Eva My Life Line

Eva My Life Line
di sapa mantan


__ADS_3

hari libur yang membuat hidup eva menggerutu seharian. bagaimana tidak geram, pagi pagi revan sudah membuat kostnya gaduh, di tambah eva harus ikut revan untuk mencari sarapan pagi, dan dia di culik hingga siang hari hanya untuk menikmati jalan jalan pagi di taman. menyebalkan.!!


tapi, di sisi lain eva sedikit bisa melihat sikap revan. di mana dia yang biasanya bersikap tengil dan suka menggoda eva bila sendirian. kini menjelma sebagai pria dewasa saat ada pria yang menatap eva. kagum, saat ada dua anak kecil yang mengamen dia memberikan uang dua lembar berwarna biru dan membelikannya makanan pada pengamen itu.


"apa kamu gak takut uang kamu habis.?" tanya eva


"bersedekah tidak akan membuat hidup kita miskin kan yank." jawab revan dengan tersenyum "selagi tangan kita masih di atas apa salahnya kita berbagi walaupun itu hanya sedikit."


"jika tangan kamu ada di bawah."


"sebisa mungkin aku akan berusaha untuk bangkit, bekerja dengan keras walaupun terik matahari kan membakar tubuh ku. agar tangan ku tidak akan pernah di bawah." jawab revan membuat eva tersenyum dan kagum akan sikap dewasanya dia.


minggu yang membuat eva sedikit mengerti sikap revan bila berjalan di luar dengannya berubah menjadi dewasa, dan jika berduan saja dia akan menjadi pria tengil yang suka menggoda.


****


"woy!!" dengan menepuk punggung eva " kliatannya lagi ada yang kasmaran nich.!!" seru ana hingga mengejutkan eva.


"kamu ini na pagi pagi sudah membuat ku senam jantung saja.!" pekik eva membuat ana tertawa.


"hahahah, maaf maaf lagian muka mu pagi ini terliat seperti orang kasmaran. senyum tebar pesona.?"


"adanya seyum iklan gigi putih.!" gerutu eva dengan menonyor kening ana" lagian mana ada orang kasmaran senyum senyum sendiri.!


"ada, tu buktinya kamu. barusan aku liat kamu tersenyum saat ngaca di spion. ada apa.?" tanya ana.


"gak ada apa apa an.?"

__ADS_1


"tu kan gak mau cerita, malu ya? apa jangan jangan teman aku yang janda sudah dapat pacar baru nich." goda ana membuat eva menggelengkan kepala dan tersenyum


"dari pada kamu perawan masih saja betah ngejomblo" ejek eva


"kayak gak ngaca dirimu masih perawan saja!" selat ana membuat mereka berdua tertawa bersama.


eva yang sudah akrab dan menganggap ana seperti saudara sendiri tak akan sungkan untuk berbagi cerita dan keluh kisahnya. tidak akan marah bila ana menggodanya.


terkadang ana beruntung mempunyai sahabat seperti eva yang juga selalu ada di saat dia kesepian. dulu ana pertama kali bekerja di pabrik, orang pertama yang menyapanya itu eva mengajaknya untuk mencari makan bersama saat jam istirahat hingga sekarang mereka selalu bersama.


dulu mereka mempunyai teman yang sama kocaknya, jail, dan selalu bersama tapi sayang.!! sahabat yang sudah di anggap sebagai saudara sendiri malah membuat semuanya hancur. penghiatan serta menikung suami sahabatnya hingga membuat sahabatnya bercerai.


di saat ana dan eva berjalan untuk menuju gudang. mereka berhenti dan berbalik ke belakang karna mendengar suara yang memanggil eva.


eva terkejut karena salama setahun ini pria itu tidak pernah menyapanya meskipun mereka pernah bertemu di tempat kerja.


semua karyawan tau jika eva sudah bercerai dengan toni, tapi mereka tidak tahu alasan apa eva dan toni bercerai di usia pernikahannya yang masih menginjak satu minggu itu.


dan yang mereka tau sekarang toni sudah menikah lagi dengan teman eva serta sudah memiliki bayi yang baru saja terlahir di dunia ini.


toni yang melihat kepergian eva hanya menghembuskan nafas beratnya, serta tersenyum miris karna tidak bisa berbicara pada eva.


tapi toni tidak akan menyerah, seusai jam istirahat dia akan mencoba untuk mengajak eva berbicara lagi.


aku akan berusaha mengejar mu lagi va, meskipun kamu menghindar dari ku.!" akan aku pastikan akan mendapat kan mu kembali bagaimana pun caranya." gumam toni dalam hati.


****

__ADS_1


di dalam gudang hingga siang hari eva masih saja memikirkan mantan suaminya itu yang tiba tiba memanggilnya serta ingin berbicara dengannya.


eva hanya takut jika dia berbicara pada mantan suaminya itu akan menimbulkan fitnah, apa lagi toni sudah menikah dan mempunyai anak. ia tidak ingin membuat rumah tangga seseorang berantakan apa lagi mereka sudah mempunyai anak.


karna pikiran dan konsentrasinya kacau membuat eva menghembuskan nafas beratnya. ia pun mulai berdiri dari duduknya berniat untuk ke kamar mandi membasuh mukanya yang terlihat kacau.


belum sempat jalan, kaki sudah tersandung dengan kursi di sebelahnya. dia akan terjatuh jika tidak ada orang yang menahan tubuhnya dari depan.


"kalau jalan itu hati hati, jatuhnya gak seberapa. malunya yang banyak.?" kata pria tengil itu dengan mencolek hidung eva yang masih berada di dekapannya dengan saling memandang.


"ih, lepasin.!" seru eva dengan sedikit memberontak antara malu dan sebal karna perkataan revan. "mencari kesempatan." gerutu eva.


"mana ada aku cari kesempatan, jika aku tidak menangkap tubuh kamu, kamu pasti sudah jatuh yank.!"saut revan "tapi di tubruk sama kamu empuk juga yank." genit revan membuat mata eva melotot karna perkataan revan yang sedikit vulgar.


"lepas atau mau aku pukul." geram eva


"cium dulu." rayu revan dengan memalingkan pipinya di hadapan muka eva. tanpa banyak bicara eva menginjak kaki revan membuat si pemilik kaki kesakitan dan melepaskan tangannyanya dari pinggang eva.


"bisa nggak sih yank sedikit .. saja lembut sama aku.? nggak usah pakai kekerasan gitu." gerutu revan yang masih merasakan sakit di kakinya saat duduk di kursi, eva yang melihat revan kesakitan merasa tidak tega dan berdiri di hadapannya


"maaf. " lirih eva "sakit ya." tanya eva membuat revan menatap wajah eva yang terlihat khawatir dan merasa bersalah.


"aku gakpapa kok yank. jangan mukul mukul lagi ya?" revan menggenggam ke dua tangan eva dengan tersenyum,


"enggak janji." jawab eva dengan tersenyum, tangan eva yang di genggam lembut oleh revan membuat jantungnya sedikit berdebar. sama sama menatap satu sama lain dengan tersenyum dan tertawa.


tapi tertawa itu seakan lenyap saat ada pria yang memanggil nama eva. dan membuat eva melihat ke belakang sumber arah yang memanggilnya.

__ADS_1


__ADS_2