Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO
BAB 76


__ADS_3

"Keluar !! biarkan suster memeriksa istrimu." ucap ibu Susi yang menatap tajam ke arah Ricko.


"Tapi Bu."


"Ricko... istrimu tidak apa apa percaya sama ibu biarkan dokter memeriksanya." gerutu Ibu Susi berbalik melangkah keluar.


"Anak Tenggik apa yang terjadi dengan istriku...??" tanya ibu Susi kini berada di luar menunggu hasil pemeriksaan dokter.


"Ricko tidak tau Bu, tadi pas Ricko pulang tiba tiba saja Ratih hampir jatuh ke lantai untung saja Ricko cepat menangkapnya kalau tidak, Ricko tidak tau apa yang akan terjadi." jawab Ricko.


"Kamu lagi istri lagi hamil kamu tidak memberi tau ibu. apa kamu tidak mangangap aku ini lagi sebagai ibumu."


"Astaga...." Ricko menepuk jidatnya.


"Ricko lupa Bu." Sambung Ricko lagi.


"Lupa lupa lupa lupa alasan saja, untung saja Kasim Han mengabari ibu." gerutu ibu Susi.


"Oh ya, Ricko hampir lupa, kenapa ibu tiba tiba ada disini?? kapan ibu pulang??.


"Ibu tadinya ingin memberi surprise, makanya ibu sengaja tidak memberi tau kalian tentang ke pulangan. tapi ketika ibu sampai di rumah malah ibu yang di kejutkan tiba tiba Ratih sudah di larikan ke rumah sakit." jawab ibu Susi.


"Kalau sampai terjadi sesuatu dengan Ratih ibu akan menghukum mu." sambung Ibu Susi lagi.


Tak berlangsung lama dari percakapan antara ibu dan anak, seseorang keluar dari ruangan UGD dengan stelan jas sudah rapi berwarna putih.

__ADS_1


"Dokter..." guma ibu Susi bersamaan dengan Ricko.


"Bagaimana keadaan istri saya?? apa dia baik baik saja.??" tanya Ricko cepat dengan tampang paniknya.


"Iya dok bagaimana keadaan menantu kesayangan saya dok...??" tanya ibu Susi juga ikut panik.


"Maaf nyonya, tuan muda. lebih baik kita bicarakan hal ini di dalam ruangan saya saja." tutur dokter itu.


"Tidak perlu kesana di sini saja, cepat katakan bagaimana keadaan istriku." perintah Ricko kini mencengkram bahu dokter itu.


"Ricko. apa apaan kamu ini. jangan buat keributan ini rumah sakit bukan lapangan bola yang bisa bersorak sesuka hatimu. ikuti peraturan rumah sakit ini." bantah ibu Susi seraya menarik paksa tangan Ricko.


"Ayo dok, silahkan."


"Terimakasih nyonya." ucap dokter itu seraya mengelus-ngelus dadanya.


Hembusan nafas terdengar keluar tergesa-gesa di dalam rongga hidung Ricko. bahkan tatapannya menusuk ke arah pria yang menjadi dokter di hadapannya sekarang. terasa sudah tidak sabar lagi bagi Ricko ingin segera mengetahui bagaimana keadaan istrinya dan juga calon anaknya.


"Jadi bagaimana ke adaan menantu saya dok...??" tanya ibu Susi memecahkan keheningan.


"Sebelumnya saya mintak maaf nyonya, tuan muda." ucap dokter itu seraya menundukkan sedikit kepalanya.


"Keadaan nyonya muda sangat memprihatinkan, beliau juga mengalami pendarahan cukup hebat tapi untung saja tuan muda membawa nyonya muda kerumah sakit tepat waktu kalau sampai terlambat sedikit saja bisa fatal akibatnya. janin yang di kandung nyonya muda baru berusia satu bulan dan itu sangat mudah rentak. saya sarankan nyonya muda untuk tidak memakan makanan pedas dan bersoda dulu kerena itu bisa membuat kandungannya berbahaya. kalau boleh saya tau apa makanan apa yang di makan nyonya muda sebelum beliau sakit...??" tanya dokter.


Ibu Susi pun segera menoleh ke arah Ricko." Apa yang di makan Ratih sebelum ia sakit...??" tanya ibu pada Ricko.

__ADS_1


"Ricko tidak tau Bu saat itu Ricko berada di kantor. tunggu Ricko baru ingat saat itu Ratih mengirim pesan pada Ricko kalau dia ingin makan mie goreng aceh." jawab Ricko.


"Sepertinya dugaan saya benar." ucap dokter menyambar omongan Ricko.


"Maksud dokter...??" tanya ibu Susi kini berpaling.


"Saya merasa ada sesuatu yang janggal dengan kasus nyonya muda, sebelumnya saya juga pernah menangani pasien yang kasusnya sama dengan nyonya muda. dan sekarang saya makin yakin kalau nyonya muda sebenarnya diracuni." jawab dokter itu penuh keyakinan.


"Maksud dokter menantu saya keracunan."


"Sepertinya begitu nyonya, karena gejala yang di timbulkan nyonya Ratih sama persis seperti pasien saya sebelumnya. tapi pasien saya sebelumnya bayinya tidak bisa di selamatkan karena terlambat mendapat penanganan. menurut saya sepertinya ada seseorang yang tidak suka akan kehamilan nyonya muda makanya dia sampai nekat melakukan hal itu." ucap dokter.


"Kurang ajar." Ricko langsung terperanjat dari kursi. laki laki itu sudah mengerutkan dalam keningnya bahkan tatapannya sangat mematikan."Aku tidak akan mengampuni orang itu." guma Ricko kecil namun penuh penekanan bahkan rahangnya mengeras dan gemetar.


*****


"Hahahaha .... Ricko yang malang, sekarang kamu harus menyaksikan kematian anakmu yang bahkan dia belum lahir ke dunia ini. itu belum seberapa Ricko atas apa yang telah kamu lakukan kepadaku. aku tidak akan lupa akan hal itu dan aku pasti akan mendapatkan mu kembali." guma Selfi dengan mata sayup sayup menatap foto kemesraannya dengan Ricko yang di simpan di dalam galeri ponselnya. kini Selfi dalam keadaan mabuk di dalam apartemennya sendiri.


"Wanita itu, wanita sialan itu, aku pasti akan menyingkirkan mu." sambung Selfi lagi kini sudah terjatuh di ranjang.


"Sayang jangan memikirkan laki laki sialan itu lagi mulai sekarang kau harus memikirkan ku." guma laki laki bersama Selfi bahkan laki laki itu kini sudah menindih Selfi.


"Hey, kau harus memuaskan ku sekarang, kau mengerti kalau tidak maka aku akan meninggalkanmu." ucap Selfi seraya merangkul leher laki laki itu.


"Kamu jangan takut sayang kali ini aku akan sangat memuaskan mu."

__ADS_1


🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2