Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO
BAB 47


__ADS_3

Di depan gedung MTV Grup terjadi kekacauan yang membuat semua para Karyana keluar dari gedung, ingin melihat apa yang telah terjadi.


"Minggir kalian, berani beraninya menghalangi diriku." teriak Selfi berusaha menerobos masuk.


"Maaf nona Selfi anda tidak di izinkan masuk lagi ke kantor ini." ucap salah satu penjaga yang menghadang Selfi.


"Cepat menyingkir dari sini atau aku akan membuat kalian menyesal seumur hidup." ancam Selfi.


"Sekali lagi kami mohon maaf nona Selfi tetap saja kami tidak bisa membiarkan anda masuk. jadi silahkan pergi dari sini." tutur penjaga satu lagi.


"Aku akan melaporkan hal ini ke pada Ricko dan aku pastikan kalian semua akan di pecat dari sini." ucap Selfi meluapkan emosinya.


"Ada apa ini." ucap seseorang di belang Ratih.


"Kevin." guma Selfi setelah memalingkan wajahnya.


"Maaf nona Selfi ada gerangan apa anda datang kemari..?" tanya Kevin dengan nada ramahnya.


Selfi langsung berlari menghampiri Kevin." Vin di mana Ricko..?? kenapa dia tidak bersamamu..??" tanya Selfi sambil melirik ke


belakang Kevin.


"Tuan muda belum datang. beliau masih tidur." jawab Kevin dengan tatapan dingin.


"Tidur. tidak biasanya Ricko masih tidur di jam segini. cepat Vin, katakan kepadaku apa yang yang telah terjadi kenapa Ricko bisa menikahi Wanita itu...?? tanya Selfi lagi dengan ke adaan uring-uringan tidak bisa tenang.


"Seharusnya anda tahu kenapa tuan muda bisa menikahi nona Ratih. bukankan selam setahun penuh ini anda sangat dekat dengannya. kemana anda di saat tuan muda membutuhkan sandaran dan apa yang anda lakukan di luar sana, bersenang senang dengan pekerjaan anda yang sebagai model kelas dunia atau melayani laki laki hidung belang." jawab Kevin menekankan kalimat terakhirnya.

__ADS_1


Selfi terdiam membisu setelah mendengar perkataan Kevin. apa yang ia takutkan sepertinya akan terjadi sekarang, Selfi menelan ludahnya dengan sangat kasar berusaha agar tidak terlihat panik.


"Apa yang kamu katakan sekretaris Kevin. tentu saja aku keluar negri atas pekerjaan. aku sungguh tidak tahu apa yang terjadi makanya aku bertanya ke padamu." Ucap Selfi dengan tangan gemetar namu Selfi langsung menyembunyikan tangannya di punggung.


Kevin tersenyum miring saat mendengar perkataan Selfi barusan." Lebih baik anda pergi secara baik baik sebelum penjaga bertindak kasar ke pada anda." tegas Kevin yang sudah muak berlama lama.


"Sekretaris Kevin apa yang barusan kamu katakan. kamu mencoba mengusirku." guma Selfi tak percaya dengan sikap Kevin. kerena dulu saat Selfi menjadi kekasih Ricko, Kevin sangat menghormatinya dan memberi apapun yang ia mintak tak terkecuali.


"Apa perlu saya bertindak sekarang." ucap Kevin yang masih dengan sikap dinginnya.


"Jangan lancang kamu Kevin, ingat batasanmu kamu hanyalah seorang sekretaris jadi tidak ada hak kamu mengusirku dari sini. aku akan tetap di sini sampai Ricko tiba dan aku pastikan kalau kamu akan mendapat ganjaran atas sikap ketidak hormatan mu ini." sahut Selfi cepat dia begitu kesal dengan Kevin sekarang.


"Bawa wanita ini keluar dari sini." tutur Kevin lalu melangkah pergi masuk ke dalam kantor. membuat para karyawan berlari kocar-kacir duduk di tempat mereka masing-masing.


"Awas kamu Kevin, aku akan membuat kamu berlutut di kakiku." teriak Selfi.


Selfi yang mengenali suara itu langsung berbalik, dengan langkah terkejut yang di iringi senang Selfi langsung berlari menghamburkan pelukan.


"Sayang aku sangat merindukanmu." tutur Selfi dengan tangan memeluk erat Ricko seakan akan tak ingin melepaskan.


Ricko tidak bergeming maupun membalas pelukan dari wanita yang selam setahun penuh mengisi hatinya.


"Sayang kenapa kamu menghukum ku seperti ini. aku sungguh tidak bisa melihatmu bersama wanita lain." tutur Selfi lagi seraya melonggarkan pelukannya.


"Sayang tatap aku, kenapa kamu melakukan ini semua ke padaku. apa karena pekerjaanku yang sibuk hingga membuat kamu kesepian dan sampai menikahi wanita kelas rendah seperti dia." sambung Selfi lagi dengan sedikit meluapkan emosinya.


Ricko masih saja dengan sikap dinginnya bahkan dia tidak menatap Selfi sama sekali. Ricko ingin marah meluapkan kekesalannya selama ini tapi hatinya masih menyimpan rasa sayang ke pada wanita di hadapnya.

__ADS_1


"Kamu ingin tahu kenapa aku melakukan ini semua..??" tanya Ricko yang kini menatap tajam Selfi.


"Ikut denganku sekarang." sambung Ricko lalu berbalik masuk ke dalam mobil yang di ikuti Selfi.


"Sayang kita mau kemana...??" tanya Selfi heran karena sadari tadi mereka tidak sampai.


"Diam dan duduklah dengan tenang." tegas Ricko.


Setelah menempuh waktu setengah jam kini mobil yang di tumpangi Ricko berhenti di salah satu rumah yang begitu besar di tengah hutan.


"Sayang kenapa kita kesini...??" tanya Selfi lagi namu hasilnya tetap sama Ricko tidak menggubris sama sekali.


Mereka terus berjalan memasuki lorong lorong rumah yang nampak gelap dan sempit hanya cahaya obat yang menerangi lorong yang mereka telusuri sekarang. hingga mereka sampai di ruangan khusus bawah tanah.


"Buka." ucap Ricko lalu dengan cepat pintu yang dibaluti besi dan baja di depan mereka langsung terbuka lebar.


Bulu kuduk Selfi langsung bangun tampa di perintah dia sudah sangat ke takukan sekarang. perlahan lahan Selfi masuk mengikuti Ricko. Selfi langsung membulatkan matanya ketika sudah berada di ruangan itu, seluruh badannya gemetar hebat bahkan bibirnya pun ikut gemetar.


"D-Dia -"


**Bersambung.......


🌹🌹🌹🌹🌹


Ayo author udah up sekarang giliran kalian bantu author dengan cara vote sebanyak banyaknya 🀭🀭


πŸ‘‰πŸ‘‰sangat di tunggu vote dan like kakak πŸ‘‡πŸ‘‡**

__ADS_1


__ADS_2