Eva My Life Line

Eva My Life Line
mantan sahabat


__ADS_3

sudah dua hari saat kejadian yang menimpanya itu, Eva ijin untuk tidak bekerja. ia memilih menenangkan diri di kost untuk mengurangi rasa ketakutannya.


dua hari itu pula Ana dengan setia menemaninya, setiap pulang dari kerja dia selalu ke kost Eva. dia menginap di sana karna dia tidak ingin Eva semakin ketakutan bila sendiri.


sedangkan Revan dua hari ini pergi ke luar kota untuk meninjau cabang pabriknya di sana. tapi ia juga tidak lupa untuk meluangkan waktunya menelfon, atau vidio call bersama Eva. menanyakan kabar kekasihnya dan memberinya semangat untuk mengurangi rasa takutnya.


dan kakaknya eva, dani. saat itu dia yang masih berada di luar kota mendapatkan kabar dari Ana jika Eva hampir di perkosa oleh mantan suaminya membuat dani meradang dan marah. ia tidak bisa pulang karna pekerjaannya yang belum selesai. tapi dia selalu menelpon eva dan menanyakan keadaannya serta berjanji jika keperjaannya dia selesai ia akan langsung menemuinya.


Eva memohon pada dani untuk tidak menceritakan pada bibi serta paman soal kejadian yang menimpanya karna ia takut jika mereka akan tambah mengkhawatirkannya.


beruntungnya eva di kelilingi orang yang menyanyanginya, serta di cintai orang yang begitu tulus menerima dia apa adanya.


eva tau ia tidak boleh berlarut larut dalam ketakutan lagi, karna dia juga tidak ingin melihat orang yang menyayanginya itu mengkhawatirkannya. hingga esok hari ia akan mulai bekerja kembali.


****


"kamu yakin mau bekerja.?" tanya Ana untuk yang terakhir kalinya saat melihat Eva sudah memakai seragam kerja.


"iya, bawel.!!" serunya merasa bosan karna Ana yang tanya dari semalam seperti itu "bosen tau gak sih di kost terus.!" jawab Eva dengan mengerucutkan bibirnya hingga membuat Ana tersenyum.


"Makasih ya An, selalu ada di sisi ku." Ucap Eva dengan memeluk Ana dari samping.


"Apaan sih!" seru Ana dengan melepaskan pelukan Eva dan berdiri. " alay deh.! pagi pagi jangan buat drama menangis." katanya dan membuat Eva tertawa


Eva tau sikap Ana yang tomboy dan cerewet itu sebenarnya, dia orang yang penyayang dan perhatian padanya. mempunyai sahabat sepertinya, membuat dia bersyukur dan berterima kasih pada Tuhan.


"ayo berangkat." ajak Eva dengan semangat dan di anggukkan oleh Ana.


Eva dan Ana berangkat bersama dengan Eva yang menyetir motor Ana.


dua hari tidak bekerja membuat pekerjaannya menjadi banyak dan menumpuk. di sibuk kan dengan pekerjaan hingga jam istirahat, membuat dia melupakan sejenak kejadian yang menimpanya di pantai.


Eva yang menghampiri Ana di meja kerjanya dan mengajaknya untuk mencari makan di luar.

__ADS_1


mereka yang sudah berada di luar pabrik, saat itu mereka berhenti karna mendengar orang yang memanggilnya.


"Eva, Ana" panggil Tia mantan sahabat Eva dan Ana


eva dan ana berbalik ke belakang untuk melihat orang yang memanggilnya. Ana memicingkan mata saat melihat mantan sahabatnya itu sedangkan Eva sedikit terkejut dengan kehadian Tia.


Tia berjalan mendekat ke arah mantan sahabatnya itu dengan wajah yang sembab dan gugup.


"Ev, bisa kita mengobrol sebentar.?" pinta Tia dengan gugup, Ana yang mendengar ajakan Tia itu beralih menatap Eva yang belum menjawabnya.


"Eva tidak bi-." Ana yang akan menjawab sudah di tahan oleh Eva untuk tidak melanjutkan bicaranya


"Kita bicara di sana saja.?" ajak Eva di warung makan yang tidak terlalu ramai.


Eva melangkah dengan menggandeng tangan Ana untuk berada di sisinya, sedangkan Tia mengikutinya dari belakang dengan perasaan bersalah.


kini mereka duduk bersama dengan sara canggung, tidak seperti dulu yang selalu tertawa dan saling bercerita.


"Ev, tolong cabut tuntutan kamu pada mas toni.!" lirih Tia membuat Eva mengerutkan keningnya, sedangkan Ana merasa cuek.


"Maksud kamu apa."


"Mas toni di penjara." lirihnya membuat Eva terkejut dan beralih menatap Ana. sedangkan yang di tatap hanya mengangkat bahu seperti tidak mengetahuinya.


"tolong kasihani anak aku Va.?" dengan menangis. " dia demam, sudah tiga hari anak ku mencari ayahnya tidak mau makan tidak mau minum susu. hingga dia sekarang berada di rumah sakit." imbuhnya, dengan menunduk kan kepala.


"kamu sudah tau Tia apa yang di perbuat oleh suami mu itu pada Eva." sahut Ana hingga membuat Tia menatapnya.


"Aku sudah tau dari keterangan polisi dan suami ku sangat menyesal atas perbuatannya." jawabnya, membuat Ana tersenyum ejek.


suami, astaga.!! tidak malu kah mantan sahabatnya itu mengatakan suami ku di depan mantan istrinya. rasanya aneh sekali di hati ava. bukan dia marah atau cemburu, seperti rasa jijik saat mantan sahabatnya itu mengatakan suami di hadapannya.


"aku mohon Ev tolong cabut tuntutan kamu, tolong bebaskan suami ku dan kasihanilah anak aku. aku berjanji pada mu, mas toni tidak akan mengganggu mu lagi." pintanya dengan penuh harap serta memegang tangan Eva.

__ADS_1


"akan aku bicarakan dulu dengan keluargaku." jawab Eva dengan menarik tangannya dari Tia.


Tia tau jika Eva marah dan membencinya karna perbuatan dia yang sudah merusak rumah tangganya. Tia hanya mengangguk dan berterima kasih serta pergi dari hadapan sahabatnya itu karna mereka sudah enggan untuk berbicara lagi.


Eva menarik nafas beratnya saat mantan sahabatnya itu telah pergi dari hadapannya dan kini tinggal Ana yang masih bersikap cuek.


"nggak usah sok gak tau deh An.!!" seru Eva dengan mendelikkan matanya.


"bukan aku, tapi babang kadal mu yang masukin dia ke penjara.!" jawabnya, hingga membuat Eva terkejut.


"kenapa kamu tidak bilang An."


"aku pikir kamu sudah tau dari pacar mu itu." elaknya dengan santai. " aku tau Va hati mu itu terlalu baik hingga kamu pasti tidak tega memisahkan ayah dengan anaknya." tambahnya lagi.


"kamu tau kan dia tadi bilang jika anaknya sekarang masuk rumah sakit karna mencari ayahnya." kata Eva dan di anggukan oleh ana.


"aku akan bicara dengan Revan jika dia sudah pulang dari luar kota."


.


.


.


.


🍃🍃🍃


babang kadal marah gak ya!! jika eva meminta mantan suaminya di bebasin.


oh iya. sekalian aku numpang promo nich


kalau novel JULIA sudah aku rilis. semoga kalian sukanya di cerita JULIA.

__ADS_1


__ADS_2