Gadis Scorpio

Gadis Scorpio
Meet Austin


__ADS_3

Pagi harinya, Minerva yang sudah selesai sarapan langsung bergegas turun ke lobby untuk bersiap-siap menuju Lies Food Company untuk mengirimkan berkas lamaran yang dilanjutkan dengan wawancara.


Sayangnya karena terburu-buru, membuat Minerva bertabrakan dengan seorang laki-laki di depan pintu lift dan menyebabkan beberapa berkas milik Minerva berjatuhan di lantai.


"Maaf, aku tidak sengaja." ucap Minerva sambil memunguti berkas miliknya yang tercecer di lantai.


Laki-laki tadi yang hampir saja marah karena kecerobohan Minerva. Tapi, kini ia justru merebut berkas yang dibawa Minerva karena ia tidak sengaja membaca nama Minerva Bee di atas lembar kertas tadi. Benar saja, kali ini Austin tidak salah melihat. Nama gadis yang menabraknya adalah Minerva.


"Minerva Bee." panggil Austin membuat Minerva mengangkat wajahnya menatap Austin. Minerva mengerutkan dahinya mencoba mengingat siapa lelaki tampan yang ada di hadapannya.


"Ya, aku Minerva. Aku benar-benar minta maaf sudah menabrak anda. Bisa tolong kembalikan berkas itu." pinta Minerva menunjuk pada berkas yang masih dipegang Austin.


"Tentu saja ___ tidak." jawab Austin yang awalnya menyodorkan berkas ke arah Minerva, lalu menariknya kembali. "Apa kau tidak kenal denganku, Minerva?" tanya Austin dan Minerva langsung menggelengkan kepalanya.


"Waktuku tidak banyak, Tuan jika harus mengingat siapa dirimu. Aku harus mencari pekerjaan hari ini." ucap Minerva sambil berusaha merebut berkas miliknya.


Kini Austin menyembunyikan berkas Minerva di balik punggungnya dan membuat Minerva kesal.


"Apa yang anda inginkan, Tuan?" tanya Minerva dengan nada kesal.


"Di kantorku ada lowongan pekerjaan untukmu, ikut ke denganku." pinta Austin.


"Tidak. Aku hanya ingin melamar ke perusahaan yang akan aku tuju hari ini." jawab Minerva ketus. "Cepat kembalikan berkasku!"

__ADS_1


Austin kembali melihat Minerva dari atas sampai bawah. Setelan baju yang Minerva pakai tidak memperlihatkan bahwa ia akan melamar kerja. Minerva memang memakai kaos lengan panjang dan celana pendek milik Yolanda, karena memang hanya itu model baju yang ada dalam koper Yolanda.


Tidak hanya itu, Minerva juga menggunakan sandal hotel kali ini membuat Austin sedikit geli melihatnya. "Apa mungkin melamar pekerjaan dengan penampilan seperti ini?" tanya Austin.


Minerva hanya mengedikkan bahunya tidak peduli. "Aku akan membeli baju setelah ini. Kalau anda tidak ingin mengembalikan berkasku juga tidak masalah. Aku masih punya copiannya." timpal Minerva dan bergegas meninggalkan Austin.


"Tunggu Minerva," Austin mengikuti langkah Minerva yang sudah masuk ke dalam Lift. "Aku Austin Wycliff, kau masih mengenalku bukan. Kau selalu mengalahkan aku saat bermain game online dulu." jelas Austin.


Kini gantian Minerva yang memandangi Austin lekat-lekat, "Austin Wycliff?" selidik Minerva dan Austin menganggukkan kepalanya.


"Hei, perubahanmu drastis sekali Kak. Apa pekerjaanmu sekarang? Apa masih suka bermain game seperti dulu?" tanya Minerva.


"Syukurlah, kau ternyata masih mengingat namaku dengan baik Minerva."


"Tiga hari? Maksudnya?" Austin balik bertanya.


"Oh, bukan itu maksudku. Emmm, maksud aku tiga hari ini aku terngiang ngiang nama kakak. Aku pikir akan susah bertemu denganmu setelah sekian lama tidak bertemu." jawab Minerva membuat bibir Austin tersenyum lebar.


"Benarkah? Kalau begitu, bagaimana jika kita merayakan perjumpaan kita Minerva?" tanya Austin.


"Kau tahu kan aku harus melamar pekerjaan." timpal Minerva.


"Baiklah, bagaimana jika aku antar untuk mencari baju dan mengantarkanmu ke perusahaan yang kau maksud?" tawar Austin.

__ADS_1


"Apa itu tidak mengganggu jam kerjamu, Tuan? Aku tidak ingin merepotkanmu hari ini."


"Aku kebetulan libur, bagaimana?" tanya Austin lagi.


Akhirnya Minerva pun setuju untuk di antar Austin untuk mencari baju dan melamar pekerjaan.


...🍒🍒🍒...


Mampir yuk ke novel karya teman aku.


Nama Pena : Morata


Judul : Terjebak Cinta Duda Arogant


...Kamu bisa meminta apapun, Termasuk uang dan harta kekayaan dariku. Tapi jangan pernah meminta aku mencintaimu.ucap Damian Perez setelah mengabil sesuatu yang paling berharga dari diri Ayeuna....


...Ayeuna bertekad untuk pergi dari hidup Damian perez dan muoakan malam pertama yang terjadi di antara mereka.tetapi siapa sangka,takdir malah membuat mereka tetap terhubung....


...Trik dan siasat dilakukan oleh Sania Wijaya, tunangan Damian perez dan juga mantan kekasih Damian sewaktu sekolah dan pernah berselingkuh dengan Leonardo kakak tiri Ayeuna....


...Bagaimana jika tiba tiba Ayeuna tau kalau Leonardo ternyata mencintainya?...


__ADS_1


__ADS_2