
Sampailah mereka di rumah, Anna dan rombongan langsung di sambut oleh Widia, Catlin dan juga Karan yang sudah menunggu mereka di rumah
" Welcome to baby Vareel " Teriak Catlin, Widia dan Karan yang menggendong Baby Kevin
Anna tersenyum haru melihat Kejutan yang di berikan oleh para sahabat nya
" Terimakasih semua nya " Anna memeluk Catlin lalu widia
" Selamat ya, maaf kemarin aku gak jenguk ke rumah sakit " ucap catlin
Anna tersenyum " Tidak apa-apa aku juga mengerti ko " jawab Anna
" Ayo dudukd dulu sayang " Ucap Gray membawa sang istri ke sopa, Mommy menidurkan Baby Vareel di Box yang sudah di siapkan di rumah tamu
Catlin dan Karan langsung mendekat kearah Box
" Wah lihat sayang, adek baby nya tampan sekali " puji Catlin menggendong Baby Vareel
Baby Kevin langsung menangis melihat Catlin menggendong Baby Vereel
Oweekkk....
" Oh sayang, kamu cemburu ya Mami gendong adik Vereel heum " kata Karan merasaa gemes kepada sang anak
" Hahaha.. " orang-orang yang ada di sana langsung tertawa karena merasa gemas melihat kecemburuan baby Kevin
Oweek.... Oweekkk..
" Wah sekarang rumah ramai nih " seru Mom yang melihat baby Vareel ikut menangis mungkin karena tidur nya merasa terganggu
" Sini cat, biar aku Gendong " pinta Anna. Catlin memberikan Baby Vareel dan mengendong Baby Kevin agar berhenti menangis nya
" bagai mana jika kita mengadakan kontes menangis, yang menang harus memberikan hadiah kepada Yang kalah " seru Catlin sambil terkekeh
" kami itu ada-ada saja Cat.. masa ia anak di suruh lomba menangis, nanti bisa-bisa Daddy yang marah karena Melihat anak nya di suruh lomba " jawab Anna yang akan tau bagai mana raskai sang suami ketik anak nya di jadikan lomba
Sedangkan para pria langsung pergi karena Anna Dan catlin akan menyusui anak mereka
" Gak nyangka ya, kita bisa punya anak yang usia nya tidak jauh beda " ucap Anna terkekeh
" Iyah kamu benar. tinggal nunggu Anak nya Arnold " kata catlin
" Hus.. jangan bahas Arnold nanti ada yg dengar " tegur Anna
Bukan maksud Anna tidak ingin membahas soal Arnold cuman takut ada yang tersinggung apa lagi kasus Arnold dengaan Tirani yang membuat kelaurga terdekat nya kecewa
" Maaf aku lupa " jawab Catlin
__ADS_1
Anna Menggelengkan kepalanya. Lalu membahas soal persalinan kemarin yang penuh dengan perjuangan
Mommy datang dengan membawa Cemilan untuk ibu hamil
" Wah seru banget nih cerita nya " kata Mom
" Ini mom bawakan kalian cemilan bagus untuk yang menyusui "
" Wah padahal Mom jangan repot-repot, kalo bisa keluarin semau nya Mom " kata catlin yang sudah tidak canggung lagi kepada Mom Johana
" Kamu bisa saja, kalo di keluarin semua nya ya bahaya nanti abis di makan oleh mu hehehe "
" Hahaha.." Catlin tertawa sambil memakan cemilan yang di bawakan oleh Mom
Anna hanya tersenyum melihat tingkah catlin yang tidak berubah
Karena hari sudah mulai gelap, Anna dan baby Vereel sudah masuk kedalam kamar dan yang lain juga ikut masuk kedalam kamar karena mau beristirahat
Catlin Dan Karan di suruh menginap Oleh Mom Johana karena Mom Johana ingin merayakan kepulangan cucu pertama nya ke rumah
Malam ini rumah Gray sangat ramai oleh sanak saudara kecuali Mom Rosa yang sudah lama tidak pernah ikut kumpul lagi padahal dulu dia yang paling semangat untuk kumpul-kumpul
Mom johana membuat BBQ di samping rumah
Semua anggota keluarga sudah Kumpul tinggal menunggu Anna dan juga Gray keluar dari kamar
Sedangkan di kamar Anna baru saja beres mandi dan menidurkan Baby Vareel
" Dad "
Gray memutarkan tubuh Anna agar mereka saling berhadapan
" Aku sengat bahagia sayang, Bahagia tiada Tara "
Anna tersenyum " aku pun merasakan yang sama Dad, Aku bahkan merasa bahagia sekali Dad, aku tidak pernah menyangka aku akan Memiliki suami sekali Gus seorang putra "
Gray tersenyum lalu memeluk Anna dengan bahagia lalu mengec_p bi_r Anna dengan lembut sambil menahan tengkuk Anna agar memperdalam ciu_n mereka
Anna sudah memejamkan kedua mata dan menikmati Panguta-n itu
Tangan Gray yang sudah masuk kedalam pakaian Anna dan berjalan-jalan di dalam sana
Tok.. tok.. tok...
Gray yang sedang menik_i pang_n dengan tangan Anna yang sudah mengelus Adiknya namun langsung buyar ketika mendengar ketukan pintu
Anna melepaskan pangut_n " Dad ada yang ketuk "
__ADS_1
" ****.." keluh Gray
Anna tersenyum melihat kekesalan sang suami
" Aku buka dulu ya Dad " Gray membiarkan Anna untuk membuka pintu walaupun dia merasa tidak rela
Ceklek..
" Ada apa bi " tanya Anna
" Maaf Nona, yang lain sudah pada menunggu Nona dan Tuan " ucap Bibi sambil menunduk karena takut kena semprot oleh Gray
" Siapa sayang " tanya Gray mendekat kearah sang istri
" Ini ada bibi memberitahu kita agar segera menemui para saudara kita " ucap Anna
" Terimakasih Bi, sebentar lagi kami menyusul " kata Anna kepada bibi
Setelah kepergian Bibi, Anna menutup pintu nya kembali dan menghampiri sang suami
" Ayo Dad kita keluar dulu " ajak Anna yang merapihkan rambut sang suami yang sudah acak-acakan oleh Dirinya
Gray membuang napas kasar " heum baik lah, tapi nanti kita lanjut ya, kasian Adikku sayang " rengek Gray
" Iyah Dad " jawab Anna cepat, sekarang Ia kan saja dulu soal nanti ya gimana nanti
Anna dan juga Gray keluar dari kamar degan membawa baby Vereel dan menitipkan kepada Pelayan karena tidak mungkin baby Vereel di bawa keluar rumah malam-malam
" Ini dia bilang kita malam ini " ucap Papi Arnold menepuk bahu Gray dengan pelan
" Maaf kami terlambat karena kami tidak tau akan ada acara malam ini " ucap Gray
" Kalo memberitahu berarti bukan kejutan dong nama nya " seru Catlin Terkekeh
" Sudah-sudah ayoo kita mulai acara nya " ucap Mom mengajak Anna untuk gabung bersama mereka
Gray gabung bersama para pria yang sudah mulai membakar
Sedangkan para wanita mereka malah asik mengobrol dan menikmati hidangan yang di sediakan oleh Mom
" Maaf ya sayang, Mom gak bilang dulu pada kamu jika Mom membuat pesta kecil-kecilan " ucap Mom meminta maaf kepada Anna
" Iyah Mom tidak apa-apa, Anna juga seneng ko " jawab Anna sambil tersenyum
" Tadi nya Mom ingin membuat Acara besar-besaran tapi Mom tidak ingin membuat kamu lelah, nanti suamimu malah ngamuk kepada Mom karena membuat kamu lelah "
" Wah suami Anna sangat pengertian sekali ya Mom, aku jadi iri " kata Catlin
__ADS_1
" Memang nya suami mu tidak begitu?"
" Suamiku itu tidak bisa romantis dan jadi ya gitu deh hehehe " jawab Catlin Terkekeh