Eva My Life Line

Eva My Life Line
promosi


__ADS_3

HAY, aku di sini hanya ingin numpang promosi ya.


boleh gak sih, aku menceritakan tentang kehidupan nyata. tentang kehidupan seorang wanita yang dari masa kecilnya begitu sengsara, hingga di akhir dewasa dia menemukan pendamping yang begitu sayang dengannya.


JULIA, anak perempuan yang tangguh, rela berkorban demi keluarga. dia mempunyai ibu, mempunyia adik, dan mempunyai bapak. tapi bapak itu bukan seperti seorang bapak dia seperti monster dalam keluarganya.


ibu yang sebagai tulang punggung Keluarga, bapak yang sebagai seorang raja tidak mau bekerja dan ingin hidup enak. semua harus serba ada jika tidak di penuhi dia akan marah, memukul anak serta istrinya.


pernah lia dan adiknya di tendang, di pukul, di ludahi jika dia mengganggu istirahatnya ataupun mengambil makanannya. bukan anaknya saja yang di pukul, tapi istrinya pun lebih sering di pukul. jika rokok habis dan telat membelikannya dia akan marah marah. pernah ibu menjual beras hanya untuk beli rokok.


tetangga lia merasa kasihan pada istri dan anaknya. pernah tetangganya membantu ibu lia, tapi malah bapak lia marah marah.

__ADS_1


lia dan adiknya waktu masih sd mereka rela bekerja membantu ibunya jualan gorengan keliling kampung, lia yang membawa nampan di taruh di atas kepala, dan adiknya yang membawa kertas serta petisnya.


dulu pernah mereka kelaparan, memakan nasi basi yang di jemur dan sudah mengering terus di olah lagi untuk menjadi nasi kembali. ibu dan anak makan nasi itu sedangkan bapak makan nasi yang masih enak.


kalian pernah tau gak waktu dulu pendaftaran smp selalu pakai tes, tes pelajaran IPA, B.I MAT. dulu pakai danem dan danem lia 28,8. mungkin karna dia salah pilih hingga dia tidak lolos di smp negeri. hingga dia terpaksa masuk di smp swasta, dan di smp swasta dia terpaksa menyusah kan ibunya. membayar uang gedung yang mahal serta spp tiap bulannya seratus satu lima puluh ribu.


lia waktu smp juga bekerja serabutan lupa akan berteman dan bermain.


di masa lia smp kelas dua dia harus keluar dari sekolah, bukan di keluarkan ya, tapi memang dia yang ingin keluar dari sekolah karna uang spp yang menunggak hingga lima bulan. bukan malu tapi dia tidak tega lagi harus membebani ibunya dan dia juga berkorban buat adiknya yang akan masuk sekolah smp.


di rumah nenek bukan hidup enak tapi juga menderita, benar neneknya sayang sama dia tapi kakek sambungnya seperti tidak ingin dia tinggal bersamanya. lia tinggal di sana juga tau diri mencuci pakaian nenek dan kakeknya, membantu memasak dan cuci piring.

__ADS_1


lia juga bekerja di pabrik cv. bukan pt. setiap lia gajian dia selalu mengirimkan uang pada ibunya.


di waktu umur enam belas, lia mulai berpacaran seperti anak remaja. tapi sayang waktu lia masih polos dan sering di manfaatkan. uang lia waktu itu sering di pinjam yang terakhir lima ratus ribu sebelum di putusin sama cowoknya.


marah pasti, tapi dia tidak bisa berbuat apa apa. hingga dia memutuskan untuk berpacaran dengan temannya.


niatnya hanya untuk memanasinya, tapi lia sadar jika cowok yang di pacari sekarang sangat tulus padanya.


dia yang selalu ada buat lia di saat lia di usir sama kakek tirinya, dia yang memenuhi kebutuhan lia, dia yang mau ikut membiayai sekolah adik lia, dia yang mau membayar semua biaya rumah sakit ibunya saat kecelakaan. dia yang selalu menemani lia di saat ibu lia tiada, dia yang membuat hidup lia menjadi bahagia hingga sekarang.


dia lelaki yang tidak pernah membuat hidup lia sengsara, lelaki yang bertanggung jawab hingga sekarang.

__ADS_1


aku bersyukur tuhan mempertemukan aku dengan dia. lelaki terhebat yang ada di sampingku.


BY. JULIA.


__ADS_2