Gadis Scorpio

Gadis Scorpio
Tempat Asal Minerva


__ADS_3

Minerva sangat terkejut saat mendengar bahwa dirinya adalah putri kesayangan Dewi Metis. “Berarti aku juga anak dari Dewa Zeus?” tanya Minerva sambil melepaskan pelukan Dewi Metis dan menatap netra ibunya.


“Tentu saja. Kau adalah putri kesayangan kami, Minerva.” Jawab Dewa Zeus yang tiba-tiba datang dari belakang. “Biarkan aku memeluk putri kesayanganku, sekarang.” Pinta Dewa Zeus mengambil alih Minerva dari rengkuhan Dewi Metis.


Kini Minerva baru merasakan kasih sayang orang tua yang lengkap. Dia benar-benar tidak menyangka siapa dirinya sebelumnya. Dewa Zeus segera mengajak Minerva ke ruangan khusus miliknya yang memang sudah ia persiapkan untuk Minerva. Minerva diperlihatkan beberapa sistem yang ada di langit, sistem yang digunakan di bumi dan perpaduan antara sistem keduanya.


Kini Minerva baru menyadari bahwa Sistem Scorpio miliknya merupakan sistem perpaduan dari sistem langit dan bumi yang sekarang sedang diincar oleh para Titan. Sepuluh tahun para Titan menyerang Alam Dewa tidak lain hanya untuk mendapatkan sistem tersebut. Sayangnya, sampai saat ini mereka belum menemukan dimana sistem itu berada.


Mendengar nama Titan, membuat Minerva mengingat sesuatu. Yap, nama pemimpin mavia yang disewa oleh Tuan Arthur selalu petinggi pakar rasi bintang dunia.


“Titan?” tanya Minerva dan Dewi Metis langsung mengiyakan pertanyaan putrinya. “Apa ini ada hubungannya dengan Titan Mack?” Minerva kemudian menyalakan sistem scorpio dan meperlihatkan Titan Mack pada Dewa Zeus dan juga Dewi Metis.


Betapa terkejutnya mereka berdua setelah mengetahui bahwa Panglima Titanomakhia sudah berada di dunia dan berhasil menemukan Minerva. Bahkan ia juga sudah mencoba untuk melenyapkan Minerva dengan Bom yang sengaja dipasang di jet ski yang disewa oleh Minerva saat wisata di pantai. Minerva yang melihat layar yang ditampilkan oleh sistem scorpio pun langsung menutup mulutnya.


“Apa aku sudah mati?” tanya Minerva.


Ia kini mengingat bahwa jet ski yang ia naik meledak di tengah pantai dan setelah itu Minerva tidak sadar apa yang terjadi padanya. Karena Minerva tiba-tiba saja dalam sekejap sudah berada di Alam Dewa.


“Tidak sayang. Kau hanya pulang sementara ke alam asalmu.” jawab Dewi Metis yang kini terus berada di samping Minerva.


“Kau tidak akan mati karena kau akan mengemban tugas untuk menjaga dunia ini dari berbagai kekejaman yang akan datang.” timpal Dewa Zeus membuat Dewi Metis langsung memeluk Minerva dengan sangat erat. Rasanya ia tidak ingin Minerva kembali jauh darinya.


“Tidak! Minerva akan tetap disini bersamaku. Jangan pisahkan aku lagi dengannya! Aku tidak mau.” ceracau Dewi Metis beruraian air mata.


Melihat istri kesayangannya menangis, membuat Dewa Zeus iba dan merasa tidak tega. Namun ia tidak dapat berbuat apa-apa karena Minerva sudah ditakdirkan untuk lahir sebagai Dewi Athena yang memiliki tugas untuk melindungi dunia. Ia juga menjadi dewi intelektual yang bijaksana, dimana sifat ini menurun dari ibunya.

__ADS_1


“Minerva tetap akan mengemban tugas ini, sayang. Aku akan memberimu waktu tiga hari bersama Minerva. Nikmati kebersamaan kalian karena setelah ini, Minerva akan kembali mengemban tugasnya.” Ucap Dewa Zeus meninggalkan Dewi Metis dan juga Minerva.


Mata Dewi langsung berbinar mendengar ucapan Dewa Zeus. Ia pun sangat berterima kasih pada suaminya atas waktu singkat yang telah diberikan padanya dan Minerva.


Keduanya pun benar-benar menikmati kebersamaan mereka selama tiga hari. Minerva banyak belajar tentang bagaimana mengoperasikan sistem scorpio bersama dengan Dewi Metis. Ternyata sistem scorpio miliknya lebih canggih dari perkiraannya selama ini. Kini Minerva benar-benar sudah menguasai sistem scorpio. Tidak hanya itu, Minerva juga mengantongi nama-nama yang para Titan yang menjadi musuh besar Dewa Zeus dan saudara-saudaranya.


Dewa Zeus benar-benar tidak mengganggu kebersamaan Dewi Metis bersama Minerva. Malam ini terakhir kalinya Minerva bersama dengan Dewi Metis. Minerva merasa waktu berlalu terlalu cepat dan terasa sangat singkat. Dewi Metis terus menerus memandangi putri kesayangannya. Meskipun berat, namun Dewi Metis tetap harus melepaskan Minerva demi kebaikan Alam Dunia. Kini waktu yang tepat untuk Minerva kembali ke dunia.


“Aku akan menantikan putriku kembali.” ucap Dewi Metis yang memeluk Minerva dengan sangat erat.


“I will back soon for you.” balas Minerva memeluk Dewi Metis dengan sangat erat. Setelah itu, Minerva pun kini mulai mengoperasikan mesin waktu dalam sistem scorpio yang dapat membawanya kembali ke dunia.


Benar saja, dalam hitungan detik saja kini Minerva sudah berada di tepi pantai, tempat terakhir yang membawa Minerva kembali ke langit. Minerva memandangi bintang bintang yang berkilauan di atas sana dengan membawa perasaan bahagia bercampur rindu.


“Aku baru saja meninggalkan pantai ini selama tiga hari, tapi kenapa semuanya terlihat sangat berbeda?” gumam Minerva sambil mengedarkan pandangannya menyapu sekeliling pantai.


Pantai yang ia tinggalkan sebelumnya, memang ada penginapan di sekitarnya. Tapi tidak seramai dan semegah yang ia lihat saat ini.


“Apakah pembangunan semua ini hanya dilakukan dalam waktu tiga hari?” tanya Minerva pada dirinya sendiri.


Ia pun melangkahkan kakinya menuju salah satu gazebo di tepi pantai dan menyalakan sistem scorpio untuk mencari informasi tentang beberapa pertanyaan yang muncul dalam benaknya.


Scorpio’s System give you an information *translation* >> Minerva telah meninggalkan bumi selama 3.000 hari menurut hitungan waktu di dunia.


Melihat informasi dari sistem scorpio membuat Minerva sangat terkejut. “What??!!! Berarti aku sudah meninggalkan tempat ini selama 8 tahun 2 bulan 20 hari.” gumam Minerva mengusap wajahnya kasar.

__ADS_1


Minerva menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan. Kini dia mulai memikirkan bagaimana caranya meneruskan kehidupannya saat ini. Tentunya semua orang mengira Minerva sudah mati saat ini. Akhirnya kembali mencari tahu tentang apa yang terjadi 3.000 hari yang lalu saat ia meninggalkan dunia ini. 


...🍒🍒🍒...


Readers tersayang, mampir yuk ke Novel keren dengan judul "Maafkan Aku, Istriku" karya Nazwa Talita.


Nih dia cuplikannya...


Perjuangan Abimanyu untuk mendapatkan kembali cinta Renata, sang istri yang telah berulang kali disakitinya.


Tidak mencintai gadis yang menjadi wasiat terakhir ibunya membuat Abimanyu seringkali menyiksa dan menyakiti hati Renata hingga berkali-kali.


Akankah Bima bisa kembali mendapatkan cinta istrinya? Sementara hati Renata telah mati rasa akibat perbuatan Abimanyu yang telah menyebabkan buah hati dan ibunya meninggal dunia.


"Mas Bima-"


"Panggil aku Tuan seperti biasanya, karena kau hanyalah seorang pembantu di sini!"


"Ta-tapi Mas, kata Nyonya-"


"Ibuku sudah meninggal. Aku menikahimu karena keinginan ibuku, Jai kau jangan berharap dan bermimpi kalau aku akan menuruti keinginan ibuku untuk menjagamu!"


"I-iya, Tu-Tuan ...."


__ADS_1


__ADS_2