Dijodohkan Dengan Ketos Galak

Dijodohkan Dengan Ketos Galak
107


__ADS_3

Hai para pembaca yang masih setia


Terimakasih untuk dukungannya selama ini


Yang sudah berikan like, komen dan votenya


Dan juga terimakasih yang sudah menjadikan novel ini sebagai favorit


Maaf untuk segala typo dan alur cerita yang kurang memuaskan para pembaca sekalian


Dan untuk kalian yang masih baca dan belum like, komen dan vote mohon dukungannya ya


Beri apresiasi dan semangat untuk author agar semangat up nya


Akhir kata saya ucapkan terimakasih sebanyak banyaknya


Jangan lupa baca juga novel lainnya ya cek profil ku


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seorang anak perempuan sedang berjalan di pinggir jalan


sepertinya dia sedang kebingungan mencari ruang kelasnnya


Anak perempuan yang manis dengan tinggi sekitar 155cm kulit putih dengan rambut hitam yang di gerai


dia berjalan tidak tau apapun dan tidak kenal siapapun disana


saat dia berhenti untuk melihat handphonenya tiba tiba sebuah bola terbang mengenai kepalanya


Duuggg


Dia terjatuh memegangi kepalanya yang terasa berdenyut karena tertimpa bola

__ADS_1


samar samar terlihat seseorang mendekat dan mengulurkan tangannya sebelum akhirnya gadis itu pingsan


"Heeii bangun" seorang pria menepuk pipinya


.


.


Setelah beberapa waktu dia pingsan matanya mulai terbuka perlahan


sketsa wajah seseorang perlahan mulai jelas terlihat


"Apa Lo baik baik aja?" tanya Danendra melambaikan tangannya


"Oohh iya, ini dimana?" Allea menatap sekeliling


"Lo di UKS, tadi kepala Lo kena bola gara gara gue, sorry ya" ucap Danendra


"Gak apa apa, bisa minta tolong gak?" ucapnya pelan saat meminta tolong


"Gue anak baru jadi gak tau kelas, boleh minta tunjukkin kelas Xll IPA 2 " ucap Allea


"Oohh kebetulan kelas itu ada di samping kelas gue, kita ke kelas bareng aja" Danendra membantu Allea untuk bangun



...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hanin mendatangi salah satu temannya untuk meminta pekerjaan


Dia menawarkan sebuah pekerjaan menjadi pelayan di tempat dimana ia bekerja


"Bagaimana apa kau mau? " Tanya Vera

__ADS_1


"Kerjanya seperti apa dulu? " Hanin agak ngeri mendengar tempat kerja Vera


"Hanya mengantarkan minuman atau paling sekedar menemani para tamu jika mereka mau " Jelas Vera


"Menemani? " Tanya Hanin mengerutkan keningnya


"Ya menemani berbincang menuangkan minuman ya kurang lebih seperti itu" Jelas Vera


"Tidak lebih kan? " Hanin meyakinkan


"Tidak jika kita memang tidak mau"


"Oke, aku ikut kalo gitu"


Malam itu tiba Vera membawa Hanin ketempat dimana dia bekerja


Vera mengenalkannya pada Dika pria yang punya club malam itu


Tatapan dika menelusuri tubuh Hanin dari atas sampai bawah dengan tatapan yang sangat mengerikan


"Kenapa dia menatapku seolah ingin menelanjangiku" Bisik Hanin pada Vera


"Diam saja kau mau kerja apa tidak? " Vera menggenggam tangan Hanin


"Baiklah kau boleh bekerja disini, ver kau ambil dulu seragam kerjanya kesini"


"Kau cantik cukup cantik, Ingat jangan buat pengunjungku kecewa"  Bisik Dika seraya mengelus lengan Hanin membuatnya bergidik ngeri


"Tuan bolehkah saya mengajukan permintaan?" Tanya Hanin ragu ragu


"Apa itu? " Tanya Dika memegang bahu Hanin memutari tubuhnya


"Saya hanya jadi pelayan mengantarkan pesanan tidak lebih, saya tidak mau..." Hanin menggantung perkataannya tapi Dika sepertinya tahu kemana arah pembicaraan Hanin

__ADS_1


"Sedikit mengecewakan baby, but no problem ada pengecualian untuk wanita se polos kamu" Ucap Dika menyentuh ujung rambut Hanin dan menciumnya



__ADS_2