Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO
BAB 117


__ADS_3

Aduh ni kalian kenapa pada sujojon sih pada Kevin. Kevin itu orang baik loe dia enggak kayek gitu 🤦. kalian yang komen aku yang di tegur oleh Kevin 😔 tapi komen kalian mantap 😁👍😁


ni ya yang pada nanyak Thor si Kevin kenapa sih dia kok kek gitu sama Tania mau sama Mawar mau gx jelas Kevin. biar enggak salah paham baca part ini sampai habis ok.


🌹🌹🌹🌹🌹


Flashback on.


Sebulan sebelum keberangkatan ke India Kevin berencana ke apartemen Mawar mencoba mencari tau tentang keadaan sahabatnya itu karena sudah beberapa hari ini Kevin sangat sulit menghubungi Mawar. sebelum itu Kevin juga sudah ke hospital untuk mencari Mawar di sana tapi dia tidak menemukan Mawar, akhirnya Kevin mencoba bertanya pada salah satu dokter yang sedang berjalan di hadapannya.


"Permisi Dok saya mau tanya. Apa Dokter melihat Dokter Mawar yang bertugas di klinik anak-anak...??" tanya Kevin berusaha mencari tau di mana Mawar sebenarnya.


"Dokter Mawar." pria itu memikirkan sesuatu. "Saya juga kurang tau sudah beberapa hari belakangan ini Dokter Mawar tidak masuk ke rumah sakit tapi menurut informasi yang saya dengar Dokter Mawar sedang sakit." jawab pria itu.


"Sakit." Kevin mengerutkan keningnya. "Kenapa dia tidak memberitahuku kalau dia sedang sakit. dia benar-benar sangat keras kepala aku harus segera ke apartemennya sekarang."

__ADS_1


"Terima kasih Dok kalau begitu saya permisi." pamit Kevin langsung bergegas pergi dengan langkah yang panjang. pria itu seakan sudah tidak sabar ingin segera bertemu sahabatnya itu. Kevin memarkirkan mobilnya di parkiran mobil setelah sampai di gedung apartemen, lalu pria itu langsung menuju lift menekan tombol 22 yang berati lantai 22, ya karena apartemen Mawar berada di lantai 22. tangan Kevin sudah mengetok pintu apartemen Mawar berulang kali namun pintu tak kunjung di buka juga hal itu membuat Kevin semakin ke habisan kesabaran.


"Mawar... Mawar buka pintunya ini aku Kevin." teriak Kevin dari arah luar. sudah lebih sepuluh kali Kevin memanggil Mawar tapi tidak di buka juga, dengan sangat terpaksa Kevin mendobrak pintu apartemen Mawar guna untuk bisa masuk ke dalam. satu dua kali dobrak sudah di lakukan Kevin namun pintu masih saja seperti semula tidak ada tanda-tanda kalau pintu itu terbuka. hingga di dobrak ke tingga barulah pintu apartemen Mawar terbuka. Kevin bergegas masuk ke dalam mencari di mana Mawar namun sorot matanya tidak menemukan sosok orang yang dia cari melainkan barang-barang hias, sofa pas bunga, foto semuanya benda-benda itu yang awalnya tersusun rapi kini sudah berserakan ke sana kemari sudah seperti rumah tidak di huni sejak lama.


Kevin semakin mengerutkan keningnya, karena tidak biasanya apartemen Mawar berantakan seperti ini. yang Kevin kenal Mawar adalah seorang wanita yang sangat bersih dan rapi bahkan debu sekecil sekalipun tidak akan mampu menempel di lantai apartemen Mawar.


Manik mata coklat Kevin terkunci ke bawah matanya menangkap sesuatu yang tak asing baginya. foto, Kevin melihat foto Mawar dan dirinya di lantai. pria itu langsung meraih apa yang di lihatnya. kerutan di kening Kevin pun semakin terlihat sangat jelas saat pria itu membaca tulisan yang ada di sudut bawah gambar mereka.


"Kevin kau adalah milikku, aku sangat menyayangimu aku ingin selalu berada di sampingmu. Kevin aku sangat mencintaimu." lingkaran love terukir sangat bagus di sudut gambar.


"Kenapa Mawar menulis seperti ini apa jangan-jangan dia."


"Hik... aku membencimu Kevin. kau laki-laki brensek tidak punya hati tidak punya perasaan. seharusnya kamu tau Kevin kalau aku sangat mencintaimu seharusnya kamu bisa menembaknya kalau kenapa selama ini aku selalu perhatian sama kamu." teriak Mawar meluapkan emosinya.


Sementara Kevin berdiri mematung di pintu pria itu tidak berbicara sedikitpun, Kevin benar-benar tidak menyangka kalau selama ini Mawar memiliki perasaan ke padanya. Kevin pikir Mawar selama ini baik ataupun sangat peduli ke padanya itu hanya perasaan teman biasa. Kevin benar-benar tidak menyangka kalau Mawar teryata mencintainya.

__ADS_1


Hati Kevin sesaat sakit mendengar kata-kata itu entah kenapa pria itu langsung terdiam lemah. Kevin membalikkan badannya bergegas pergi meninggalkan apartemen Mawar entah apa yang ada di pikiran laki-laki itu itu sekarang tapi yang jelas Kevin tidak ingin berlama-lama lagi di sini.


"Berhenti...." ucap seorang wanita yang hendak ingin masuk ke apartemen Mawar namun langkah terhenti ketika melihat Kevin terburu-buru keluar dari apartemen Mawar. Kevin pun menghentikan langkahnya berdiri tepat di hadapan wanita itu.


"Bukankah anda pak Kevin sekretarisnya pak Ricko." terka wanita itu mencoba mengingat ingat wajah Kevin sama persis seperti orang yang ada di foto kamar Mawar.


"Iya sayang sendiri, ada apa...??"


Plak... tiba-tiba saja wanita itu menampar wajah Kevin.


"Dasar laki-laki brensek. berani-beraninya kamu menyakiti Mawar teman baikku. aku tidak akan memaafkan mu. laki-laki tidak punya hati bisa-bisanya kamu menyakiti perasaan perempuan sampai segitunya. apa kamu tau gara-gara kamu temanku tidak mau makan tidak mau tidur dia terus-menerus menangis siang dan malam. jangankan keluar apartemen keluar kamar saja dia tidak mau dia selalu mengurung dirinya di dalam kamar. menyebutkan nama kamu berteriak nama kamu memeluk foto kamu apa kamu tau itu hah, dia sudah seperti orang gila kehilangan kehidupan nyatanya. hik... hik... sesama perempuan aku tau bagaimana perasaannya. kamu sangat jahat." wanita itu menangis tersedu-sedu di hadapan Kevin.


Kevin hanya dia tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut Kevin, pria itu memilih pergi.


Sudah satu Minggu setelah kejadian itu Kevin tidak menemui Mawar lagi jangankan menemuiya menelpon saja Kevin sudah tidak lagi. saat itu Kevin ke Indomaret berbelanja bulanan untuk apartemennya sudah kehabisan stok makanan tanpa sengaja Kevin bertemu Mawar di sana juga berbelanja. Kevin mematung di sana di lihatnya wajah Mawar yang masih sembab karena terus-terusan menangis.

__ADS_1


Bersambung.....


Maaf bisa up segini soalnya aku harus kembali kerja, ini aja aku bangun pagi-pagi sekali buat up cerita. mohon di maklumi ya author juga manusia punya kehidupan di dunia nyata 😔


__ADS_2