Gadis Galak Jadi Istri CEO

Gadis Galak Jadi Istri CEO
BAB 97


__ADS_3

Dug... suara detak jantung Tania mulai tak beraturan terlihat jelas di matanya bagaimana dirinya kini sangat dekat dengan Kevin bahkan tidak tercipta jarak di antara mereka. ia berusaha menjauh namun Kevin semakin mendekatinya. bahkan kini suara tarikan nafas Kevin sangat terdengar di telinganya.


"Selesai..." guma Kevin sudah berhasil melepaskan sabuk pengaman Tania lalu laki-laki itu segera menjauh.


Hufff... Tania mengeluarkan suara nafas tak beraturan. wanita itu menelan ludah sangat kasar seraya matanya menatap ke arah celah-celah kaca mobil.


"Apa kau baik-baik saja...??" Kevin tampak khawatir ketika mendengar suara nafas Tania mulai memburu.


Namun suara Kevin seakan tidak terdengar di telinga Tania, hingga membuat ia tidak menjawab pertanyaan Kevin.


"Badanmu tidak panas, apa kita sebaiknya kedokter." Kevin menempelkan tangannya di dahi Tania. sebenarnya Kevin tau apa yang terjadi saat ini pada Tania, sama halnya dengan Tania. Kevin juga merasakan apa yang di rasakan Tania jantung Kevin juga berdetak sangat cepat bahkan lebih cepat dari biasanya namun ia bisa mengendalikan hal itu hingga tidak membuat ia gugu sama


sekali.


"Tidak kak, aku tidak apa-apa. Nia baik-baik saja kok. kalau begitu Nia turun dulu." pamit Tania tangan hendak memegang pintu mobil namun sesuatu menahannya. dengan cepat tangan Kevin meraih tangan Tania memasukkan jemarinya di sela-sela jemari Tania.


Mata Kevin mematung di sana menatap ke suatu tempat. belahan bibir merah jambu itu yang tadinya tertutup kini perlahan-lahan terbuka hingga menampakkan sesuatu yang sangat ingin ia nikmati di sana terlihat dengan sangat jelas. tampa menunggu lebih lama Kevin langsung menanamkan bibirnya di sana seraya di ikuti matanya yang terpejam. menikmati setiap belahan bibir yang memang selama ini ingin sekali ia nikmati.


Tania semakin mematung tangannya sudah di kunci rapat oleh Kevin. ia sangat terkejut apa yang di lakuka Kevin bahkan bola matanya membulat penuh ketika bibir Kevin menyatu dengan bibirnya. sentuhan dan kenikmatan yang di berikan Kevin seakan membuat dirinya terdiam membisu matanya masih saja menatap ke arah depan.


Tak sangka ternyata Kevin sangat pandai bermain bibir. pelan-pelan Kevin memasukkan lidah mencoba menjelajah di sana. tak terjadi perlawanan hingga membuat ia lebih leluasa bermain di sana.


"Apa ini. ciuman pertamaku. kenapa kak Kevin mencium ku. apa dia menyukaiku. sejak kapan dan di mana. kenapa aku tidak merasakannya. bagaimana kalau sampai kak Ratih tau apa dia akan marah. kalau sampai kak Ratih tau dia pasti akan menamparku.

__ADS_1


Tidak terjadi balasan dari Tania wanita itu masih saja mematung menatap lurus ke depan. kalau boleh jujur Tania sebenarnya tidak bisa bermain bibir bahkan ini pertama kali bagi dirinya bersentuhan dengan bibir seorang laki-laki. berbeda dengan Kevin laki-laki itu nampak bersemangat sekali bahkan setiap sentuhan yang ia berikan sangat memuaskan.


Ciuman mereka cukup terbilang lama tapi sesaat kemudian Kevin menghentikan aksinya saat menyadari kalau Tania sudah kehabisan nafas.


Hufff... hufff... hufff... suara nafas Tania begitu cepat ketika Kevin menghentikan aksinya.


"Maaf..." hanya itu yang keluar dari mulut Kevin lalu laki-laki itu kembali duduk di tempatnya.


Tania segera turun dari mobil lalu wanita itu berlari sekuat tenaga ke arah kampus jangankan pamit menoleh ke arah belakang pun tidak.


Kevin mengembangkan senyumnya penuh tangannya menyentuh bibir yang tadinya sempat menyatu."Sangat manis. sarapan pagi luar biasa."


******


"Tidak kemana-mana kak Mawar hanya ingin bersantai saja di taman depan." jawab Mawar santai.


"Dengan pakaian seperti itu...??" kini ibu Susi yang bertanya.


"Memangnya kenapa dengan pakaianku. apa ada yang aneh...??" Mawar memperhatikan dirinya sendiri.


"Iya kau sangat aneh hari ini." jawab Ratih masih heran dengan penampilan Mawar kini sangat seksi.


"Apa kamu bercita-cita ingin mengalahkan Selena Gomez...??" Tanya Ibu Susi.

__ADS_1


"Bukan cita-citaku kan dokter Tante. masak mengalahkan Selena Gomez sih Tante ini ada ada aja."


"Lalu kenapa pakaianmu seperti itu...??"


"Aduh Tante, Tante ketinggalan zaman deh ini kan fashion anak perempuan zaman sekarang. udah ya Tante aku mau pergi ke taman dulu." pamit Mawar.


"Kak kalau kakak sakit panggil Mawar ya." ucap Mawar seraya berjalan.


"Anak jaman now." guma Ibu Susi masih menatap punggung Mawar.


**Bersambung......


Netizen : "Cie cie ada yang double up ni ye.


Author galak : "kenapa enggak boleh...??'


Netizen :"Bukan Thor tapi enggak bisa author baik hati hari ini sampai-sampai double up. aku tau hari ini pasti makan ayam kan, Cie cie yang hari ini makan ayam.


Author galak :"Sok tau lo, gue up itu karena gue lagi baik hati aja ya. kalau enggak sih ogah.


netizen :"Ya ampun Thor kok judes kali sih sama kita, kita ini PEMABACA SETIA Lo Thor 😠


Author galak :"😤😤😤😤**

__ADS_1


Netizen :"Malah ngegas 😂😂😂


__ADS_2