Duda Kepentok Janda

Duda Kepentok Janda
Tak bisa Mengecewakan


__ADS_3

Viona sarapan bersama sang suami di meja makan yang lumayan besar jika hanya untuk berdua itu. Darren makan dengan senyum merekah karena dilayani oleh sang istri.


“Sayang, kemarin adalah perjalananku yang terakhir. Setelah ini aku akan sering di rumah, apa kamu senang?” tanya Viona sambil memperlihatkan senyum mengembang di wajah.


Darren cukup terkejut mendengar ucapan Viona, tapi tetap mempertahankan senyum kemudian mengangguk.


“Tentu saja aku senang, bagaimana bisa tidak, hm?” Meski berdusta, tapi Darren memang tidak pernah menyakiti hati istrinya secara langsung.


Walau pria itu tidak tahu, seberapa sakit hati yang dipendam oleh Viona.


“Oh ya, apa boleh nanti aku ikut ke perusahaan? Sebenarnya ada janji dengan teman, tapi dia bisanya agak siangan. Aku bosan di rumah,” ujar Viona kemudian memasukkan suapan ke mulut.


“Tentu saja boleh.” Tanpa menaruh curiga, Darren mengiakan keinginan Viona.


Viona tersenyum lebar, lantas melanjutkan sarapan bersama sang suami.


**


Farzan dan Sandra berada di mobil setelah selesai bicara dengan Gilang, keduanya masih di jalan dan saling diam.

__ADS_1


“Apa kamu yakin ingin meminta orangtuamu datang ke rumah Pak Gilang?” tanya Sandra setelah beberapa saat hanya diam.


“Jika itu bisa membuatku menikah denganmu, maka aku akan berusaha membujuk mereka,” jawab Farzan sambil fokus ke jalanan.


Sandra menoleh Farzan, tahu jika kekasihnya itu pasti tertekan karena permintaan Gilang.


“Biar aku temani kamu bertemu dengan orangtuamu,” kata Sandra, bagaimanapun apa yang akan dilakukan Farzan semata-mata demi dirinya juga.


Farzan cukup terkejut mendengar apa yang dikatakan Sandra, tapi juga senang karena wanita itu mau menemaninya.


“Sekalian ingin memperkenalkan diri ke orangtuamu, meski mamamu sebelumnya sudah bertemu denganku,” kata Sandra lagi.


Farzan terpaksa meminta restu demi bisa menikahi Sandra, meski itu tak sesuai dengan ucapannya ke Anisa, tapi Farzan akan tetap melakukannya. Farzan tahu jika restu mungkin tetap takkan didapat, tapi dia pun tidak bisa mengecewakan Sandra begitu saja tanpa perjuangan.


**


Viona ikut bersama Darren ke perusahaan. Mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di depan lobi. Darren terlihat turun dari mobil terlebih dahulu, lantas merapikan jas sebelum mengulurkan tangan ke arah sang istri yang hendak turun.


Saat yang sama, mobil Grisel juga baru saja sampai di depan lobi. Wanita itu senang melihat Darren tapi senyum di wajah seketika lenyap saat melihat Darren menggenggam tangan wanita, kemudian Viona terlihat turun dari mobil dan langsung merangkul lengan pria itu.

__ADS_1


Kembali, Grisel harus ditampar dengan kenyataan yang dilihat. Dia hanya wanita pemuas ranjang yang akan selamanya menjadi nomor kesekian bagi pria yang memeliharanya.


“Apa yang aku harapkan?” Grisel bergumam dalam hati.


Mungkin kini dia baru sadar jika menjadi seorang selingkuhan bukanlah pilihan terbaik, terlebih saat Grisel mulai bermain dengan perasaannya sendiri. Dia mulai nyaman dengan keberadaan Darren di sisinya, sampai tidak sadar jika dia kini mulai jatuh hati ke pria yang menjadikannya selingkuhan.


Grisel turun dari mobil, kemudian berjalan masuk lobi hingga berada tepat di belakang Darren dan Viona. Tidak ingin menatap tapi pada kenyataannya tetap melihat. Claudia pun menangkap gerak-gerik aneh dari Grisel, tahu jika modelnya itu menjadi selingkuhan Darren tapi tidak bisa menasihati karena Grisel sangat keras kepala.


Darren dan Viona berhenti di depan lift. Viona melepas lengan dari Darren, lantas meraih dasi suaminya itu.


“Kenapa ini tidak rapi?” Viona bicara dengan senyum di wajah, sedangkan kedua tangan terlihat merapikan dasi yang melingkar di kerah kemeja sang suami.


Di saat bersamaan, Viona melirik Grisel. Tentu dia tahu siapa wanita yang kini berdiri di belakangnya dan sang suami.


“Tak secantik yang aku kira,” batin Viona dengan seringai di wajah yang tertuju ke Grisel.


Grisel merasa aneh dengan tatapan Viona, kemudian memilih menundukkan wajah.


“Kamu model baru?”

__ADS_1


Pertanyaan Viona membuat Grisel, Darren, dan Claudia terkejut. Darren langsung menoleh dan melihat Grisel di sana.


__ADS_2