Gadis Scorpio

Gadis Scorpio
Wanita Pemilik Koper


__ADS_3

Saat Minerva sedang menyusuri jalanan, tiba-tiba ada seorang wanita yang berlari ke arahnya dari belakang dan menepuk bahunya. Dia terlihat terengah-engah karena dikejar oleh tiga orang laki-laki berbadan besar. “Aku titip koper dan ponselku. Bawa lari secepatnya!” perintah wanita tadi yang kembali berlari meninggalkan Minerva.


"Hei, kamu siapa?" teriak Minerva yang masih diliputi oleh rasa kagetnya.


"Oland!" teriak wanita tadi.


Minerva kemudian berbalik dan ia melihat dari kejauhan ada tidak orang pria bertubuh kelar yang sedang mengejar wanita yang bernama Oland tadi. Dengan cepat Minerva mencari tempat bersembunyi.


Minerva pun berlari ke arah kedai di pinggir jalan dan segera bersembunyi di balik dinding salah satu kedai yang ada tersebut sambil mengintip apa yang terjadi dengan wanita itu. Ternyata ketiga pria yang mengejar Oland tadi berhasil menangkap Oland dan membawanya masuk ke dalam mobil jeep yang datang dari arah yang berlawanan.


Setelah itu Minerva melihat mobil jeep tadi bergerak ke arah selatan dan kini menjauh dari pandangan Minerva.


“Apa yang sebenarnya terjadi dengan wanita itu?” tanya Minerva dalam hati sambil menatap ponsel yang dititipkan wanita itu padanya.


Terlihat foto seorang wanita yang berdiri di dekat Gajah di layar ponsel yang masih terkunci. Sekilas bibir Minerva tersenyum, “Bukankah barang-barang ini sangat aku perlukan?” gumam Minerva.


“Aku akan menggunakan barang wanita tadi, setidaknya nanti aku akan membantu masalahnya sebagai balas budi.” ucap Minerva yang mulai mengoperasikan ponsel yang ada di tangannya.


Hal yang mudah bagi Minerva jika hanya membuka kunci layar ponsel wanita tadi dengan bantuan sistem scorpio. Minerva sedikit penasaran tentang data yang tersimpan dalam ponsel tadi, tapi ia urungkan niatnya untuk mengutak utik karena ia harus melakukan hal yang lebih penting dari pada itu.


Kini Minerva langsung memindahkan beberapa nominal uang digital dan juga berkas penting miliknya ke dalam ponsel tersebut. Hanya sekejap saja dan usaha Minerva berhasil.


Setelah itu ia kembali berjalan mencari penginapan terdekat. Minerva kini sampai di depan Bee Hotel dan segera menyewa satu kamar sederhana untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


"Bisa tolong perlihatkan kartu identitas anda, Nona?" tanya resepsionis hotel.


Minerva langsung mengambil ponsel dan memperlihatkan data dirinya. "Aku baru saja kecopetan." Aku Minerva berbohong. "Jadi aku hanya punya kartu identitas di ponsel saja." jelas Minerva.


"Anda tidak perlu khawatir, Nona. Kami akan mengeprintnya disini." timpal resepsionis tadi sambil menunjukkan komputer dan pinter milik hotel yang ada di mejanya.


"Wah kebetulan sekali. Apa aku juga boleh menumpang untuk mengeprint sepuluh berkas untuk keperluanku mencari pekerjaan besok?" tanya Minerva.


"Tenang saja, aku akan membayarnya dia kali lipat dari harga biasanya." lanjut Minerva yang kemudian dibalas oleh resepsionis tadi dengan anggukan kepala.


"Tentu saja boleh Nona. Kirimkan berkasnya ke email kami dan kami akan segera memprosesnya." jawab resepsionis tadi.


Minerva pun menyerahkan berkas miliknya untuk di print. Setelah Minerva selesai mengeprint beberapa berkas penting miliknya dan membayar uang sewa kamar dengan uang digital yang ada dalam ponsel yang ia pegang, kini Minerva memesan makan malam di restoran sebelum ia melangkahkan kakinya menuju kamar sewanya.


“Hemmm, aku tahu ini pasti karena sistem scorpio yang sudah memprogramkan semua ini.” gumam Minerva dengan senyum yang merekah di bibirnya.


Minerva pun meraih handuk dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Tepat saat ia selesai mandi, pelayan hotel mengetuk pintu kamarnya untuk mengirim makan malam pesanannya. Kini Minerva menyantap makan malamnya sambil membuka Macbook dan ponsel secara bersamaan untuk mencari informasi tentang wanita pemilik koper.


Yolanda Chya // 25 Tahun // Anggota Mavia Wanita MackTan // Saat ini bekerja sebagai wakil manager di sebuah perusahaan Event Organizer terbesar // Single //


Setelah mendapatkan informasi singkat, Minerva kini menyalakan sistem scorpio untuk mengetahui masalah dari Yolanda Chya hingga dirinya dikejar dan ditangkap. Kini layar transparan Sistem Scorpio memperlihatkan kehidupan Yolanda Chya sehari-hari. Ternyata Yolanda merupakan salah satu anak buah dari Titan Mack yang kini mengetahui tentang kebohongan yang merupakan rahasia besar salah satu perusahaan makanan ringan yang sangat terkenal di negeri ini.


"Whatttt?!! Wanita ini anak buah Titan Mack?" pekik Minerva sangat terkejut.

__ADS_1


"Bukankah Titan adalah mavia yang hampir tidak tertandingi dan sulit untuk dilumpuhkan? Tapi kenapa anak buahnya sangat mudah tertangkap oleh mavia yang lain?" tanya Minerva pada dirinya sendiri.


Beribu pertanyaan dalam benaknya tak mungkin terjawab dalam waktu singkat. Akhirnya selesai makan malam, Minerva segera mengganti bajunya dan kemudian keluar ke balkon kamarnya untuk sekedar menghirup udara malam yang dingin.


...🍒🍒🍒...


Hai Readers tercinta, Mampir ke Novel Bestie aku yuk.


Nama Pena : Triple. 1


Judulnya : Truly Madly Love


Nah, ini dia cuplikan ya. Dijamin ceritanya seru dan bikin penasaran terus sama lanjutannya.


...Hubungan jarak jauh tidaklah mudah. Apalagi jika keadaan yang sangat memaksa membuat mereka terpaksa menjalaninya....


...Walaupun Lily lebih muda tujuh tahun dari Zack Alexander. Lily dapat membuktikan bahwa dia dapat bertahan dengan ketulusan cintanya....


...Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat dalam menjalani hubungan jarak jauh. Pada tahun kelima, Zack menghilang. Lily kehilangan kontak dan semua akses terhadap Zack....


...Dua tahun kemudian, mereka bertemu kembali. Namun, Zack telah memiliki keluarga kecil....


...Akankah Lily menyerah tanpa menuntut penjelasan Zack?...

__ADS_1



__ADS_2