
...***...
Masih lanjut dengan kisah ini.
BRAK!!!.
Terhenti sejenak ketika ada suara benda jatuh, namun tidak ada satupun benda jatuh di kelas itu. Mereka melirik satu sama lainnya, namun hasilnya sama. Benda keras terjatuh tapi tidak ada yang terlihat apa yang jatuh?. Mereka kembali melihat ke arah Yuuto.
"Hah?. Kemana anak itu pergi?." Ryuto dan Daiki merasa aneh, kemana Yuuto pergi?. Bagaimana bisa anak itu menghilang dengan cepat?. Begitu juga dengan yang lainnya bertanya-tanya. Bagaimana mungkin Yuuto bisa pergi secepat itu?. Lalu suara apa barusan tadi?. Sangat misterius bukan?.
Apakah Reader mau tau kemana Yuuto menghilang?. Ikuti jalan ceritanya.
***
Di ruang BK.
Haruki Sensei baru saja menemui Hase Sensei, ia menceritakan pada Hase Sensei, sebagai guru BK sekaligus wali kelas nya Yuuto.
"Itu tidak mungkin sensei. Bagaimana bisa hasegawa yuuto minta jawaban sementara ia telah menyelesaikan jawaban kuisnya?." Hase Sensei tidak percaya begitu saja, bagaimana bisa coba?.
"Ini bukan yang pertama kalinya Hase Sensei. Ini sudah yang ketiga kalinya setiap ada kuis hasegawa selalu saja begitu." Haruki Sensei juga mempertahankan apa yang ia lihat di kelas.
"Kau kan guru baru. Mungkin kau bisa tanyakan pada sensei lainnya bagaimana hasegawa yuuto saat kuis." Lanjutnya lagi dengan wajah masam.
"Ummm" Hase Sensei nampak berpikir sejenak. "Baiklah. Saya akan evaluasi ulang masalah hasegawa." Kali ini Hase Sensei mengalah. Ia akan mencari tau sendiri, ia bukannya tidak mempercayai informasi dari Haruki Sensei, ataupun tidak mempercayai siswanya. Hanya saja ia perlu pembuktian. Mungkin ia perlu mengadakan kuis nantinya.
"Baiklah, aku akan kembali mengajar. Tolong lakukan dengan benar." Ucap Haruki Sensei tersenyum kecil, kemudian ia pergi meninggalkan ruang BK. Ia tidak punya waktu untuk membahas bagaimana Hasegawa yang berulang kali berbuat kesalahan yang sama.
"Haik, saya mengerti." Hase Sensei hanya menganggukkan kepalanya.
"Hase Kun." Hase Sensei tidak habis pikir dengan kasus aneh ini.
Apakah ia akan bertanya langsung pada Hasegawa Yuuto? Tidak, pasti Hasegawa Yuuto tidak akan menceritakan yang sebenarnya?.
"Hase Kun, kenapa kau sangat mirip sekali dengannya." Batin Hase Sensei merasa sedih karena mengingat Hase itu.
"Kenapa kalian menyimpan sakit sendirian dan tidak mau membagikannya padaku" Hase Sensei tidak mengerti kenapa kedua Hase ini tidak mau terbuka padanya.
__ADS_1
Flashback on.
Kembali lima tahun yang lalu.
Di kelas 3A SMA.
Hari ini guru sedang mengadakan rapat mengenai tahun pertama kelas 3 tahun ajaran baru. Namun siswa tetap berada di kelas sambil menunggu guru masuk untuk mengajar. Mikoto Hase, siswa yang sangat pendiam dan jarang berbicara di kelasnya. Bahkan di kelas 2 Hase tidak memiliki teman, karena Hase adalah siswa yang dibully oleh teman sekelasnya.
Dan hari ini, Hase hanya duduk di bangkunya saja, tapi apa yang terjadi, salah satu siswa dikelasnya menyiramnya dengan susu kotak. Tentunya membuatnya terkejut, kepalanya jadi basah, dan lengket oleh susu coklat. Sedangkan temannya yang lain malah menertawakan dirinya, dan mengejek dirinya.
"Apa yang kau lakukan nakisa san?." Hase tidak mengerti kenapa dirinya diperlakukan seperti itu.
"Aku benci baumu, bau anak haram yang lahir dari wanita perusak rumah tangga orang lain." kata-kata pedas itu tentunya sangat menusuk ulu hati Hase.
Kenapa teman-teman sekelasnya selalu membahas masalah itu? Dirinya bahkan tidak mau lahir dalam kondisi yang seperti itu.
"Kami semua tidak suka padamu yang bau busuk seperti itu. Baumu sangat mengganggu hidup dan hidung kami." Lanjutnya lagi, perkataan sinis dan juga tidak mengenakkan untuk didengar.
"Mikoto kun, sebaiknya kau pergi dari sini!. Tidak ada yang menginginkan dirimu di sini." Kentaro, siswa lainnya yang ikut memanasi suasana kelas.
Hase melihat ke sekitarnya, pandangan mereka begitu menusuk seakan memang menyuruhnya pergi dari kelas. Tatapan itu seakan membunuhnya, membunuh dan menusuk dirinya hingga ia tidak sanggup untuk berkata-kata sepatah katapun. Kakinya bergetar ketakutan, kenapa seperti ini? Apa salah dirinya?. Hase mengambil tas nya, ia peluk dengan erat, ia menatap takut satu persatu teman sekelasnya.
Hase yang tidak bisa melawan hanya menunduk, kaki nya terasa berat untuk melangkah. Namun ia memaksakan kakinya untuk bergerak, ia sudah tidak tahan lagi. Hase pergi meninggalkan kelas, dan suasana kelas sedikit heboh karena suara tawa mereka yang berhasil membuat Hase pergi meninggalkan kelas.
...***...
Pukul 18 : 30.
Hase baru saja sampai di ruamhnya. Ia tidak menyangka akan melihat saudara laki-lakinya berada di rumah, apakah kakaknya ini tidak kuliah?
"Okaeri,,, Hase Kun." sambut abangnya itu dengan suara ramah, senyumnya yang lembut membuat Hase ikut tersenyum.
"Tadaima nii san." Hase duduk di hadapan kakaknya yang sedang duduk di meja makan
"Hase kun, kau terlihat murung. Apa kau ada masalah dikelas?." Mikami, itu nama abangnya Hase, ia berdiri dan melangkah menuju kulkas untuk mengambil air dingin ia tuangkan ke dalam gelas, Kemudian ia serahkan pada adiknya Hase.
"Um mm,,, aku baik-baik saja nii san. Hanya lelah saja jam terakhir pelajaran olahraga." Balasnya sambil menerima uluran gelas dari abangnya Mikami.
__ADS_1
Ia menggelengkan kepalanya tanda tidak ada masalah apapun yang terjadi di kelas, meski ia adalah korban bullying teman sekelasnya. Namun ia tidak menceritakan pada abangnya.
"Baiklah hase kun. Jangan sungkan bercerita apapun padaku, aku ini abangmu. Kita boleh beda ibu, tapi satu ayah, kau tetap adikku." Mikami mengusap sayang rambut Hase yang sedang minum, ia begitu sangat menyayangi adiknya ini.
Mikami tau bahwa ayahnya berselingkuh dengan teman kerjanya, hingga lahir Hase. Namun selingkuhannya itu tidak mau menikah dengan ayahnya karena alasan ibunya. Selingkuhannya itu hanya memanasi ibunya saja.
Alhasil? Hase harus dibesarkan oleh ayahnya dan ibunya. Ibunya Hase melarikan diri dengan surat ancaman akan menceritakan sifat buruk ibunya Mikami pada ayahnya jika menolak.
Ibunya Mikami sangat membenci Hase, begitu juga dengan ayahnya.
Tapi tidak dengan Mikami, ia sangat menyayangi Hase dengan tulus. Ia tahu Hase hanyalah korban dari keegoisan orang tua mereka, jadi tidak ada alasan Mikami untuk membenci Hase.
"Arigatou Nii san, aku baik-baik saja" Hase tersenyum kecil, ia berusaha meyakinkan Mikami bahwa dirinya baik-baik saja. Mikami percaya bahwa adiknya baik-baik saja di sekolah.
Flashback off.
Hase Sensei mengingat semua masa lalu Hase adiknya, ia sangat percaya bahwa adiknya baik-baik saja.
"Tapi pada akhirnya kau pergi untuk selamanya hase." Batin Hase Sensei dengan perasaan sedih yang mendalam, ia tidak pernah berpikir bahwa adiknya akan pergi dengan cara yang tidak pernah ia terima. Karena itu Hase Sensei berjanji,,, tidak akan pernah mengulangi kejadian yang sama. Apalagi setelah ia melihat Yuuto mengenakan seragam yang ia berikan, ia seakan melihat sosok Hase adiknya di dalam diri Yuuto. Itu membuat dirinya semakin kuat bertekad untuk melindungi Hasegawa Yuuto.
...***...
Di atas atap gedung sekolah. Di sinilah Hasegawa Yuuto berada. Saat suasana kelas tadi heboh karena suara misterius, ia di bawa ke atas atap sekolah oleh sosok yang telah melindungi dirinya.
"Yuuto,,, aku datang untuk menolong mu. Panggil aku kapan kau mau, yuuto." ucap sosok itu dengan suara dingin, serta ekspresi nya yang kaku. Wajahnya pucat pasi seakan tidak ada darah yang mengalir di sana.
"Jadi karena suaraku yang minta tolong, kau datang untukku?." Yuuto tidak mengerti, tapi bagaimana caranya siswa ini menolongnya, dan dari kelas mana?. Yuuto penasaran karena tidak pernah melihat siswa ini, apalagi seragam yang ia kenakan sama persis dengan dirinya.
"Kau tenang saja yuuto. Aku adalah dirimu, dan kau adalah bayangan masa laluku. Jadi tidak perlu takut padaku, yuuto." Ucapnya dengan senyuman kaku, wajahnya sangat pucat.
Yuuto hanya menganggukkan kepalanya. Ia tidak mengerti, tapi setidaknya ia sangat tertolong.
"Aku selalu berada didekatmu yuuto. Kau tidak akan sendirian." Itulah yang diucapkan oleh sosok itu. Sosok pemilik seragam yang dikenakan oleh Yuuto. Sosok yang belum diketahui oleh Yuuto, siapa sosok ini, kenapa ia melindunginya.
Tapi setidaknya,,,,,Yuuto sangat terbantu dengan adanya sosok siswa yang telah menolongnya. Apa yang akan terjadi berikutnya?. Temukan jawabannya.
Lalu siapa Hase Sensei, siapa Mikoto Hase?. Siapa Hase Mikami?. Apa hubungan mereka?. Ikuti terus ceritanya agar tau siapa mereka, dan apa hubungan mereka?. Lalu apa kelanjutan kisah dari kedua Hase?.
__ADS_1
Simak terus ceritanya.