Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 32 : Pesta


__ADS_3

Anna naik ke permukaan Dan mengambil kimono " Kakak pakai ini tidak apa kan " ucap Anna memberikan Kimono milik nya kepada Gray


" Tidak apa, asal itu milikmu " jawab Gray memakai handuk kimono nya


Mereka tidak langsung membersihkan Tubuhnya mereka duduk di sopa Untuk mengobrol " Bagai mana tadi menjadi Juri ?" Tanya Gray


" Heum lumayan seru kak " jawab Anna


" Non, ini jus nya " ucap Mbak yang mengantarkan dua gelas jus dan cemilan


" Terimakasih mbak " ucap Anna " Di minum kak "


Gray meminum jus Semangka, sudut bibir Gray terangkat karena Anna ternyata masih ingat dengan jus kesukaan nya " Bagai mana dengan kerjaan kakak hari ini, tadi aku tidak melihat ada kak Max di depan " ucap Anna


" Iyah, Max sudah pergi karena masih ada kerjaan di kantor " jawab Gray


" Lalu kenapa kakak ada di sini jika di kantor belum usai?" Tanya Anna heran


Gray meraih tangan Anna " Karena aku merindukan mu " jawab Gray " Aku tidak bisa menahan rasa rindu ku kepadamu makanya Aku meninggalkan pekerjaan ku demi ketemu dengan mu "


Wajah Anna mulai memerah karena malu " Nanti temani aku untuk datang ke acara Ulang tahun rekan kerja ku " Pinta Gray kepada Anna


" Kapan?"


" Nanti malam jam 7 "


" Kenapa mendadak, aku kan gak ada dress untuk ku pakai " Jawab Anna kesal " Kalo begitu, aku ke kamar dulu " Anna langsung kabur ke dalam kamar nya sedangkan Gray malah tersenyum melihat tingkah Anna yang pergi begitu saja


Gray menelpon Max untuk membawakan dirinya pakaian ganti untuk pergi ke pesta, Tidak mungkin Gray memakai Pakaian yang bekas Bekerja nya, Setalah itu, Gray mencari kamar tamu untuk membersihkan Tubuhnya


Jam sudah menunjukan jam Enam sore, Gray sudah siap dengan setelan jas, sambil menunggu Anna turun ke bawah Gray meminum minuman yang di berikan Catlin kepada nya " Minum lah kak " Ucap Catlin


" Hm.."



Catlin melihat Gray yang tidak ada yang berubah dari Dulu tetap dingin dan cuek kepada wanita beda halnya jika sedang bersama Anna, dia akan sangat imut dan bahkan ramah

__ADS_1



Anna turun dari tangga dengan menggunakan long dress yang cukup indah di tubuh nya


Mata Gray membulat ketika melihat Anna yang turun dari tangga, Kagum sudah pasti tapi ada rasa tidak rela karena Gaun yang di gunakan Oleh Anna terlalu terbuka " Anna "


" Tutup mulut mu kak, itu air liur mu sudah banjir ke bawah " ledek Catlin sambil tersenyum di arah Gray


" maaf lama kak " Ucap Anna kepada Gray


Gray menggaruk pelipis nya " Apa tidak ada gaun yang lain?" Tanya Gray


" kenapa? ini sungguh indah dan ini juga Long dress yang belom pernah aku pakai " ucap Anna sambil memutarkan tubuhnya di hadapan Gray


" Bukan tidak bagus, tapi aku hanya tidak rela tubuh mu di lihat orang lain " ucap Gray menunjukan ke tidak relaannya


" Uuuhhhh" ledek Catlin kepada Anna


Anna langsung menyenggol lengan Catlin agar diam karena saat ini wajah nya sudah berubah bersemu merah " uuuuuuu... muka mu sudah seperti kepiting rebus " ledek nya lagi


Gray membuka jas yang ia gunakan lalu memasangkan nya di tubuh Anna " Setidak nya ini bisa menutup bahu mu yang indah ini " ucap Gray


Anna mengangguk " Ayo kita berangkat " Ajak Gray merangkul Pinggang ramping Milik Anna


Di depan rumah Mobil sudah di siap kan oleh Max untuk di Gunakan Gray dan Juga Anna " Mari kita Pergi " ucap Gray setalah menutup Pintu mobil



Anggap saja ini malam ya ☺️


Gray mengendarai Mobil nya sendiri, Senyum nya terus mengambang satu tangan nya memegangi Tangan Anna


Tidak ada Tolakan dari Anna " Kak, lihat ke depan " ucap Anna


" yang pinggir lebih enak untuk di pandang " jawab Gray menggoda Anna


Anna menggelengkan kepalanya " Jangan panggil Aku kakak, Aku tidak ini ingin menjadi Pria mu bukan kakak mu " ucap Gray menatap Anna

__ADS_1


" Lalu, aku harus panggil Apa?" tanya Anna


" Sayang, baby, darling, kalo tidak Honey, Terserah kamu saja " jawab Gray


" itu sih keinginan kakak " Anna mencabik bibir nya. mana mungkin Anna memanggil sepeti itu nanti Malah membuat orang salah paham


" Mau sampai kapan kamu tidak akan menganggap ku Anna, Bukankah kita saling mencintai tapi kenapa hati mu sepeti tidak ingin menganggap ku ada ". Batin Gray menatap ke arah depan


" Kak "


" Hm" Jawab Gray melihat ke arah Anna


" Maafkan aku, jika aku.." Anna menunduk karena ia merasa tidak enak dengan Gray


Gray tersenyum " Tidak Apa, Aku mengerti " ucap Gray tersenyum tipis


Anna tau jika saat ini Gray Mulai gundah dengan perasaan nya kepada Anna, Anna langsung terdiam tidak mengeluarkan suara nya lagi


Sesampai nya di acara, Max langsung membuka kan Pintu Mobil Gray, lalu membuka pintu Arah Anna


Anna keluar dari mobil dengan begitu cantik bahkan mereka merasa iri melihat ke cantikan Anna, Mereka terlihat sangat serasi ketika sedang apa lagi Gray tidak melepaskan rangkulan Pinggang Anna membuta kaum wanita Iri melihat Anna.


Setelah mengucapkan selamat kepada Tuan Erik, Gray memberikan satu gelas minuman kepada Anna dan mengajak Anna untuk berdansa, Suasana yang begitu Romantis dengan di iringi musik klasik kan membuat mereka menikmati Dansa nya


Gray tersenyum melihat Anna, dan Anna pun begitu, Mereka sangat Lihay dalam berdansa bahkan sangat romantis " Aku singgung mencintai mu " ucap Gray kepada Anna


Bukan jawaban yang anna berikan tapi hanya senyuman Yang di perlihatkan kepada Gray " Aku tidak butuh jawaban mu, selama kamu tidak melarangku untuk dekat dengan mu, aku tidak masalah " Ucap Gray


Anna memutarkan tubuhnya lalu mendekap Tubuh Gray " Jika sudah waktunya kita pasti akan bersama" bisik Anna


Mereka melanjutkan acara nya Samapi malam, bahkan Anna sudah mulai mengantuk karena Gray sedari tadi ngobrol bersama rekan Bisnis nya,. Gray terus mengenalkan Anna sebagai Calon istrinya sepeti saat ini, ketika rekan Bisnis nya memperkenalkan Anak perempuan nya kepada Gray, Gray langsung memperkenalkan Anna sebagai Calon istrinya " Nona bukan kah kamu seorang Model? wah kamu pasti beruntung mendapatkan Tuan Gray, Tuan grey pasti akan bisa membuat mu semakin terkenal " ucap rekan bisnis Gray


Anna ingin menjawab Namun Gray segara memegang lengan Anna " Bukan Anna yang beruntung Tuan, tapi saya yang sangat beruntung mempunyai Calon istri sepeti Anna, Tanpa Anna saya bukanlah siapa-siapa" jawab Gray


" Cih, Cantikan gue kemana-mana " ucap wanita itu


" Hari sudah malam Tuan, saya permisi terlebih dahulu karena saya tidak ingin calon istri saya kekurangan jam istirahat nya " Ucap Gray merangkul Anna lalu pergi meninggalkan anak dan bapak itu tanpa menunggu jawaban dari mereka.

__ADS_1


__ADS_2