Gadis Scorpio

Gadis Scorpio
I'm Here (Minerva)


__ADS_3

πŸ“² "Mommy." terdengar suara Minerva di ujung panggilan.


πŸ“² "Minerva!" teriak Mommy Moona girang saat mendengar suara putrinya di ujung panggilan. "Kamu dimana sayang? Mommy sangat mengkhawatirkanmu."


πŸ“² "Minerva baik-baik saja Mommy. Minerva hanya ingin menenangkan diri. Mommy baik-baik saja kan? Minerva sangat mengkhawatirkan keadaan Mommy." ucap Minerva.


πŸ“² "Pulanglah sayang, Mommy mohon." ucap Moona. "Mommy janji akan menghukum Austin kali ini, asalkan Minerva ada di sini bersama Mommy."


Tidak ada jawaban dari Minerva dan panggilan pun terputus.


"Minerva ada dimana?" tanya Daddy Arthur.


Moona hanya mengedikkan bahunya dan wajahnya kembali muram. "Ia bilang ingin menenangkan diri." ucap Mommy Moona.


"Abel akan melacak keberadaan Minerva dengan nomor ponsel yang baru saja menghubungi mu tadi." ucap Daddy Arthur meminta ponsel milik Moona.


Tiba-tiba pintu kamar Mommy Moona terbuka dan nampak Minerva berdiri di balik pintu.


"Minerva pulang untuk Mommy." ucap Minerva yang langsung menghambur memeluk Mommy nya yang nampak pucat.


Daddy Arthur kini dapat bernafas lega putrinya kembali. Ia pun langsung keluar dari kamar dan memanggil Abel Frey untuk memberitahukan kepada anak buahnya agar menghentikan pencarian Minerva dan merahasiakan kepada Austin.


Pak Mamat juga diminta untuk merahasiakan kepulangan Minerva kepada Austin.


"Baik, Tuan. Nona Minerva juga tadi sudah meminta saya untuk merahasiakan kepulangannya." ucap Pak Mamat yang kemudian undur diri untuk beristirahat.


...🐾🐾🐾...


"Maafkan Minerva sudah membuat Mommy drop lagi." ucap Minerva merasa bersalah.


"Tidak sayang. Ini bukan kesalahanmu. Kakakmu seharusnya tidak meluapkan kekesalannya padamu seperti tadi." ucap Mommy Moona yang terus saja memeluk putrinya.


"Jangan pergi lagi, Minerva. Mommy benar-benar sangat takut kehilanganmu." pinta Mommy.


Minerva langsung menganggukkan kepalanya. "Minerva kan hanya pergi sebentar Mommy." gerutu Minerva.


"Mommy tidak akan membatasi ruang gerak putri cantik mommy. Tapi jangan sampai tidak ada kabar seperti tadi." ucap Mommy Moona.


"I promise for you, Mommy." ucap Minerva memberikan kelingkingnya.


Mommy Moona pun tersenyum dan menautkan kelingkingnya dengan kelingking putrinya.


"Minerva sudah makan?" tanya Mommy Moona dan Minerva langsung menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Mandilah dulu, nanti Mommy akan menyiapkan makan malam untukmu." ucap Mommy Moona.


...🍡🍡🍡...


Austin kini kembali berada di pantai yang dekat dengan Hotel miliknya. Ia menyusuri tepi pantai dan menanyakan Minerva kepada setiap pedagang yang ada di sekitar pantai.


"Pak, apa bapak melihat wanita ini di sekitar pantai?" tanya Austin pada salah satu pedagang sambil memperlihatkan foto Minerva.


"Owh, saya melihat gadis ini, Tuan. Tadi sore dia duduk di tepi pantai di sebelah sana. Dan kemudian berpindah di saung samping sosis bakar." ucap pedagang yang Austin tanya.


Seolah menemukan titik terang, Austin langsung berlari menuju saung yang ditunjukkan oleh pedagang tadi. Sayangnya ia tidak menemukan Minerva dan justru bertemu dengan Emir.


"Emir!" - - - - "Austin!"


"Ngapain kamu di sini?" tanya mereka berdua hampir bersamaan.


Emir membuang nafasnya kasar dan langsung duduk di saung. Sedangkan Austin kini pun mendudukkan dirinya di samping Emir. Kini keduanya saling terdiam sambil memandang ke arah deburan ombak di pinggir pantai.


"Kau sudah membuat kejadian 8 tahun lalu terulang kembali." Emir mulai membuka percakapan di tengah keheningan mereka.


Kini mereka sama sama teringat saat Minerva hilang akibat ledakan jet ski di tengah pantai. Mereka berdua terus saja duduk di pinggir pantai sampai malam tiba menantikan kabar dari Minerva.


"Maaf, kali ini aku sudah kelewatan hingga menyebabkan Minerva pergi." ucap Austin.


"Aku paham, kau pasti belum bisa menerima kenyataan bahwa Minerva adalah adik kandungmu." timpal Emir dan Austin pun menganggukkan kepalanya.


Ia kini berada dalam penyesalan terdalamnya.


"Bagaimana jika kita mencari Minerva bersama?" tawar Emir sambil memegang bahu Austin.


Austin pun mengangkat kepalanya dan langsung mengangguk setuju.


"Kau sangat pucat, bagaimana jika kita makan malam dulu baru melanjutkan pencarian Minerva?" tawar Emir.


"Baiklah." ucap Austin menyetujui ajakan Emir.


...☘️☘️☘️...


Sedangkan Minerva kini sudah duduk di ruang makan bersama dengan Mommy dan Daddy nya. Semua asisten rumah tangga di Mansion Wycliff sudah sepakat untuk merahasiakan kepulangan Minerva pada Austin.


"Emmmh, Kakak pasti sedang mengkhawatirkan Minerva di luar sana." ucap Minerva sambil menyendokkan nasi goreng ke dalam mulutnya.


Malam ini Mommy Moona memang sengaja membuatkan nasi goreng spesial khusus untuk Minerva.

__ADS_1


"Biarkan saja. Kakakmu itu memang harus dihukum, Minerva." ucap Daddy Arthur.


"Benar kata Daddy mu, anak itu juga sudah menghambur-hamburkan uang untuk Tes DNA yang hasilnya sudah jelas diketahui sejak lama." timpal Mommy Moona.


"Bisa-bisanya dia meminta untuk menjadi anak pungut dan memanggilku dengan panggilan tante. Dasar anak tidak sehat!" gerutu Mommy Moona membuat Daddy Arthur dan Minerva terkekeh bersama.


"Oh iya, sayang. Tadi putra Risa datang kemari mencarimu. Ia juga sempat marah saat mengetahui kau hilang sampai menonjok Austin." jelas Daddy Arthur membuat Minerva menghentikan makannya.


"Kak Emir?" tanya Minerva dan Daddynya langsung mengangguk.


"Oh My God. Minerva lupa jika malam ini ada janji dengan Kak Emir." ucap Minerva sambil menepuk dahinya.


Moona pun tersenyum melihat tingkah putrinya kali ini. "Ehhmmm. Minerva ada janji kemana sama Emir?" tanya Mommy Moona.


"Nonton aja kok Mom." jawab Minerva santai sambil tetap melanjutkan makan malamnya.


PoV Mommy Moona


Aku tidak menyangka bisa bertemu dengan bayi cantik ku yang kini sudah menginjak dewasa. Mendengarnya di ajak berkencan dengan seorang pria saja membuat aku kembali takut untuk kehilangan, putriku.


Tapi aku tidak boleh egois dan menghalangi kebahagiaan Minerva. Asalkan Minerva selalu ada di sini, aku akan memberikan apapun yang membuatnya bahagia.


Putriku benar-benar tumbuh dengan baik. Ia sangat cantik dan memiliki hati yang sangat baik.


"Mommy, kok melamun sih. Makannya dihabiskan dong. Biar Mommy sehat terus." celetuk Minerva membuyarkan lamunan Mommy Moona.


"Oh iya, sayang." jawab Mommy meneruskan makan malamnya.


"Daddy duluan ya sayang. Anak buah Daddy sudah menunggu di ruang kerja." ucap Daddy Arthur yang kemudian meninggalkan meja makan.


"Daddy ada urusan apa, Memangnya Mom?" tanya Minerva.


Ia juga sempat melihat salah satu pakar rasi bintang saat masuk ke Mansion tadi.


"Daddy itu kan dulunya petinggi pakar rasi bintang. Saat ini IT Pusat sedang ada masalah yang sangat rumit dan membutuhkan bantuan dari para pakar rasi bintang untuk menyelesaikan masalah di IT Pusat." jelas Mommy Moona.


'Oooooh, jadi kedatangan mereka untuk kerja sama dengan IT Pusat.' gumam Minerva dalam hati. 'Kak Austin pasti sudah salah sangka dengan semua ini, dia benar-benar sangat mengkhawatirkan diriku.' batin Minerva.


"Minerva, kalo udah selesai makannya langsung istirahat saja di kamar. Besok kamu tidak Mommy izinkan untuk bekerja karena Mommy akan mengajak kamu pergi." ucap Mommy Moona.


"Okey, Mommy juga haru istirahat ya." ucap Minerva yang bersiap menuju kamarnya. Sebelum meninggalkan ruang makan, Minerva pun mengecup pipi Mommy nya.


"Minerva sayaaaaang banget sama Mommy. Selamat istirahat ya Mom." ucap Minerva.

__ADS_1


"I love you too, sayang." balas Mommy Moona.


Kini Mommy Moona dan Minerva kembali ke kamar mereka masing-masing.


__ADS_2