Gadis Scorpio

Gadis Scorpio
Mencari Informasi


__ADS_3

Minerva duduk di balkon kamar sambil mengutak atik ponsel Yolanda untuk mencari tahu tentang masalah yang sedang dialami Yolanda dan dimana dirinya sekarang. Ia pun tetap menyalakan sistem scorpio untuk membantunya menguak masalah ini. Beberapa pesan yang masuk dalam ponsel tidak begitu banyak karena penjelasan dari sistem scorpio, Yolanda selalu menghapus beberapa pesan yang sudah dibaca dan dibalasnya.


Akhirnya Minerva kini menyambungkan sistem scorpio ke dalam ponsel Yolanda untuk mengetahui beberapa pesan yang sudah terlanjur dihapus. Tiba-tiba ponsel Yolanda berdering dan terlihat nama "Direktur Ganas" di layar ponselnya. Minerva tidak mengangkat panggilan tersebut dan meletakkan ponsel Yolanda di atas meja begitu saja.


Satu panggilan tak terjawab hingga lima panggilan dilewatkan oleh Minerva. Akhirnya "Direktur Ganas" pun mengirim pesan untuk Yolanda.


Direktur Ganas


☑️ Kenapa tidak angkat telfon! Aku menunggu laporanmu hari ini. Segera kirim email atau kupecat!


Minerva yang membaca pesan dari atasan Yolanda langsung bergidik ngeri. Tiba-tiba ponsel Yolanda kembali berdering dan mau tak mau Minerva harus mengangkat panggilan tersebut untuk memberi tahukan bahwa ponsel Yolanda sedang ada padanya.


"Hai! Kau berani ya tidak mengangkat panggilan dariku!" gertak "Direktur Ganas" .


Gertakan "Direktur Ganas" Kali ini membuat gendang telinga Minerva berdengung.


"Segera kirim laporan kegiatan kemarin atau kau kirim surat pengunduran dirimu dari kantorku!" gertaknya lagi.


"Kamu tidak bisu kan? Kenapa diam saja?"


"Maaf Tuan, saya menemukan ponsel ini dipinggir jalan beserta kopernya." jawab Minerva.


Mendengar suara Minerva, membuat Tuan Dwayne, atasan Yolanda terdiam seperti mengingat siapa pemilik suara yang baru ia dengar.


"Jika bukan Yolanda, siapa sekarang yang sedang menerima panggilan dariku?" tanya Tuan Dwayne yang namanya tertuliskan "Direktur Ganas" di ponsel milik Yolanda.


"Emmm, aku Min___"


Belum sempat menjawab pertanyaan dari "Direktur Ganas" ponsel milik Yolanda sudah kehabisan daya.


"Ups, mati." gumam Minerva yang kemudian masuk ke dalam kamar dan mencari charge untuk mengisi daya.

__ADS_1


...***...


Sedangkan disisi lain, Emir yang saat ini dikenal dengan Tuan Dwayne. Direktur yang sangat kejam dan dingin kini mulai mengingat ingat suara yang baru saja ia dengar.


"Kenapa suara itu mengingatkanku dengan suara seseorang yang pernah dekat denganku ya?" tanya Emir pada dirinya sendiri.


Seketika ingatan Emir kembali ke delapan tahun silam dimana dirinya masih duduk di kelas XII Senior High School. "Minerva!" satu nama gadis yang sudah terpatri dalam hati Emir pun terucap dimulutnya.


"Aku tidak mimpi kan? Apa ini hanya halusinasiku saja?" tanya Emir pada dirinya sendiri.


Emir langsung menuju kamar mandi dan mencuci mukanya. "Minerva, kau benar-benar sudah membuatku gila." gumam Emir menatap wajahnya di cermin.


Setelah itu ia menghubungi asistennya untuk membuat laporan yang harus dikerjakan oleh Yolanda.


...***...


Sedangkan Minerva kini sudah berhasil mengisi data ponsel milik Yolanda. Tapi Minerva tidak langsung menyalakan ponsel tersebut dan justru menyalakan macbook untuk mencari informasi yang ia butuhkan.


Perusahaan Lies Food ternyata memberi bumbu khusus pada produksi snack yang menyebabkan penurunan kecerdasan otak. Ini sangat berbahaya, apalagi jika dikonsumsi oleh anak-anak. Terlebih model snack ya berbentuk lucu dan membuat daya tarik anak-anak untuk membelinya.


Tidak hanya itu, jika snack tersebut dikonsumsi dalam waktu yang lumayan lama, maka dapat menyebabkan kelumpuhan otak dalam berfikir dan akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Sayangnya tim dari perusahaan sangat pintar menyembunyikan hal ini dan sangat mudah untuk mendapatkan izin edar dan label pengesahan dari Negara.


"Yolanda Chya sepertinya memiliki masalah dengan Perusahaan Lies Food. Sayangnya aku tidak tahu dimana posisi Yolanda sekarang." gumam Minerva sambil tetap mengutak atik macbook untuk mencari tahu dimana letak Perusahaan Lies Food berada.


Minerva menyunggingkan senyumnya sekarang setelah mengetahui bahwa Lies Foox Company ternyata membuka lowongan pekerjaan yang sangat pas dengan kualifikasi miliknya.


...---Lies Food Company---...


Bergerak dalam bidang produksi makanan ringan saat ini sedang membutuhkan **STAF IT / TEKNISI


Persyaratan** :

__ADS_1


Pria / wanita; pendidikan minimal SMA; usia maksimal 30 tahun; bisa bekerja dengan team; fresh graduate / berpengalaman.


Bawa dan kirim langsung lamaran anda ke Jalan Pen Ipu Blok A No 5


Minerva yang membaca lamaran pekerjaan tersenyum langsung membuat surat lamaran pekerjaan dan mempersiapkan berkas yang akan digunakannya untuk melamar pekerjaan.


"Aku sendiri yang akan menguak semua kejahatan yang sudah dilakukan oleh orang-orang bengis yang menangkap Yolanda tadi." gumam Minerva yang sudah terlihat sangat mengantuk.


Akhirnya Minerva menutup macbooknya dan bersiap-siap untuk tidur.


...🍒🍒🍒...


Hai Readers tercinta, Mampir yuk di karya bestie aku.


Nama Pena : Senja_90


Judul : Dikhianati Karena Tak Kunjung Hamil


Nih cuplikannya yaa .


...Kehamilan merupakan sebuah impian besar bagi semua wanita yang sudah berumah tangga....


...Begitu pun dengan Arumi. Wanita cantik yang berprofesi sebagai dokter bedah di salah satu rumah sakit terkenal di Jakarta. Ia memiliki impian agar bisa hamil. Namun, apa daya selama 5 tahun pernikahan, Tuhan belum juga memberikan amanah padanya....


...Hanya karena belum hamil, Mahesa dan kedua mertua Arumi mendukung sang anak untuk berselingkuh....


...Di saat kisruh rumah tangga semakin memanas, Arumi harus menerima perlakuan kasar dari rekan sejawatnya, bernama Rayyan. Akibat sering bertemu, tumbuh cinta di antara mereka....


...Akankah Arumi mempertahankan rumah tangganya bersama Mahesa atau malah memilih Rayyan untuk dijadikan pelabuhan terakhir?...


...Kisah ini menguras emosi tetapi juga mengandung kebucinan yang hakiki. Ikuti terus kisahnya di dalam cerita ini!...

__ADS_1



__ADS_2