Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO
BAB 64


__ADS_3

Beberapa mobil telah keluar dari kawasan mansion setelah sesaat gerbang utama di buka, mobil paling depan di kendarai oleh Ricko yang di sampingnya Ratih. Ricko merasa hari ini dia lebih baik menyetir sendiri dari pada mengunakan supir. entah ini karena sikap posesif Ricko atau karena kecemburuannya.


Sedangkan mobil di belakang Ricko di kendarai oleh Kevin dan di sampingnya Tania. sedangkan Kasim Han tepat berada di bangku belakang.


Perjalanan pun menempuh waktu lebih dari 4 jam akhirnya mereka sampai di tempat yang mereka rencanakan kini mobil mereka terparkir mulus di are parkir.


"Ayo turun." ajak Ricko setelah mematikan mesin mobil.


Ricko dan Ratih segera turun dari mobil, Ricko menggengam erat tangan Ratih seraya berjalan ke arah yang memang sudah di pandu oleh papan petunjuk. hingga langkah mereka terhenti saat di hadang oleh seorang pria yang bertubuh gagah dan kekar berdiri tepat di depan mereka.


"Selamat datang di pantai putus asa langsung jatuh cinta. perkenalan saya Rahmat Taulani selaku pemandu wisata pantai akan mengantarkan anda ke tempat peristirahatan. sebelumnya saya ingin bertanya dulu apakah benar ini dengan keluarga bapak Ricko Adiningrat...??" tanya pemandu wisata dengan ramah seraya memberi hormat.


"Ya, saya sendiri. saya Ricko Adiningrat." jawab Ricko.


"Boleh saya lihat kartu identitasnya." ucap pemandu itu lagi. sementara Ricko langsung menyerahkan kartu namanya yang dia ambil dari saku kemeja.


"Mari bapak ibu silahkan ikuti saya." sambung pemandu wisata itu lagi seraya mempersilahkan.


Ratih, Ricko dan lainya pun segera hendak mengikuti pemandu wisata itu namun teriakan seseorang menghentikan langkah mereka.


"Kak Ricko tunggu." teriak seseorang.


"Mawar." guma Ricko setelah membalikkan badannya.


"Kalian pergi kenapa enggak bilang bilang sih." gerutu Mawar dengan nafas ngos-ngosan.

__ADS_1


"Sorry kak mawar kami pikir kakak ada praktek hari ini jadi enggak Nia ajak deh." ucap Tania seraya menampakkan gigi putihnya.


"Praktek di mana coba, ini kan hari libur." gerutu Mawar merasa kesel, padahal Tania sengaja enggak mengajak Mawar supa dia bisa leluasa mendekati Kevin.


"Sudah jangan bertengkar lagi kakak sudah tidak sabar ini." tutur Ratih. setelah itu mereka pun langsung pergi.


*****


Ratih memakai pakaian santai berwarna putih dan celana jeans panjang sementara Ricko memakai kemeja putih lengan panjang dan juga celana jeans berwarna putih.


Setelah selesai berpakaian Ratih keluar dari kamar mandi, ya, entah kenapa Ratih masih merasa malu jika harus menggantikan pakaian di hadapan Ricko. bukan tampa alasan tapi Ratih masih grogi jika membuka pakaian di hadapan Ricko. Ratih membulatkan matanya lebar lebar saat melihat pakaian yang Ricko kenakan.


"Bapak mau pergi kondangan...??" tanya Ratih.


Ricki pun menaikan alisnya merasa heran sekaligus bingung dengan pertanyaan Ratih


"Mana ada orang pergi ke pantai pakai pakaian seperti itu." tutur Ratih menahan tawa.


Sedangkan Ricko langsung menatap dirinya di cermin." Memang ada yang salah dengan pakaianku ini...??" tanya Ricko masih bingung.


"Tidak salah sih, tapi aneh tau enggak." jawab Ratih masih berusaha menahan tawa.


"Jadi aku harus memakai pakaian seperti apa...??"


"Tunggu sebentar biar saya carikan." tutur Ratih seraya mengotak atik koper bawaannya.

__ADS_1



"Bagaimana kalau kita berfoto lebih dulu." ajak Ratih kini menatap penuh mohon ke arah Ricko.


"Baiklah tapi gunakan ponselku saja."


Entah berapa banyak photo yang kini telah mereka ambil hingga ketukan pintu menyadarkan mereka.



(maaf kalau bajunya enggak sama, sama yang di atas maklumi aja ya soalnya susah cariknya.)


"Kakak buruan bentar lagi sore lo." teriak Tania dari arah luar.


"Iya, ini juga sudah siap." sahut Ratih.


"Lama amat sih kak, jangan bilang kalau kakak lagi belah duren ya." teriak Tania lagi.


Ratih langsung menonjok bahu Tania ketika dia sudah membukakan pintu.


"Itu mulut kenapa makin hari makin ember, mau kakak sikat pakai sikat WC."


"Lagian kakak sih lama amat orang udah tungguin dari tadi juga." protes Tania.


"Ya udah ayo kita pergi."

__ADS_1


Bersambung....


Maaf dikit tapi sebentar lagi author up lagi kok tapi di jeda sebentar ya 😁


__ADS_2