibu BAB. Ihhh.....geli ibu pak."sahut wanita itu
"Kok bisa ada belatung yaa? Kita kan ga ada makan yang aneh-aneh Bu."ucap suami nya dengan nada heran
"Mungkin saja WC nya kotor kali pak."sahut sang istri mencoba berpikir secara nalar
"Entahlah,bapak tidak tahu juga.Sekarang,rasanya sakitnya sudah bilang Bu."ucap pria itu dengan senang,begitu pun istrinya.Mereka tidak merasakan sakit seperti itu lagi.
__ADS_1
"Iya pak, syukur alhamdulilah."
__
"Kalian boleh merasa senang sebentar,setelah itu kalian tidak akan hidup dengan tenang.Aku akan mencoba kembali ke desa itu dan membawa semua keluarga ku.Aku tidak akan membiarkan mereka hidup dalam keadaan dikucilkan."ucap wanita itu yang tidak lain adalah neneknya Yasmin
Dia kembali bergegas ke desa beringin,waktu sudah menunjukkan pukul dua sore.Dia akan menjemput anak beserta menantu dan cucunya.Dan membawa mereka pergi dari desa itu.
Wanita tua itu berjalan dengan cepat,dia masih terlihat kuat diusia nya yang tidak lagi muda.Perjalanan dia tempuh seorang diri,tidak lama kemudian dia tiba didepan rumah Yasmin.
Terlihat pintu yang masih terbuka,dia melihat menantu serta kedua cucunya duduk lesu dihadapan makanan.Mereka masih terkejut dengan situasi ini.Dan mereka merasa bingung,entah bagaimana kedepannya.
"Yuanika, Yasmin, Farisham."lirih wanita tua itu memanggil nama mereka yang sedang duduk termenung itu.Dengan serempak ketiga orang itu menoleh ke arah pintu.Mereka terkejut dengan kedatangan wanita itu.
"Nenek."ucap Yasmin dan Farisham
"Ibu."ucap istrinya Bima
"Segera lah berkemas,kita akan pindah dari desa ini."ucap Ibunya Bima.Sedangkan mereka bertiga bingung dengan perkataan wanita tua itu.
"Berkemas? Apa maksud ibu?"tanya Yuanika dengan alis berkerut
Wanita tua itu menghela nafas,"Jangan banyak tanya Yuanika,cepatlah.Aku tidak punya waktu banyak.Kalian harus segera pindah."ucap wanita itu dengan tenang
"Kalian tenang saja,bapak ku sudah berada di perbatasan desa ini."ucap ibunya Bima
"Benarkah? Bagaimana mungkin bapak berada disana? Bukan kah bapak sedang diadili di balai desa."ucap Yasmin bingung
"KALIAN JANGAN BANYAK TANYA,CEPAT BERKEMAS.KITA HARUS SEGERA MENINGGALKAN DESA INI."ucap Ibunya Bima dengan tegas.Mendengar suara keras wanita tua itu,mereka bertiga lekas berdiri dan menyiapkan pakaian masing-masing serta mengambil benda yang penting untuk dibawa.
Setelah selesai memasukkan pakaian ke dalam tas,mereka keluar dari rumah.Hari sudah sore dan menunjukkan pukul lima.Semua rumah tertutup rapat,para warga merebahkan tubuh mereka ke atas ranjang.Karena merasa merasa lemas, akibat perbuatan yang dilakukan nenek Yasmin.
*********
Setelah tiba di depan rumahnya,Argana langsung masuk kedalam dan mandi.Selesai mandi,dia langsung memakai pakaiannya dan melakukan ibadah shalat.
"Yaa Allah yaa Rabb, ampunilah dosaku,dosa kedua orang tua ku, berikanlah aku kesabaran yang tiada habisnya.Lapang kan lah hatiku atas semua masalah ini.Kuatkan aku dalam menjalani kehidupan ini yaa Allah.
Aku hanya insan biasa yang mempunyai hati rapuh dan bisa terluka kapan saja.Aku sangat sedih atas kejadian yang menimpa ayah dan ibu.Namun,aku tidak bisa berlarut-larut dalam kesedihan ini yaa Allah.Aku hanya berharap,badai luka ini cepat berlalu.
Rabbana aatina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah wa qina 'adzabanar. Amiiinnn."
Setelah berdoa,Argana melipat sajadah nya.Lalu dia duduk di atas ranjangnya.Dia memejamkan matanya sejenak,kejadian pagi tadi masih membekas dalam ingatan nya.Hatinya sangat terluka dan kecewa secara bersamaan.
__ADS_1
Kenapa dunia dan takdir begitu kejam menerpa hidupnya.
Itulah kata-kata yang begitu mengganggu nya saat ini.Sebenarnya bukan dunia dan takdir yang begitu kejam.Namun,ini sudah suratan yang Allah berikan.Kita hanya bisa berharap,sedangkan yang mewujudkan hanya Allah SWT.
Argana teringat dengan wajah sembab Yasmin tadi,ingin sekali dia memeluk wanita yang akan segera menjadi isteri nya itu.Namun,situasi itu tidak memungkinkan dia memeluk dan menenangkan calon istrinya.Karena saat itu,dia sangat terkejut dengan fakta yang baru dia dengar saat itu.
Bahkan ucapan kedua orang tuanya saat didalam mimpi menjadi kenyataan.Bahwa penyebab kematian orang tuanya adalah bapak nya Yasmin.Pria yang sempat menentang hubungan nya itu,entah kenapa berubah pikiran saat dia melamar Yasmin.
Bapak nya Yasmin langsung merestui hubungan mereka dan mengajukan permintaan yang bagi orang biasa tidak bisa dilakukan.Namun,bagi keluarga besar Mahendra dan Ibrahim.Itu bukan apa-apa,itu hanya hal kecil bagi mereka.
___
Seorang pria duduk dilantai dengan keadaan terikat.Dia tidak sepenuhnya tertidur,dia hanya bingung dan lelah dengan hidupnya.Sekian lama dia terpisah alam dengan wanita yang menjadi cinta pertama nya.Sampai sekarang,cintanya pada wanita itu tidak pernah pudar.Walaupun dia sudah menikah dan mempunyai anak.Cinta nya tidak akan pernah bisa berakhir.
Pria yang duduk di lantai itu adalah Bima.Dia sangat lelah dengan hidup ini.Sudah dua puluh tahun lebih Arum meninggal kan dunia ini.Namun, bayang-bayang wanita itu masih melekat dalam ingatan nya.
Sampai teror dan dendam Arum pada semua warga desa ini,ini tidak membuat Bima takut.Dia malah semakin rindu dengan cinta pertama nya itu.
Mungkin dia menganggap itu cinta,namun bagi orang yang melihatnya.Itu bukan cinta, melainkan obsesi belaka.Yaa,dia terobsesi dengan Arum.Karena obsesi cintanya,dia rela menjadi penyebab kematian cintanya itu.Setelah kejadian itu,Bima tidak menyesali perbuatannya.
Dia malah bangga dengan perbuatannya.Menurutnya,jika dia tidak bisa mendapatkan Arum.Maka siapapun tidak bisa mendapat kan wanita itu.Dia tidak bisa melihat Arum bahagia bersama Fandi,itu sebab nya dia melakukan fitnah keji terhadap Arum dan Fandi pada malam itu.
Cukup lama Bima terkenang dengan masa lalu, tiba-tiba ada yang seperti membuka tali yang mengikatnya.Dia membuka matanya dan melihat seorang pria yang memakai jubah hitam bertudung dikepala nya.Pria itu selesai membuka tali yang mengikat Bima.
"Siapa kau?"tanya Bima,dia heran siapa pria ini.Dan mengapa dia begitu mudah masuk kedalam.Sedangkan diluar,dia tahu anak buah tetua adat nya sedang berjaga.
Pria itu memandang Bima dengan wajah tertunduk,namun dia segera menyahuti pertanyaan Bima."Aku hanya melakukan perintah untuk melepaskan tuan.Mari kita keluar dari sini.Ibu tuan sudah menunggu di gerbang desa."ucap pria itu
"Ibuku? Jadi kau suruhan ibuku?"tanya Bima lagi dan pria itu lekas mengangguk
Kemudian Bima berdiri dengan dibantu oleh pria itu.Kemudian mereka menghilang dari tempat itu dan tiba dibelakang empat orang yang sedang berdiri didepan gerbang desa.
"Lho,kok bisa ada disini?"tanya Bima heran,saat dia menoleh ke samping.Pria yang tadi bersama nya menghilang dengan cepat.Walaupun Bima bingung, seperti nya dia paham siapa pria tadi.
Pasti bukan manusia. Begitulah batin Bima berucap.
"Bapak."ucap Yasmin dan Farisham dan ibunya secara bersamaan.Sedangkan ibunya Bima berdiri tegak memandang anak nya.Kedua anak Bima mendekati nya dan memeluk nya dengan erat.
Yasmin dan Farisham tidak mengatakan apapun.Bima memandang putri sulungnya,wajah gadis nya ini masih terlihat sembab.Gara-gara perbuatannya,putri sulungnya harus menerima akibatnya.Padahal gadis nya ini tidak salah apa-apa.Bima tidak bisa mengatakan apapun,dia pun segera berjalan meninggalkan desa beringin dengan dibantu Farisham.
*********
BERSAMBUNG
__ADS_1