
Iklan Minerva hari ini sudah mulai ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi nasional. Pesona Minerva kali ini benar-benar menarik daya pikat siapa pun yang melihatnya.
Bahkan penayangan iklan dengan durasi pendek yang baru ditayangkan 2 jam yang lalu sudah mendobrak pasaran produk kecantikan milik Maria. Tidak hanya itu, restoran milik Austin juga langsung dipenuhi oleh pengunjung dan kini Emir pun sibuk menerima beberapa orderan Event besar dari beberapa perusahaan.
Sedangkan Minerva kini sedang duduk manis menikmati hari liburnya bersama dengan Mommynya di Mansion.
"Putri cantik Mommy ini memang sangat membanggakan. Bahkan di balik kulit mulus dan paras cantiknya, masih bisa bela diri seperti preman saja." celetuk Mommy yang sudah mendengar laporan dari Austin bahwa Minerva berhasil melumpuhkan beberapa orang preman di depan restoran Jepang.
"Mommy bisa aja ngomongnya." kilah Minerva.
"Hari ini Mommy akan pergi ke butik, dan kau tidak boleh melangkahkan kaki dari Mansion ini." ucap Mommy Moona tegas membuat Minerva mengerutkan dahinya.
"Mommy mengkhawatirkanmu sayang." tangan Mommy terulur mengusap kepala Minerva. "Mommy takut preman kemarin ingin balas dendam denganmu dan membawa pasukan yang lebih banyak lagi untuk menyerang."
"Tapi aku bosan jika hanya duduk saja di Mansion. Bagaimana jika aku ikut Mommy ke butik?" tanya Minerva.
"Baiklah. Mommy tidak bisa menolak keinginan putri kesayanganku ini." ucap Moona yang langsung mengajak Minerva untuk ikut bersamanya.
...🍀🍀🍀...
Di sisi lain, anak buah Titan Mack yang berada di Indonesia langsung mengabarkan tentang keberadaan Minerva kepada Titan. Ia mengirimkan cuplikan iklan Minerva kepada Titan.
"Akhirnya aku kembali menemukanmu, Minerva Bee. Aku pastikan kali ini aku tidak akan gagal. Perang Titan belum sepenuhnya berakhir." gumam Titan dengan senyum seringai melihat video iklan Minerva.
Titan Mack langsung memberi komando kepada anak buahnya untuk membuat perencanaan besar menangkap Minerva sebelum ia sampai di Indonesia. Kali ini ia langsung menghubungi Yolanda yang posisinya sangat dekat dengan Minerva.
Bahkan Titan juga mengetahui bahwa Yolanda bekerja dalam perusahaan yang menampilkan iklan Minerva.
Sedangkan Yolanda kini mulai bimbang saat mendapat perintah dari Titan Mack. Ia paham betul bagaimana nantinya jika ia gagal dalam menjalankan perintah Titan. Tapi di sisi lain, Yolanda tidak ingin sedikit pun mencelakai Minerva.
__ADS_1
Yolanda pun terpaksa mengajukan izin kerja hari ini untuk membuat perencanaan penangkapan Minerva dengan teamnya. Dengan berat hati ia pun melangkahkan kakinya menuju markas besar MackTan yang ada di Indonesia.
Benar saja dugaan Yolanda, sesampainya di Markas besar, seluruh anggota team MackTan sudah menunggu kedatangannya.
"Yolanda, kita sudah lama menunggumu. Kita harus segera bergerak sekarang juga. Kau tahu kan kalau ini adalah misi terbesar Titan Mack untuk MackTan dan kita akan memperoleh uang yang banyak untuk misi ini." ucap pemimpin Mafia Cabang.
"Yes I Know. Sekarang kita buat rencana dengan matang." ucap Yolanda menyembunyikan perasaan bimbangnya.
"Kita sudah membicarakannya sebelum kau datang tadi. Mudah saja saat ini untuk kita menjalankan misi."
"Kau tinggal menemui Minerva dan membawanya kepada kami. Hal yang mudah bukan? terlebih kau sangat dekat dengannya dalam penayangan iklan kemarin." ucap pemimpin cabang.
"Tidak bisa semudah itu. Penjagaan Minerva kini sangat ketat, terlebih beberapa pakar rasi bintang juga masih ada di Indonesia." ucap Yolanda.
Ia akan semakin merasa bersalah jika ia sendiri yang menangkap dan menyerahkan Minerva kepada MackTan. Tetapi ia juga tidak sanggup melihat Minerva dihabisi dengan temanya sendiri.
"Lakukan saja, Yolanda. Kita semua akan back up dari belakang. Jangan risau dengan keselamatanmu sendiri. Karena kita akan selalu bekerja sama."
Yolanda segera menghubungi Minerva untuk menanyakan dimana dirinya sekarang berada. Saat mengetahui Minerva ada di butik Moona, ia pun bergegas ke sana diikuti oleh teamnya.
Yolanda sengaja membawa mobil milik temannya untuk menemui Minerva. Sepanjang jalan ia terus berfikir bagaimana caranya membawa Minerva pergi dari butik Mommynya.
Team yang mengikuti mobil Yolanda dari belakang kini merasa tidak sabar karena Yolanda mengendarai mobilnya dengan kecepatan di bawah rata-rata. Mereka pun mendahului Yolanda dan menuju butik Moona lebih dahulu.
"Kita sudah tidak bisa mengandalkan Yolanda untuk misi ini. Kita sudah tahu dimana Minerva berada, jadi mudah saja kini untuk menangkapnya." ucap salah satu team yang kini memegang kemudi mobil.
Melihat teamnya mendahului mobilnya, Yolanda pun paham bahwa mereka sudah mencurigai gerak gerik Yolanda. Akhirnya Yolanda pun segera mengikuti mobil yang ada di depannya.
Tepat saat mereka sampai di depan butik Moona, nampak Minerva yang sedang memainkan ponselnya di depan Butik Mommynya. Tanpa menunggu lama, salah satu dari team menghampiri Minerva.
__ADS_1
"Minerva Bee,"
Minerva mengangkat kepalanya saat mendengar namanya dipanggil.
"Kami mendapat perintah untuk menjemput anda, Nona." ucap salah satu team tersebut dengan sangat sopan.
Yolanda buru-buru keluar dari mobilnya dan menemui Minerva. "Maaf Tuan, sayangnya aku yang lebih dulu membuat janji dengan Minerva." ucap Yolanda dengan nafas yang terengah-engah.
Minerva pun memandang ke arah Yolanda dan pria di hadapannya bergantian. Nampak baju ang dikenakan pria tadi ada lambang MackTan di kerahnya membuat Minerva paham bahwa Titan Mack sudah menurunkan perintah untuk menangkapnya.
Bahkan Minerva juga paham jika Yolanda kini sedang dalam masalah yang besar.
"Duduklah dulu, Tuan. Kita bicara dengan baik-baik di sini."ucap Minerva mempersilakan duduk.
"Aku memang sudah ada janji bertemu dengan Yolanda, tapi jika aku boleh tahu, siapa yang memerintahkanmu datang kemari?" tanya Minerva kepada pria tadi dengan nada yang sangat santai.
Sayangnya ponsel laki-laki tadi berdering dan ia pun mohon diri dari hadapan Minerva untuk mengangkat telefon yang masuk. Setelah itu ia pun masuk ke dalam mobil dan meninggalkan butik Moona.
Kini tinggal Minerva dan Yolanda yang sedang duduk di depan butik.
"Bawa saja aku kemanapun kau mau, Yolanda. Tapi aku akan izin dulu pada Mommy." ucap Minerva sambil mengedipkan matanya.
Yolanda menelan ludahnya kasar, Ia paham sekali bahwa Minerva pasti sudah mempersiapkan semua ini.
Tak lama kemudian Minerva sudah membawa tasnya untuk mengikuti kemana Yolanda mengajaknya pergi. Sedangkan Moona melihat Putrinya dari dalam butik dengan perasaan was was yang begitu mendalam, terlebih pesan Minerva sebelum pergi membuatnya lebih berhati-hati.
Kini Minerva sudah berada di dalam mobil yang dibawa oleh Yolanda. Selama perjalanan, Minerva mencoba mengajak ngobrol Yolanda yang nampak sangat gugup mengendarai mobil. Minerva sendiri sadar dan paham jika Yolanda pasti sudah dalam pengawasan Titan dan juga anak buahnya.
Yolanda mengarahkan mobilnya ke arah jalan markas besar MackTan. Sayangnya akses jalan tersebut ditutup dan nampak beberapa polisi berjaga-jaga di depan sana. Tidak hanya polisi, Austin dan juga Emir juga tampak berdiri diantara jajaran polisi tersebut.
__ADS_1
Mau tidak mau kini Yolanda harus berhadapan dengan atasan kerjanya sendiri.