Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO
BAB 66


__ADS_3

"Pak Ricko." panggil seseorang yang tak lain adalah Rahmat.


"Ehm."


"Semuanya sudah siap tuan muda Ricko." ucap Rahmat.


"Kerja bagus." sahut Ricko seraya mengerakkan tangannya mengisyaratkan untuk segera pergi.


"Bapak menyiapkan sesuatu...??" tanya Ratih.


"Rahasia, pokoknya malam ini akan menjadi malam yang panjang buat kita." jawab Ricko.


"Pak ayo kita duduk di sana matahatinya sudah mau tenggelam." tunjuk Ratih arah di bawah pohon kelapa.


"Ayo." seraya tersenyum hangat Ricko bisa menebak kalau Ratih pasti akan sangat suka dengan kejutan yang ia siapkan.


Kini Ratih dan Ricko sedang duduk di bawah pohon kelapa pinggir pantai menikmati detik detik tenggelamnya matahari, bagi Ratih ini adalah momen yang paling indah. Ratih menyadarkan kepalanya di bahu Ricko begitupun dengan Ricko menyadarkan kepalanya di kepala Ratih.


"Bapak lihat lah warnanya sangat indah kan." tunjuk Ratih ke arah langit langit yang kini sudah berwarna jingga.


"Iya warnanya sangat indah, seindah dirimu." sahut Ricko membelai rambut Ratih.


"Bapak bicara apa tadi."


Ricko menaikan alisnya." memangnya aku bicara apa...??"


"Itu yang tadi bapak bilang." ucap Ratih seraya memalingkan wajahnya menatap ke arah Ricko, sebenarnya Ratih tahu apa yang di katakan Ricko tadi tapi entah kenapa Ratih ingin mendengarnya sekali lagi.


"Kamu itu sangat indah seindah warna di langit itu." goda Ricko menampakan gigi putihnya. semetara Ratih tersipu malu pipinya kini sudah merah merona.


Ricko segera meraih tangan Ratih mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk mengatakan semuanya pikir Ricko dia juga sudah siap apa yang akan terjadi selanjutnya.

__ADS_1


"Ratih." panggil Ricko dengan suara penuh kelembutan dengan tangan terus membelai rambut Ratih.


"Hem."


"Sayang ada sesuatu yang ingin aku katakan tapi sebelum itu bisakah kamu berjanji satu hal untukku...??" tanya Ricko yang terus saja menatap Ratih dengan penuh kelembutan.


"Berjanji untuk apa?? apa yang ingin bapak katakan??" Ratih mengerutkan keningnya dalam dalam.


"Ada sesuatu yang ingin aku katakan sayang tapi kamu berjanji dulu kepadaku, kalau nanti aku sudah mengatakan semuanya kamu tidak boleh pergi dariku dan kamu harus mendengarkan apa yang aku katakan sampai habis."


"Bapak lagi enggak bercanda kan..??"


"Enggak aku serius."


"Baiklah aku berjanji, asalkan itu tidak menyakiti keluargaku."


Ricko pun mengembangkan senyumannya setelah itu matanya menatap langit langit kini hampir gelap.


"Satu hari sebelum pernikahan kita, aku dan ibu sempat bertengkar."


"Ricko ibu ingin bicara denganmu nak sebentar." teriak ibu Susi dari arah luar namun tidak ada sahutan sama sekali dari dalam, hingga mengharuskan ibu Susi berkali kali memanggil nama Ricko. karena tidak mendapat jawaban juga dari Ricko ibu Susi menerobos paksa masuk. Mata ibu Susi langsung terbelanggak melotot ke arah Ricko yang kini sedang duduk bersantai di atas sofa pakaian nampak kusut, wajah nampak gusar bahkan keceriaan yang biasa ibu Susi lihat dari wajah Ricko anak semata wayang nya kini sirna bagaikan di telan bumi. Ricko tersenyum miring ke arah ibu Susi.


"Apa yang kamu lakukan Ricko?? kamu mabuk.??"


"Hahaha... Ricko tidak mabuk Bu, Ricko sedang bersenang senang bukan kah besok hari pernikahan Ricko."


"Cepat bangun pergi ke kamarmu istirahat, kamu pasti akan sangat capek besok." perintah ibu Susi.


"Bu.." panggil Ricko menatap penuh mohon ke arah ibu Susi.


"Aku tidak mau menikah dengan Ratih Bu." sambung Ricko lagi.

__ADS_1


"Apa apa kamu Ricko." sahut ibu Susi


"Aku tidak mau menikah dengan Ratih Bu." teriak Ricko seraya melempar gelas yang ada di hadapannya.


"Kamu tetap harus menikah dengan Ratih." bantah ibu Susi.


"Aku bilang tidak mau ya tidak mau, kalau ibu tetap bersikeras lebih baik ibu saja menikah dengan Ratih." teriak Ricko meluapkan kekesalannya kini sudah berdiri tepat di depan ibu Susi.


Plakkk....


"Apa yang kamu katakan Ricko, ibu yang membesarkan mu ibu yang merawat mu ibu juga yang membiayai sekolah kamu hingga kamu sukses seperti ini itu karena ibu Ricko, dan di saat kamu sudah besar kamu membantah perkataan ibu. apa ibu ini sudah tidak ada artinya lagi di matamu hah, apa salah jika seorang ibu ingin anaknya menikah dengan wanita pilihan ibunya sendiri." sahut ibu Susi tak kalah keras dari Ricko tampa di perintah air mata mengalir begitu saja di pipi wanita tua itu.


"Tapi Ricko tidak mencintai Ratih Bu, Ricko hanya mencintai Selfi. Ricki hanya ingin menikah dengan Selfi Bu." tutur Ricko menjatuhkan lututnya di lantai seraya memegang tangan ibu Susi.


"Kalau kamu tetap bersikeras ingin menikah dengan wanita ular itu, baiklah ibu tidak akan melarang mu lagi tapi kamu harus melakukan dua syarat." sahut ibu Susi.


Ricko pun langsung mendongkakkan kepalanya." benarkah." mengembangkan senyuman." syarat apa yang ibu berikan maka Ricko pasti akan melakukannya."


"Yang pertama kamu harus tetap menikah dengan Ratih besok, dan yang kedua jalani pernikahan itu dengannya sampai lima bulan. jika dalam waktu lima bulan dia tidak hamil juga maka kamu bisa menceraikannya dan menikah dengan wanita pilihanmu." tutur ibu Susi.


Ricko diam sesaat."Baik Ricko akan melakukan syarat apa yang ibu berikan, setelah itu ibu harus menepatkan janji ibu."


"Ibu tidak akan pernah mengingkari jika itu menyangkut masalah janji. ingat ini baik baik Ricko setelah menikah dengan Ratih nanti kamu harus bersikap posesif terhadapnya, kamu juga harus memperlakukan Ratih layaknya istri. kalian tidak boleh pisah ranjang. kalian juga harus berbulan madu." tutur ibu Susi.


"Aku tidak mau, bukan kah tadi ibu bilang cuma dua syarat."


"Ini bukan syarat tapi ini peraturan Ricko, ini peraturan suami istri."


"Ckckck." Ricko berdecak.


"Ibu harap kamu bisa bersikap bijak, lepaskan tangan ibu. ibu mau istirahat banyak sekali yang harus ibu urus besok." tutur ibu Susi melepaskan tangannya dari dekapan Ricko lalu langsung pergi.

__ADS_1


"Sayang bersabarlah hanya lima bulan saja, setelah itu kita akan bersama selamanya. aku pastikan wanita itu tidak akan hamil."


Bersambung.......


__ADS_2