
"Minerva, kamu cantik sekali sayaaang." puji Moona yang langsung memeluk Minerva.
"Tante Moona juga sangat cantik malam ini." balas Minerva memuji Moona.
"Hello Minerva, saya sangat bersyukur dapat kembali bertemu denganmu." ucap Tuan Arthur yang kini berdiri tepat di belakang Minerva.
Minerva pun berbalik dan menyalami Daddynya Austin. "Nice to meet you too, Mr. Arthur." balas Minerva.
Kini Mommy Moona mengambil mic dan Minerva pun berpindah berdiri di samping Austin. Mommy Moona mengucapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran para tamu undangan dalam acara syukuran atas kesembuhannya kali ini.
"Yang lebih membuat saya lebih bersyukur pada malam ini adalah saya telah menemukan mutiara yang sudah hilang puluhan tahun lamanya."
Mommy Moona kemudian menceritakan pada tamu khususnya yang hadir pada malam itu saat ia kehilangan bayi perempuannya saat berusia tujuh hari. Berbagai usaha telah ia lakukan untuk menemukan bayi perempuannya yang sudah lama menghilang dan akhirnya kini ia berhasil menemukan bayi perempuannya.
Mommy Moona memperlihatkan hasil tes DNAnya dengan putrinya yang kemarin dilakukannya saat dirawat di rumah sakit pada semua tamu undangan.
Austin sedikit terkejut atas penuturan Mommy nya kali ini. "Kenapa Mommy tidak mengatakan hal sepenting ini denganku?" gumam Austin dalam hati.
Keterkejutan Austin makin menjadi jadi saat Mommy nya menarik tangan Minerva dan memintanya berdiri di sampingnya.
"Kenalkan, ini adalah bayi perempuanku yang sudah lama menghilang dan kini aku telah kembali menemukannya." ucap Mommy Moona terbata-bata sambil meneteskan air matanya. Ia kemudian memeluk Minerva dengan sangat erat hingga membuat para tamu undangan yang hadir turut merasakan haru yang kini menyelimuti nya.
"Minerva, kamu adalah putri Mommy, sayang. Kali ini Mommy tidak salah karena bukti juga sudah menyatakan kecocokan kita berdua."
"Usaha Mommy kali ini terbayar Minerva. Mommy akhirnya bisa menemukan bayi cantik Mommy." ucap Mommy Moona ditengah isak tangisnya.
POV Minerva
Ada apa dengan semua ini? Aku benar-benar tidak paham dengan semua ini. Bagaimana mungkin aku adalah bayi Tante Moona? Bukankah aku putri Dewi Metis dan Dewa Zeus? Tapi kenapa jadi seperti ini?
Apa ini hanya jebakan? Atau kebohongan? Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Tapi tante Moona memiliki bukti akurat tentang semua ini.
Scorpio...
__ADS_1
Ya.. Aku butuh penjelasan dari semua ini.
...βββ...
"Mom, apa apaan ini?" tanya Austin berbisik agar tidak mempermalukan Mommy nya di depan para tamu undangan.
Kini Wempy yang diminta untuk menjadi pembawa acara paham dengan keadaan Austin dan Minerva yang sangat terkejut atas kabar yang diutarakan Mommy Moona. Ia pun mengambil alih mic dan mencoba menguasai suasana di Mansion Utama.
Wempy mempersilahkan Mommy Moona, Minerva, Austin dan juga Daddy Arthur untuk meluahkan kerinduan mereka di dalam ruangan yang sudah disiapkan, sedangkan para tamu undangan yang lain diminta untuk menikmati hidangan yang sudah disiapkan..
...πΏπΏπΏ...
Sesampainya di ruangan yang disiapkan, Minerva undur diri ke kamar kecil untuk menetralkan segala keterkejutannya malam ini. Sedangkan Austin langsung meluapkan amarahnya kepada Mommy dan Daddynya.
"Bercandaan Mommy gak lucu! Please Mom, jangan permiankan perasaan Minerva dengan semua candaan ini!" pinta Austin yang masih tidak percaya dengan penyampaian Mommy nya jika Minerva adalah bayi cantik Mommy Moona yang dulu hilang.
"Tapi Mommy tidak bercanda Austin." timpal Mommy Moona. "Ini kenyataan, Mommy juga punya bukti yang kuat untuk apa yang Mommy sampaikan tadi."
Mommy Moona terduduk lemas dengan tuduhan putranya kali ini. Ia pun menyandarkan tubuhnya di sofa sambil memegangi da da nya yang mulai terasa sesak.
Melihat istrinya mulai tak berdaya, membuat Daddy Arthur angkat bicara. "Apa kamu pikir mommymu serendah itu?!!" gertak Tuan Arthur.
"Daddy bahkan langsung menemui Mommy setelah dari bandara hanya untuk mengetahui kebenarannya. Karena Daddy juga ingin tahu bagaimana keadaan putri Daddy." timpal Tuan Arthur.
Austin mulai mengatur nafasnya saat melihat Mommy nya terus memegang dadanya. Ia pun mendekati Mommy nya dan memberikan ventolin inhaler untuk meredakan sesak di dadanya.
"Maafkan aku, Mom. Aku hanya tidak siap dengan kebenaran ini." ucap Austin sambil memegang tangan Mommy nya.
"Aku mencintai Minerva, aku hanya ingin menjadi suami Minerva, bukan menjadi kakak kandungnya." jelas Austin. "Kumohon katakan bahwa semua ini bohong. Aku mohon dengan sangat, Mom."
"Aku mencintai Minerva sejak 8 tahun yang lalu. Kini cintaku sudah kembali, Mom. Mommy tahu sendiri bukan bagaimana aku tidak bisa membuka hatiku untuk wanita lain? Karena selama ini tidak ada yang bisa menggantikan Minerva di dalam hatiku."
Mommy Moona kini hanya menundukkan kepalanya sambil mengatur nafasnya. Ia tidak menyangka putranya benar-benar mencintai Minerva, adik kandungnya sendiri.
__ADS_1
"Bukankah Daddy sudah bilang jika kau dilarang untuk mencintai Minerva?" ucap Daddy Arthur membuat Austin berdecih kesal.
"Kita tidak akan kehilangan Minerva lagi, Austin. Sayangi dan terima Minerva sebagai adikmu!" pinta Daddy Arthur.
"Kenapa kalian tidak pernah mengerti perasaan aku??!!" teriak Austin kesal dan keluar menuju balkon di ruangan itu.
...π«π«π«...
Sedangkan Minerva kini langsung membuka sistem scorpio untuk mengetahui tentang kebenaran yang disampaikan oleh tante Moona.
Sistem Scorpio pun memperlihatkan bagaimana kejadian sebelum Dewa Prajurit membawanya ke panti asuhan. Ternyata untuk terlahir di dunia, Minerva memang dipindahkan ke alam rahim dan rahim itu adalah milik Moona.
Minerva pun teringat saat Tante Moona bercerita bahwa ia tiba-tiba melahirkan tanpa mengetahui kapan dia mulai hamil. Setelah 7 hari Minerva terlahir di dunia, Dewa Prajurit pun diperintahkan untuk menculik bayi Minerva dan menitipkan nya di panti asuhan.
Dan saat itu Minerva pun benar-benar terlindungi Dewa prajurit hingga Moona dan seluruh keluarganya tidak bisa menemukan Minerva. Dan kejadian saat ini memang sudah digariskan dan tertulis untuk Minerva dimana ia akan bertemu dengan keluarganya di dunia saat usianya hampir 25 tahun.
"Minerva!" panggil Tuan Arthur sambil mengetuk pintu kamar mandi. "Kau baik-baik saja?"
Panggilan Tuan Arthur membuat Minerva menyimpan kembali sistem scorpio dan menjawab panggilan itu. "I'm okey." jawab Minerva yang kini menampakkan dirinya di hadapan Tuan Arthur.
"Maafkan Daddy, Daddy teramat sangat menyesal pernah berlaku yang tidak baik padamu, Minerva. Daddy mohon maafkanlah Daddy." ucap Tuan Arthur yang kini bersimpuh di kaki Minerva.
Minerva langsung mencegahnya bersimpuh dan meminta Tuan Arthur untuk berdiri.
"Saya mohon jangan seperti ini, Tuan. Saya sudah lama memaafkan Tuan." jelas Minerva.
"Aku bukan Tuanmu Minerva, aku daddymu. Panggil aku Daddy jika kau memang memaafkanku."
Minerva terdiam sambil menundukkan kepalanya. Meski semuanya memang benar adanya, tapi Minerva masih sangat shock dengan kebenaran ini semua.
Austin dan Mommy Moona pun sama-sama memandang ke arah Minerva dan menunggu kalimat yang terucap dari bibir Minerva.
Merasa dirinya kini menjadi pusat perhatian antara Daddy, Mommy dan juga Austin, Minerva menarik nafasnya dalam-dalam. "Dad __ dy," ucap Minerva terbatas membuat satu bulir air mata jatuh di pipi Tuan Arthur.
__ADS_1