
Sehabis makan Malam Anna langsung menyusui Baby Vareel Agar Tidur namun Bukan nya tidur Baby Vareel malah semakin segar mata nya '' loh Anak Mom ko malah semakin seger sih matanya bukan nya tidur sayang inikan suduh malam '' Ucap Anna mengelus pelan kening Baby Vareel
Anna terkekeh ketika Baby Vareel malah memonyong monyongkan bibir nya
''Anak Mom sudah pinter ya sayang heum..''
Gray yang baru masuk kedalam Kamar melihat sang istri dan juga putra nya yang masih melek
'' Loh ko belum pada tidur heum '' Uacap Gray berjalan kearah Anna dan sang putra lalu mncium pipi gembul Baby Vareel
'' heheheh Mungkin Baby Vareel ingin Daddy yang menidurkan nya makanya sedari tadi tidak tidur dan menunggu Daddy kembali ke kamar '' Jawab Anna
'' Oh jadi Anak Daddy ingin Daddy yang kelonin heum.. lalau jika kamu Daddy kelonin Bagaimana Dengan Mommy mu.. '' Ucap Gray sambil menggoda sang istri
'' Dad '' keluh Anna sebal
'' Hahaha.. Gak apa-apa sayang jika kamu juga ingin aku kelonin lagain kalo aku yang kelonin bisa membuat kamu semakin terlelap untuk tidur loh ''
'' Daddyyyy'' sebal Anna
Sedangkan Gray malah terkekeh melihat sang istri yang marah karena ulah nya
'' Lihatlah Nak, Mommy mu semakin cantik jika sedang marah seperti itu Daddy jadi tambah cinta dan sayang kepada Mommy mu '' Ucap Gray kepada putranya yang sudah berada di gendongan nya
sedangkan Anna sudah cemerut dan menatap Gray dengan sebal
Karena tidak ingi larut dalam candaan sang suami Anna memilih untuk pergi ke kamar mandi untu membalas kejahilan sang suami
'' Kita lihat di sini siapa yang akan kalah '' Gumam Anna yang langsung mengambil Gaun malam yang cukup sek-i
Anna keluar dari kamar mandi dengan Gaun malam yang cukup menggoda Apa lagi bau parfum yang sangat wangi membuat Gray yang tadinya sedang membawa main Babby Vareel langsung menoleh kearah pintu kamar Mandi yang terbuka
'' Sayang.. '' Ucap Gray dengan mata yang sudah berbinar
Sedangkan Anna dia malah cuek berjalan melewati sang suami dan menari-nari di depan sang suami membuat air ludah Gray mengeces
Gray ingin menghampiri sang istri dan membalas tarian Anna namun
'' Baby Vareel belum tidur '' Kata Anna yang sambil menunjuk kearah Baby Vareel
'' Tapi sayang Adikku sudah bangun '' lirih Gray
'' tidurkan dulu Baby Vareel setelah itu baru boleh, Tapi kalo Baby Vareel belum tidur jangan harap Daddy mendapatkan nya '' Ucap Anna sambil mengusap Adik Gray yang sudah berdiri tegak di bawah sanan
Gray mendesah kesal bagai mana caranya dia menidurkan Baby Vareel orang kedua bola mata indah Baby Vareel sangat segar malah sekarang Baby Vareel tertawa seakan menertawakan Daddy nya yang gagal
~ DI APARTMEN
Anold baru saja pulang dari lemburnya. Ia melihat Cahra yang sedang makan malam
" Apa kamu baru makan.? " Tanya Arnold
" Tuan, Iyah Tuan " ucap Cus Cahra yang menghentikan makan nya
" Lanjutkan saja. Dimana Baby Jasmine? " Tanya Arnold yang sudah menenteng jas dan tas kerjanya
__ADS_1
" Non Jasmine sudah tidur di kamar Tuan " jawab Cus Cahra
" Heum. Lanjutkan lah makan mu " kata Arnold yang langsung masuk kedalam kamar miliknya
Senyum Arnold mengembang ketika melihat Putrinya yang sedang tidur terlelap. Rasa lelah dan penat Karena kerjaan seketika hilang begitu saja ketika Arnold melihat Putri cantiknya
Arnold menaruh Jas dan tas nya di sembarang arah lalu mendekat kearah sang putri
" Selamat malam putri Pipih, Apa hari ini kamu menjadi anak baik heum... " Arnold tersenyum sambil mencolek pipi Baby Jasmine
" Maafkan pipih ya yang pulangnya malam, habis Uncle mu memberikan pipih kerjaan yang cukup banyak membuat Pipih lelah dan telat pulang " kata Arnold mencium pipi Baby Jasmine dan ikut terlelap di samping Baby Jasmine dengan menggunakan kemeja dan sepatu yang masih belum ia lepas
Cus Cahra yang baru selesai makan malam, ia berniat untuk masuk kedalam kamar nya namun ketika melewati kamar Arnold Cus Cahra melihat Arnold yang terlelap di samping Baby Jasmine karena Pintu Kamar Arnold yang tidak di tutup oleh Arnold
" Heum mungkin sangat lelah " gumam Cus Cahra yang mengambil tas Dan jas milik Arnold di lantai lalu menaruh Tas di atas meja dan jas yang di masukan ke tempat cucian pakaian
Cus Cahra yang melihat Arnold masih menggunakan sepatu, Cus Cahra membukakan Sepatu Arnold dengan pelan agar tidak terganggu lalu menaruh nya di bawah tempat tidur
Sebelum Cus Cahra meninggalkan kamar Arnold. cus Cahra menatap Anak dan ayah itu sekali lagi ada senyum di pipi Cus Cahra tapi entah senyuman apa itu
" Sadar Cahra, Kamu itu yang berfikiran yang aneh-aneh " gumam nya pelan sambil menggelengkan kepalanya lalu pergi meninggalkan Arnold dan Baby Jasmine yang sedang tidur
~ DI RUMAH KARAN
Malam ini Catlin lagi-lagi harus begadang karena Sang putra yang rewel dan tidak mau di tidurkan di tempat tidur maunya hanya di gendong dan tidak ingin lepas dari Catlin membuat catlin kewalahan
" Honey, sini biar Aku yang gendong " kata Karan yang merasa kasian melihat sang istri yang sudah lelah
" Tidak apa Pih, biar begini saja dari pada nanti ia bangun lagi " kata Catlin yang tidur di sopa sambil menyenderkan tubuhnya ke ujung sopa
Karan berjongkok lalu mengelus kepala sang istri " Maafkan Aku ya, Karen aku tidak bisa membantumu di saat Baby Kevin rewel " kata Karan
" Kamu memang ibu yang hebat Honey " puji Karan yang ikut duduk di sopa dan memeluk sang istri dari samping
" Kita urungkan saja ya untuk mempunyai Adik baby Kevin, aku tidak ingin kamu kesulitan sepeti ini lagi " kata Karan
Kemarin setelah pulang dari Apartemen Arnold Catlin dan Karan berencana untuk program bayi perempuan karena merasa gemas melihat baby Jasmine yang sangat cantik dan Imut
" Iyah Dad, Nanti saja jika Putra kita sudah besar baru kita program lagi ya " jawab Catlin dengan mata yang sudah mengantuk
~ PAGI HARI
Di rumah Karan seperti biasa Karan akan menyiapkan sarapan untuk Catlin bukan tidak ada bibi tapi Karan ingin membuatnya sendiri untuk menyenangkan sang istri apalagi Catlin sudah begadang semalaman dengan membuat Karan tidak tega
Karan membawa Nampan berisi dua piring sarapan untuk mereka
Catlin yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung tersenyum melihat sang suami yang membawa nampan kedalam kamar nya
" Apa baby Kevin masih tidur? " Tanya Karan
" Iyah, biarkan saja dulu semalaman dia gak tidur dan baru tidur tadi pagi " kata Catlin menghelaikan napas nya
" Bagai mana jika kita pakai jasa Baby sitter aja sayang " usul Karan
Catlin Menggelengkan kepalanya " tidak udah sayang, Aku ingin menikmati proses menjadi ibu Pih " tolak Catlin
__ADS_1
" Tapi aku tidak tega melihat mu yang kesusahan sayang "
Catlin tersenyum ia tau jika sang suami khawatir dengan kondisi tubuhnya dan takut dirinya kesulitan. Catlin mengusap pipi Sang suami
" Percayalah Aku baik-baik saja Pih, selama kamu ada di sampingku aku akan selalu baik-baik saja " jawab Catlin mengecup bi_,r Karan sekilas namun segera karan tahan tengkuk leher Catlin lalu memperdalam nya sehingga mereka terhanyut dan saling membelit
Pagi di Apartemen
Cus Cahra yang sedang membuatkan sarapan di dapur karena Baby Jasmine sedang di mandikan oleh Arnold dan di bawa berjemur oleh Arnold
" Selesai " kata Cus Cahra menaruh sepiring Nasi goreng dengan telur ceplok di meja makan sedangkan dirinya makan di dapur dengan lahap karena keburu Baby Jasmine di bawa masuk
Arnold yang baru masuk kedalam apartemen ia melihat sepiring Nasi goreng, Arnold mengerutkan keningnya karena baru kali ini Arnold melihat Ada nasi berwarna coklat di atas meja makan
" Makanan dia aneh-aneh saja " gumam Arnold menggelengkan kepalanya
" Tuan " ucap Cus Cahra yang baru keluar dari dapur
" Heum.. sarapan saja duku Saya mau menaruh Baby Jasmine di Box kamar " kata Arnold
" Saya sudah sarapan Tuan, sini biar baby Jasmine saya yang gendong dan Tuan sarapan saja dulu tadi saya membuatkan Tuan nasi goreng " kata Cus Cahra yang langsung mengambil Baju Jasmine lalu pergi ke kamar Arnold
Arnold mengerutkan kening nya lalu ia duduk di kursi meja makan, Walaupun heran dan aneh dengan sarapan yang akan di makan nya tapi Arnold juga penasaran degan rasanya
" Kenapa dia harus membuat makanan yang ribet begini, sudah enak-enak nasi berwarna putih malah ia beri warna " gumam Arnold tapi ia tetap saja menyantap Nasi goreng buatan Cus Cahra, yang awalnya ragu Tapi kini malah sangat lahap sekali bahkan habis tidak tersisa
" Enak juga " gumam Arnold
~ DI RUMAH GRAY
Gray melihat sang istri yang masih tidur dengan menggunakan gaun yang semalam. Gray melihat ke Box baby Vareel senyum nya mengambang ketika Baby Vareel masih terlelap tidur
Gray langsung melancarkan aksinya bahkan Gray merobek Pakaian yang di pakai oleh Anna
" Eumm. Dad.. " lirih Anna dengan mata yang masih terpejam namun masih bisa merasakan kenik_n yang di berikan oleh Gray
Gray yang sedang bermain dia bawah sana membuat Anna semakin menggila bahkan Anna berkali-kali menahan Des-n nya agar tidak mengganggu Baby Vareel
Gray membawa Anna kedalam kamar mandi lalu mereka bermain di sana dengan air shower yang mengalir agar Anna bisa mend_h bebas di sana
Satu jam lebih Gray bermain di kamar mandi membuat sang istri kedinginan menggigil
" Dad.. kalo aku sakit awas saja " keluh Anna sebal
Gray hanya terkekeh melihat kemarahan sang istri " tapi kamu juga menikamnya sayang " ucap Gray yang sudah menggunakan Handuk yang melilit di pinggang nya
Anna langsung berjala ke arah Box baby Vareel karena Tadi pas Anna Dan Gray keluar dari kamar mandi mendengar suara Baby Vareel yang menangis
" Uh..anak Mom kenapa nangis sayang heum " Anna langsung menggendong Baby Vareel dan berniat menyusui nya
" Minum dulu air hangat sayang " ucap Gray sambil memberikan satu gelas air hangat untuk sang istri
" Terimakasih Dad.. " jawab Anna
Gray mengelus kepala sang istri lalu mencium kening nya " terimakasih sayang, kamu sudah menjadi ibu dan istri yang sabar " kata Gray
__ADS_1
" Heum.." jawab Anna singkat
Gray tersenyum lalu langsung mengambilkan handuk satu lagi agar Anna tidak kedinginan karena saat ini Anna hanya menggunakan handuk yang melilit sampai dada