Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 135 : SATU MINGGU KEMUDIAN


__ADS_3

Setelah semuanya tenang Dan Kevin kembali tertidur karena lelah menangis


Anna menghampiri Keluarga yang masih berkumpul


" Apa Kevin sudah tidur? " Tanya Gray


Anna mengangguk " iya, Kevin sudah tidur " jawab Anna, lalu melihat putra nya yang sedang main bersama Jasmine


" Anaknya mom Pintar ya, Tidak nangis ketika Mom sedang gening Kak Kevin " kata Anna mengelus Kepala sang putra


Vareel tersenyum " Valeel kan anak Mom and Dad jadi pintel " kata Vareel dengan suara khas anak-anak


" Maaf ya, Mom hari ini mengabaikan mu Nak " kata Anna mencium pipi Vareel


" Anak kita pasti ngerti Jiak saat ini kakak nya sedang butuh kamu sayang " kata Gray mengelus Pundak sang istri


" Maafkan Mom, Mom tidak tau jika Kevin ada di sini " kata Mom Johana yang merasa bersalah


Anna tersenyum " tidak apa-apa Mom, Lagian cepat atau lambat Kevin juga harus tau keadaan Orang tua nya " jawab Anna


" Kamu benar, kita harus terus ngasih pengertian kepada Kevin Agar bisa menerima semua nya " kata Mami Arnold


" Iya Aunty "


~ SATU MINGGU TELAH BERLALU


Pagi ini anggota keluarga Sudah siap untuk pergi ke pantai Karena hari ini akan ada penaburan bunga untuk para korban


Anna membawa Kevin dan Gray menggendong Vareel


Mereka mengunakan dua mobil untuk Samapi di pelabuhan, dari sana mereka akan di bawa dengan Kapal Pesiar untuk sampai di lokasi titik jatuhnya Pesawat


Anna dan Gray menggunakan kaca mata hitam dengan Pakaian serba Hitam Vareel dan Kevin pun sama mereka semua menggunakan pakaian serba hitam


Tak butuh waktu lama untuk Samapi di tempat tujuan. Bukan hanya Ada Keluarga Gray saja di sana juga banyak keluarga korban


Anna berjongkok " sayang, Tolong taburkan bunga ini ke sana " kata Anna menahan tangis nya


Kevin dengan patuh Menaburkan bunga ke lautan Sesekali terdengar isakan tangis dari Kevin


" Mami, papih, Kevin Lindu cepat pulang hiks.. "


Anna yang tidak kuasa ia langsung meluk Kevin " jangan nangis sayang, nanti Mami papih sedih liat Kevin menangis " kata Anna


" Mom, Mami papih pergi lalu Kevin sama siapa hiks... Apa mami papih pelgi karena Kevin nakal? Hiks.. "


" Sayang, hei dengarkan mami, kata siapa Kevin tidak punya siapa-siapa, disini masih ada Mommy Daddy, pipih dan mimih apa lag Apa lagi Grandma akan sering datang mengunjungi Kevin dan masih ada adik-adik Kevin Yang akan selalu ada untuk Kevin "


Kevin menatap semua orang yang ada di sampingnya lalu menghapus air mata nya

__ADS_1


'' Kakak Nang aja Valeel Kan bagi Mom Uat kakak '' Kata Vareel yang menggoyang-goyangkan tangan Kevin


'' Mine uga kan Pinjemin Mih dan pih uat kakak '' kata Jasmine dengan suara khas anak kecil


orang dewasa yang ada di sana ikut terharu melihat aksi para anak kecil itu


Walaupun usia mereka masih di bilang balita tapi karena mereka mempunyai kecerdasan yang sudah di atas rata-rata membuat mereka bisa ngerti dengan kondisi saat ini


Cahra mendekat ke arah Ketiga Anak kecil '' Sekarang kita berdoa bareng ya buat biar Mami dan papi Kak Kevin bahagia di surga sana '' Kata Cahra


Setelah usai berdoa Anna dan Ctalin melemparkan buket bunga ke laut


'' Semoga kalian berdua bahagia di sana, Aku janji Aku akan menjaga Kevin seperti anakku sendiri. Catlin kak Karan damai lah di sana '' lirih Anna yang tidak bisa berkata-kata lagi


Cahra memeluk Anna. Ia ikut bersedih walupun dirinya baru kenal dengan Catlin dan Karan tapi Cahra bisa merasakan ketulusan dan kenyamanan dikala dekat dengan Catlin


'' Catlin Kak Karan damai lah di sana, jangan khawatirkan Kevin karena kami di sini akan selalu menjaga Kevin dengan baik '' kata Cahra


Gray menghampiri sang istri lalu mengajak mereka semua untuk duduk di kursi karena kapal akan segera kembali ke pelabuhan


Anna menyenderkan kepalanya di bahu Gray dengan pandangan yang masih menatap laut


Gray mengelus kepala sang istri dengan lembut. terlihat jelas di wajah keluarga Gray kao mereka merasa kehilangan apa lagi Mom Johana sudah menganggap Karan Dan Catlin sebagai anaknya sediri.


~ LIMA TAHUN KEMUDIAN


" Morning Mom " kata Kevin yang langsung duduk di kursinya


" Morning Anak ganteng, ko tumben Sendirian Adiknya kemana? " Tanya Anna yang sedang membuatkan susu


" Adek tadi pergi ke Kamar Daddy Mom, kata nya mau bangunin Daddy agar mom tidak lelah naik ke atas " jawab Kevin


" Apa ada Yang harus Kevin bantu Mom? " Tanya Kevin


" Tidak ada sayang, Semuanya sudah selesai " jawab Anna sambil tersenyum


" Morning Mom " kata Vareel yang baru turun dari tangga


" Morning sayang, ayo duduk kata Kakak Adek Bangunin Daddy, apa Daddy sudah bangun? " Tanya Anna kepada putranya


Vareel menganggukkan kepalanya " sudah Mom, tadi langsung pergi mandi " jawab Vareel


" Anak-anak nya pada pintar ya sudah bisa bantu Mom " kata Anna


" Harus dong " jawab Kevin dan Vareel serempak


Satu bulan kepergian Catlin dan Karan. Anna dan Gray langsung mengambil Alih hak asuh Kevin. Gray juga Menyimpan semua Harta peninggalan Karan untuk masa depan Kevin nantinya


Restoran masih berjalan dan butik milik Catlin pun masih berjalan namun di kelola oleh orang kepercayaan Gray

__ADS_1


Gray melakukan itu bukan karena Gray ingin harta tapi Gray ingin mengamankan Harta milik kedua orang tua Kevin dari orang-orang yang berniat mengambilnya Apa lagi Mom Rosa yang tiba-tiba datang dan meminta bagian dari harta warisan.


Gray berjalan ke arah meja makan " selamat pagi semua nya " ucap Gray yang mengecup kening kedua putranya lalu mengecup bi_r Anna


" Morning Daddy " kata Kedua putra mereka


" Ayo Dad, kita sarapan dulu " ajak Anna yang sudah menaruh Roti panggang di piring Gray


Dan menaruh Roti Bakar di piring Kevin dan juga Vareel


" Jangan lupakan susu kalian ya " kata Anna yang duduk di samping Gray


" Aku pengennya susu kamu " bisik Gray di telinga Anna membuat anna membulatkan kedua mata nya


" Daddy!! " Tegur Vareel yang tidak suka melihat Daddy nya dekat-dekat dengan Mommy


" Apa Nak, Daddy hanya meniup kuping Mommy " elak Gray


" Kalo Daddy hanya meniup mana mungkin wajah Mom langsung merah " kata Kevin yang sempat melihat reaksi mommy mereka


" Wajah Mom merah karena Mom kan habis masak sayang " elak Anna


" Sudah ayo makan nanti keburu dingin makanan nya " kata Anna yang mengalihkan pembicaraan mereka


Tidak ada suara di meja makan hanya ada suara dentingan sendok dan juga garpu


Setelah usai sarapan Gray mengantar anak-anak nya untuk pergi ke sekolah karena jalannya searah


Setelah kepergian Anak dan suami. Anna membereskan meja makan dengan di bantu oleh Bibi


Ting...


Daddy : Aku tunggu di kantor ya sayang, Jangan pakai baju yang ribet oke dan jangan dandan cantik-cantik


Anna yang membaca pesan dari Sang suami hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum


" Daddy gak berubah " gumam Anna


Untung sekolah Kevin dan Vareel masih satu lingkungan walaupun beda kelas


" Kalian belajar yang pintar ya " kata Gray


" Oke Daddy " kata Kedua anak laki-laki ini


" Kami pamit dulu Daddy " pamit Vareel dan juga Kevin


" Dah Daddy " Gray membalas Lambaian tangan Sang putra lalu kembali masuk kedalam mobil


Gray melihat handphone nya namun tidak ada balasan dari sang istri, namun Gray yakin jika sang istri akan datang

__ADS_1


__ADS_2