
berada di dekat mu, membuat aku terasa nyaman, dan damai. hingga aku tak pernah lagi mengingat masa lalu ku yang kelam.
eva : cepat pulang ya? " pesan eva pada revan terakhir kali saat dia sedang di ganggu mantan suaminya.
revan yang mendapatkan pesan dari eva seperti itu sempat heran, tidak seperti biasanya eva mengirim pesan seperti ini padanya. sepertinya dia sedang tidak baik baik baik saja saat ini. pikir revan?
****
pagi hari ini eva malas sekali untuk berangkat bekerja. karna ia enggan untuk bertemu lagi dengan mantan suaminya itu dan ia merasa kesepian di pabrik karna tidak ada ana dan tidak ada revan.
bukannya takut karna mantan, tapi dia takut akan fitnah dari semua orang yang akan menganggapnya sebagai perusak rumah tangga orang. jika mantan suaminya itu akan menemuinya lagi di gudang.
kalian tau kan jika staf gudang tidak bisa libur sembarangan apa lagi jika mendadak dan tidak ada surat keterangan. karna semua barang di gudang adalah tanggung jawab staf karyawan gudang.
revan : selamat pagi sayank, sudah bangun belum." pesan revan, membuat pagi eva tersenyum saat membaca pesan revan.
eva : selamat pagi juga, ini baru bangun."
revan : cepetan mandi yank, tu di ujung bibir banyak putih-putih yang nempel." balas revan membuat eva reflek menyentuh ujung bibirnya
eva : ihh aku gak ileran ya, iya kalau kamu. kamu kapan pulang?" tanya eva
revan : kenapa, kangen ya?" goda revan
eva : enggak tu, cuma tanya saja. ya udah aku tinggal mandi dulu. jangan lupa sarapan dan hati- hati jika bekerja." balas eva pada revan.
eva berharap semoga revan cepat pulang, agar toni tidak bisa lagi menemuinya.
__ADS_1
kini eva beranjak ke kamar mandi untuk membersih kan badan serta bersiap siap untuk berangkat kerja, meskipun pagi ini membuat hatinya gundah dan tak bersemangat.
sedangkan di sebrang sana yang lagi membaca pesan eva, merasa heran karna kemarin siang dan pagi ini eva selalu menanyakan kapan ia akan pulang.
merasa pesan eva seperti orang takut revan pun segera menelpon asistennya. untuk memesan kan tiket pesawat keberangkatan pagi hari. agar ia bisa menemui eva di jam istirahatnya.
berharap semoga tidak terjadi apa-apa pada eva.
beruntung pekerjaan revan sudah selesai dan pabrik sudah mulai stabil.meskipun ia terasa lelah karna begitu banyak pekerjaan yang menguras tenaga serta pikirannya, ia tetap memilih pulang untuk bisa melihat eva yang menurutnya sedang merasa takut. revan pikir jika ini ada kaitannya dengan mantan suami eva.
****
pagi ini eva begitu merasa takut jika mantan suaminya itu akan datang lagi hingga ia harus segera menyelesaikan setengah pekerjaannya, agar siang hari ia bisa pergi dari gudang untuk menghindari toni yang akan menghampirinya lagi
saat jam istirahat sudah tiba eva segera mengemasi meja kerjanya yang berserakan, mengambil dompet serta ponsel di laci dan akan segera pergi. tapi sayangnya saat eva sudah berjalan keluar dari gudang ia di hadang oleh mantan suaminya dengan tatapan tajam sehingga membuat eva terkejut dan melangkah mundur ke belakang.
eva yang di pegang tangannya oleh toni itu mencoba untuk melepaskannya tapi sialnya toni malah mencengkram tangannya dengan kuat membuat eva tidak bisa melepaskannya.
"aku tau jika kamu mau menghindar dariku, ayo sekarang kita keluar biar semua orang tau."
" kamu gila ya.!!" seru eva dengan memberontak. "kamu itu sudah nikah dan sudah mempunyai anak.!!" pekik eva.
"aku tidak peduli va, sama wanita itu lagi. gara gara wanita itu kamu menceraikan ku. dan wanita itulah penyebab rumah tangga kita hancur.!!"
"kamu pun juga salah. kemakan rayuan wanita itu sedikit saja sudah tergoda dan mau di ajak berselingkuh, apa lagi hubungan kalian terlalu jauh hingga membuatnya hamil.!!" sahut eva.
"waktu itu aku hilaf va, karna waktu itu aku bertengkar dengan mu. dan dia mencoba menenangkan ku, mengajak ku ke clab malam. aku terpengaruh alkohol hingga aku tak sadarkan diri dan berujung di tempat hotel bersamanya." sesal toni
__ADS_1
"aku enggak mau mendengar penjelasan mu lagi toni.!! hubungan kita sudah berakhir dan kita sudah menjalani hidup masing masing. jadi tolong jangan ganggu hidup aku." pekik eva dengan mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman toni.
"aku tidak peduli va meskipun kamu sudah tidak mencintai ku lagi, aku akan tetap mengejar mu dan harus mendapatkan mu bagaimana pun caranya. agar kamu bisa berada di sisi ku selamanya." ancam toni dan menggeret eva untuk masuk ke dalam gudang kembali
eva mencoba memberontak dan menarik tangannya agar ia bisa terlepas dari cengkraman toni tapi sayangnya tenaga eva tidak terlalu kuat untuk bisa terlepas dari tangan toni.
saat eva berusa melepaskan tangannya, ia di kejutkan dengan tangan kekar yang mencengkram tangan toni dan membuat toni melihat ke belakang. tanpa aba aba dia pun langsung memukul toni hingga membuatnya terjatuh dan eva pun terbebas dari cengkraman toni.
eva yang melihat pria yang berada di hadapannya itu seketika menghambur ke dalam tubuhnya, memeluknya dengan erat dan menangis di dalam pekukannya.
revan memeluk eva dengan erat dan masih setia dengan menatap tajam mantan suami eva yang jatuh tersungkur karna pukulan revan yang sangat keras.
"sebaiknya kamu pergi, sebelum aku memukul mu lagi.! dan ini peringatan terakhir ku, jika aku melihat mu lagi di gudang. aku akan pastikan membuat hidup mu hancur." ancam revan dengan tatapan tajam saat melihat toni berdiri dengan mengusap bibirnya yang berdarah.
toni yang melihat eva memeluk revan begitu erat membuat hatinya hancur dan marah. seketika itu ia pergi dari hadapan revan dengan menahan emosinya.
.
.
.
.
💞💞💞💞
babang tengil. ah... !!!! love u.
__ADS_1