Gadis Scorpio

Gadis Scorpio
Tes DNA


__ADS_3

Keesokan harinya, Minerva bangun dan ia sudah tidak menemukan Mommy Moona disampingnya. Ia pun meregangkan ototnya dan bersiap untuk membersihkan diri. Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan nampak Mommy Moona datang dengan membawa nampan berisi segelas susu untuk Minerva.


"Good Morning, sayang." sapa Mommy Moona sambil meletakkan susu untuk Minerva di atas nakas.


"Mommy sudah memasak sarapan untukmu sayang." ucap Mommy Moona sambil mengusap kepala Minerva dan menyelipkan rambutnya di belakang telinga Minerva.


"Thanks a lot Mommy, You're so kind." ucap Minerva yang langsung memeluk Mommy nya. "Minerva akan mandi dan segera turun ke bawah untuk mencicipi masakan lezat Mommy."


Minerva mengecup pipi Mommy nya sekilas dan langsung beranjak menuju kamar mandi.


...💫💫💫...


Setelah sarapan, Minerva dan kedua orang tuanya langsung menuju ke rumah sakit sesuai dengan permintaan Austin semalam. Sebenarnya Daddy Arthur dan juga Mommy Moona sangat paham bahwa yang akan mereka lakukan kali ini adalah hal yang membuang-buang waktu dan juga biaya karena Austin memang anak kandung mereka berdua, sama seperti Minerva.


Tapi demi memenuhi permintaan anak sulung mereka, akhirnya mereka tetap ke rumah sakit untuk melakukan Tes DNA seperti apa yang diminta oleh Austin.


Sesampainya di rumah sakit, Austin sudah terlihat menunggu kedatangan mereka bertiga. Austin masih nampak mengacuhkan Minerva, tapi dengan santai Minerva mendekati Austin.


"Kaaaak." panggil Minerva. "Kakak udah sarapan?"


Pertanyaan Minerva kali ini membuat Austin semakin sakit untuk mendengarnya. Ia masih sangat berharap bahwa itu bukanlah perhatian dari adik kandung, melainkan dari seorang kekasih hati yang sangat ia cintai.


Austin memandang ke arah Minerva dan menggelengkan kepalanya. "Belum," jawabnya singkat.


Minerva mengeluarkan kotak bekalnya tadi dan menyerahkannya pada Austin. "Makanlah dulu kak, Mommy masak enak pagi ini."


Austin menerima kotak bekal dari Minerva dan langsung membukanya. "Kau benar. Tante Moona masak sangat lezat hari ini." celetuk Austin yang kemudian menyantap bekal yang dibawakan oleh Minerva.


"Tante Moona katamu." tepuk Daddy Arthur di bahu Austin. "Ck, kau ini membuat Mommy jadi sedih jika begini."

__ADS_1


"Kenapa harus sedih? Toh nanti aku akan memanggil tante Moona dengan sebutan Mommy jika aku sudah menikahi putrinya yang cantik ini." jawab Austin sambil mengedipkan matanya ke arah Minerva.


"Bagaimana jika hari ini terbukti bahwa kak Austin itu kakak Kandung ku?" tanya Minerva membuat Austin kali ini susah menelan makanannya.


"Entahlah Minerva." Austin kini menutup kotak bekal makanannya yang baru dimakan sedikit.


Melihat Austin berhenti makan, Minerva pun membuka kembali kotak makannya dan menyuapi Austin. "Aku tidak akan menikah dengan kakak saat kau memang terbukti bukan kakak kandungku jika kakak tidak menghabiskan makanan yang aku bawa." ancam Minerva dan Austin langsung membuka mulutnya menerima suapan dari Minerva.


Daddy Arthur dan Mommy Moona hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua. Tak lama setelah sarapan Austin habis, mereka pun melakukan tes DNA. Setelah dokter mengambil sampel darah dari mereka, kini mereka memutuskan untuk pulang karena hasilnya akan keluar besok lusa.


"Kau ikut aku ke kantor." ucap Austin saat Minerva hendak pulang bersama Mommy nya. "Aku hanya mengizinkanmu untuk melakukan tes ini saja dan setelah itu kembali bekerja."


"Tapi, nak. Tidak bisakah Minerva cuti hari ini saja?" tanya Mommy Moona. "Atau jika perlu Minerva resign saja, dia tidak perlu bekerja lagi denganmu."


"Maaf tante Moona, itu sangat tidak bisa karena berpengaruh besar dengan kinerja di perusahaan saya. Lagipula, dia juga baru saja menerima bonus yang besar. Bukan begitu Minerva?" tanya Austin dan Minerva pun mengangguk.


"Benar, Mom. Kalo gitu Minerva izin pergi ke kantor ya Mom." Minerva menyalami Daddy dan Mommy nya dan segera mengikuti langkah Austin.


Sepeninggalan Minerva dan Austin, kini Mommy Moona berpegangan tangan dengan Daddy Arthur menuju ke parkiran mobil.


"Aku tidak menyangka, Austin masih saja tidak bisa menerima adik kandungnya sendiri." ucap Moona pada suaminya. "Bagaimana jika nanti dia masih tidak terima saat hasilnya sudah keluar?"


"Hemm, kita selesaikan semuanya perlahan. Austin memang sudah mencintai Minerva sejak lama. Cuma harus dipastikan lagi, itu rasa cinta atau rasa sayang yang ditujukan pada Minerva. Lelaki mana Yang tidak jatuh cinta saat melihat putri cantik kita? cantiknya saja menurun dari Mommy nya," ucap Daddy Arthur.


"Benarkah?" tanya Moomy Moona berbunga-bunga.


"Tentu saja, hanya kecantikan Minerva nilainya masih jauh di atas mu sayang." timpal Daddy Arthur membuat mereka berdua kemudian saling tertawa.


"Oh iya sayang. Aku akan memberi bonus pada IT Pusat yang sudah menjalankan perintah untuk menghapus video penyambutan Minerva, apa kau mau ikut?" tawar Arthur dan Moona pun setuju.

__ADS_1


"Jangan sampai Titan Mack kembali mengetahui keberadaan putri kita. Aku tidak mau ia kembali membuat putriku dalam bahaya." timpal Moona.


"Aku juga tidak mau Minerva dalam bahaya."


Kini keduanya melesat menuju Kantor IT Pusat. Sesampainya di sana, Tuan Arthur langsung disambut oleh Abel Frey, salah satu anggota pakar rasi bintang yang kini menjadi petinggi pakar rasi bintang menggantikan Tuan Arthur.


"Kami sangat menantikan kehadiran anda Tuan Arthur." ucap Abel Frey. "Ternyata masalah di sini sangat rumit, Tuan. Bahkan para pakar rasi bintang juga kewalahan menghadapi masalah ini." jelas Abel Frey.


Mendengar laporan dari Abel Frey, Moona pun memutuskan untuk ke butik agar suaminya bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi oleh IT Pusat yang meminta bantuan para pakar rasi bintang.


"Abel, apa kau sudah mempelajari masalahnya?" tanya Tuan Arthur.


"Sudah Tuan. Virus yang menjangkit sistem perangkat IT Pusat sangat ganas dan ini akan berakibat fatal pada kerusakan dan kegagalan beberapa sistem pada perangkat dan juga jaringan lunak." jelas Abel Frey.


"Apa sudah diketahui darimana asal virus perusak sistem itu muncul?" tanya Tuan Arthur sambil berjalan memasuki gedung IT Pusat.


"Asalnya tidak terdeteksi sama sekali. Dan mohon maaf Tuan. Ini sama seperti sistem saat kita mencurigai putri kandung anda, Minerva 8 tahun yang lalu. Dimana kita tidak bisa melacak sistem dan keahlian yang Minerva gunakan untuk ..."


"Jangan bahas ulang tentang Minerva. Apa yang dia punya sama sekali tidak merugikan sistem lain dan sama sekali tidak membahayakan. Justru kita semua yang hampir membahayakan nyawanya." sanggah Tuan Arthur dan Abel Frey langsung terdiam seribu bahasa.


Kini Tuan Arthur mulai melihat dan mengecek secara detail virus yang berhasil masuk dalam salah satu sistem jaringan lunak IT Pusat.


"Ini memang rumit. Berikan copian semua laporan yang kalian dapatkan untuk aku pelajari di rumah nanti. Aku akan segera menyelesaikan masalah ini secepatnya." ucap Tuan Arthur.


Para pakar rasi bintang dan juga pegawai IT Pusat yang lainnya langsung menyiapkan semua laporan yang sudah mereka buat untuk diserahkan pada Tuan Arthur.


"Abel Frey, nanti malam ajak anggotamu untuk bergabung di Mansion. Kita cek bersama untuk memecahkan masalah rumit ini." ucap Tuan Arthur.


"Baik Tuan." ucap Abel Frey.

__ADS_1


Setelah itu Arthur menemui kepala IT Pusat untuk memberikan bonus yang sudah ia janjikan dan membuat kontrak kerja yang baru antara pakar rasi bintang dan juga IT Pusat.


__ADS_2