
Sebulan sudah Fandi dan Faisal bekerja di perusahaan milik Sofia.Walaupun sudah bekerja,Fandi belum bisa melakukan ide dari Sofia tentang hubungannya dengan Arum.Dia hanya takut melakukan itu semua,tapi sepertinya hanya cara itu yang dapat menyatukan dia dengan Arum.
Sekarang sudah pukul empat sore,Fandi dan Faisal akan pulang bersama.Sebelum nya,Fandi mengirim pesan kepada Sofia untuk bertemu.Dan dia juga mengatakan,bahwa dia ingin sekali bertemu dengan Arum.Sofia menyetujui permintaan Fandi,kebetulan sekali om Johan sedang berada diluar kota.Jadi memudahkan Arum keluar dari rumahnya.
Dan Sofia merencanakan ide yang di bisiki nya kepada Arum saat itu.Dia berpikir, Seperti nya harus dia yang turun tangan membantu Arum dan Fandi bersatu.Kalau menunggu mereka,akan sangat lambat.
Mereka akan bertemu pukul delapan malam disebuah cafe milik Sofia.Sofia juga mengirimkan alamat cafe nya kepada Fandi.Sedangkan Arum,dia akan menjemputnya nanti malam.
___
Pukul 19.30 , Fandi sudah berada didepan cafe.Dia sengaja menunggu kedatangan Sofia dan Arum diluar.
Lima menit kemudian.......
Terlihat mobil mewah milik Sofia memasuki halaman Cafe.Dan sang pemilik mobil juga keluar bersama seorang wanita,yang tidak lain adalah Arum.Melihat kedatangan Arum,Fandi langsung menghampirinya.Arum yang langsung kaget saat melihat Fandi didepan nya,segera mengubah ekspresi kaget nya.
"Mas Fandi...!!!"ucap Arum
"Arum..Apa kabar..!"tanya Fandi sambil menatap dalam kekasihnya
"Baik,Mas Fandi apa kabar."ucap Arum bertanya balik
"Aku baik-baik saja saat kau datang."ucap Fandi sungguh-sungguh
Arum menunduk malu ketika bertatapan dengan mata Fandi yang tajam.Dan menatapnya dengan penuh cinta serta kerinduan.
"Eheeemmm.......". Dehem Sofia kepada dua sejoli itu,dan kedua sejoli itu menatap ke arah Sofia yang cengengesan."Udahan dulu kangennya,kita masuk ke dalam cafe dulu.Kaki ku sudah pegel menunggu kalian temu kangen."ucap Sofia
"Maaf."lirih Arum
"Tidak masalah,ayo masuk!"ajak Sofia
___
Lalu mereka bertiga segera masuk ke dalam cafe.Mereka duduk disofa yang sudah disediakan oleh anak buah Sofia.
"Selamat malam Bu Sofia."sapa asisten Sofia
"Selamat malam juga Daniel. Bawakan satu botol bir dan Tiga buah gelas kesini."ucap Sofia menyapa asistennya dan memberikan perintah
"Baik Bu Sofia."sahut Daniel
Tidak lama kemudian,Daniel datang membawakan minuman yang dipesankan oleh bos nya itu.Setelah itu dia pamit pergi dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Sementara itu,Fandi dan Arum masih saja duduk berdekatan.Mereka berdua saling menatap rindu,karena setelah malam itu.Mereka baru bertemu sekarang, pertemuan terakhir mereka malam itu sudah hampir dua bulan.Dan itu sangat membuat mereka lelah menahan rindu.Dan sekarang mereka saling melepaskan rindu.
"Arum....kenapa semakin hari,kau semakin cantik saja."ucap Fandi tulus
Arum tersipu malu akan perkataan Fandi,dan dia juga berkata."Mas Fandi jangan merayu."
__ADS_1
"Lho,aku tidak merayu.Aku berkata benar."
"Baik lah. Terimakasih,mas Fandi juga tampan."
"Terimakasih Sayang."
"Nih,minum dulu."ucap Sofia memberikan dua gelas minuman,satu untuk Arum dan satunya lagi untuk Fandi.
"Apa gak masalah kalau aku minum ini ?"tanya Arum
"Tidak."
"Tapi,minuman ini kan memabukkan. Itu sangat di larang."ucap Fandi
"Hanya segelas saja,tidak akan masalah jika meminum sedikit."ucap Sofia meyakinkan
Akhirnya kedua pasangan sejoli itu meminum minuman keras itu.Rasa nya memang sedikit pahit,namun ada sensasi yang berbeda setelah meminumnya.
"Baru segelas,rasa nya memang nyaman walaupun sedikit pahit."ucap Arum,lalu dia meminta lagi karena dia merasa haus malam ini.
"Arum,jangan banyak-banyak.Nanti kau mabuk."ucap Fandi memperingatkan
"Iya Arum,aku hanya memberikan mu segelas saja."ucap Sofia tersenyum penuh arti
Arum cemberut."Segelas lagi yaa,aku haus banget."ucap Arum membujuk mereka,dan akhir nya Fandi mengizinkan.Sedangkan Sofia,dia cuma melarang sedikit saja.
"Sangat enak sekali. Duh! Kepala ku kenapa pusing sekali."gumam Arum
"Yasudah,aku akan tambah satu gelas lagi."ucap Arum ,lalu dia kembali menuang minuman keras itu ke gelas nya dan meminum nya dengan cepat.Arum pun menyandarkan tubuhnya ke dada Fandi dan Fandi merasakan aroma harum dari rambut Arum.Lalu dia melirik ke wajah Arum yang bersih dan kulitnya sangat halus,saat Fandi membelai wajahnya.Sesaat dia terlena akan indahnya makhluk ciptaan Tuhan didepannya itu.
"Fandi, sebaiknya kau bawa Arum pergi berisitirahat.Seperti nya dia mabuk berat."ucap Sofia
"Bawa kemana? Jika aku mengantar ke rumahnya,kalau ayahnya melihat ku bagaimana?"
"Om Johan tidak ada di rumah,kau bisa membaringkan nya di kamar atas.Disini aku menyediakan tempat peristirahatan untuk tamu yang tidak sempat pulang.Ayo ikut aku dan angkat Arum."titah Sofia
"Baiklah."ucap Fandi yang menuruti perintah Sofia
Lalu Fandi menggendong Arum dan berjalan mengikuti langkah Sofia.Mereka memang menuju ke lantai dua,disana memang tersedia kamar untuk para tamu.
"Masuklah."ucap Sofia
Fandi pun langsung masuk dengan Arum yang berada di gendongan nya.Setelah Fandi masuk,Sofia langsung mengunci pintu kamar.Dan meninggalkan dua sejoli itu berduaan disana.
'Semoga saja berhasil! Mereka kan tidak tahu,jika aku memasukkan obat perangsang pada minuman Arum.'ucap sofia dalam hati,dia pun segera berlalu dari sana.
Kembali lagi pada pasangan kekasih didalam kamar itu.Arum terlihat gelisah di atas ranjang dan mata nya merem melek.
"Mas Fandi...."lirih nya
__ADS_1
Sedangkan Fandi,dia terkejut dengan tingkah laku kekasihnya itu.
'Kenapa bertingkah seperti itu? Ada apa dengannya?'batin Fandi bingung,lalu dia mendekati kekasihnya itu dan berkata."Arum,ada apa dengan mu?"tanya pria itu
"Mass......Fandiiiii...!!"gumam Arum , badan nya bergerak kesana kemari di atas ranjang.Pergerakkan nya itu membuat baju nya tersingkap ke atas.Dan Fandi melihat kaki Arum yang jenjang dan putih.Tenggorokan nya terasa kering begitu melihat pemandangan yang menggairahkan.
Merasa tidak tahan lagi,apalagi Arum juga menggoda nya.Itulah efek dari obat perangsang,sangat membahayakan.Dan akhirnya,malam itu terjadilah peristiwa yang sangat merusak moral.Mereka melakukan hubungan yang seharusnya dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah.
*********
Di luar kota,seorang pria sedang berbicara di telepon dengan bibi,sang pengasuh putrinya dirumahnya.Pria itu tidak lain adalah Johan,ayah dari Arum.
"Tuan,non Arum belum pulang.Padahal ini sudah larut malam."ucap Bibi dengan nada khawatir
"Memang nya Arum kemana Bi? Kenapa dia keluar malam begini? Pergi kemana dia ? Lalu bersama siapa dia keluar?"ucap Johan dengan pertanyaan beruntun
Lalu bibi menjelaskan dibalik sambungan telepon.Johan langsung menghela nafas berat setelah bibi selesai berbicara."Aku akan segera pulang besok pagi,bibi jangan khawatir."ucap Johan
Lalu panggilan teleponan berkahir.Sekali lagi Johan menghela nafas kasar.Sekali lagi dia kecolongan,pasti gadis kecilnya itu sudah menunggu untuk keluar dari rumah.Dan saat ini Johan sudah lengah.
Johan mencari nomor asistennya dan menelpon."Pesan kan aku tiket untuk besok pagi."ucap Johan
"Tapi tuan,bagaimana dengan proyek kita besok? Apakah harus ditinggalkan?"tanya Bastian diseberang sana
"Tidak,aku akan pulang sendiri.Semua pekerjaan ini aku serahkan kepadamu."ucap Johan lalu menekan tombol merah,hingga panggilan mereka berakhir.
Johan pun segera mengemasi barang nya,dan merebahkan tubuhnya.Mata nya mulai terpejam,namun pikiran nya berkelana entah kemana.
"Arum,kenapa kau berubah nak? Ayah hanya ingin melakukan hal yang terbaik untuk mu dan harapan ayah kau patuh.Namun,apa yang kau lakukan dengan keluar dari rumah tanpa seizin ayah? Apakah ayah begitu tidak berarti lagi untuk mu?"gumam Johan
Seiring itu pula,akhirnya Johan tertidur.
____
Keesokan paginya,Johan sudah keluar dari penginapan.Dan dia memasuki taksi yang akan menuju ke bandara.
TING.
Terdengar bunyi pesan masuk di ponsel milik Johan,lalu dia mengusap layar ponsel dan membuka pesan itu.
DEG.
Pemandangan apa ini?
"KETERLALUAN."ucap Johan menggeram,lalu dia menyuruh sopir taksi itu segera melaju.Tiba di bandara,dia keluar dari mobil dan membayar ongkos.Kemudian dia melangkahkan kakinya menuju ke pesawat,karena pesawat akan segera lepas landas.
Otak Johan rasanya buntu setelah melihat foto di ponselnya tadi.Entah siapa yang mengirim,dia tidak tahu.Yang harus dia ketahui sekarang dan harus dia pastikan.Dia harus menemui Putri semata wayangnya itu.
*********
__ADS_1
BERSAMBUNG