
Di dalam perjalanan Anna tidak banyak bicara dia hanya diam, Walaupun Gray sudah menjelaskan semua nya kepada Anna, Bukan Anna Tidak percaya tapi Anna merasa semakin bersalah karena sudah membuat Hati wanita lain sakit hati Samapi nekad mempermalukan dirinya sendiri
Sesampai nya di lokasi pemotretan Anna tidak jadi turun karena di sana banyak sekali wartawan yang menunggu Anna di sana " Bagai mana ini " ucap Widia
" Apa yang harus aku lakukan sekarang.?" tanya Anna balik sambil menyenderkan tubuhnya ke Jok mobil
" ayo kita hadapi saja, mau sampai kapan kita akan menghindar dari media " Ucap Gray
" Tapi "
" Kamu percaya kan sama aku.?" Tanya Gray menatap Anna
Anna membuang napas nya, lalu menganggukkan kepala nya " Baiklah "
Anna dan Gray langsung turun dari mobil, sontak saja Wartawan langsung menyerbu Anna dan juga Gray " Kita duduk di sana saja, agar Kita nyaman " ucap Gray menunjuk Kedai
Di kedai Gray dan Anna sudah duduk di kursi dan Wartawan Sudah menunggu penjelasan dari kedua nya " bagai mana Nona Anna tanggapan nya soal Vidia Nona Celina yang sedang hamil anak Tuan Gray, dan bagai mana perasaan anda kepada Tuan Gray saat ini.?" Tanya nya
Gray menatap Para wartawan yang menurutnya sangat menyebalkan andai saja ini tidak ada urusan nya dengan Anna mungkin Gray bisa menghindari nya " Begini ya, Jika memang saya Ayah biologis Anak yang sedang di kandung Nona Celina maka marilah kita Melakukan Tes DNA Karen aku merasa Tidak pernah menyentuhnya, dan soal Foto, Itu Foto ketiak Celina datang ke Negara K untuk mengunjungi saja namun saya terlalu sibuk untuk menemani nya, akhirnya dia langsung mengajak saya makan malam, Dan setelah makan mala Celina meminta saya Untuk menemani nya Samapi dia tertidur namun karena saya juga merasa lelah hari itu, makanya saya ikut tertidur " Ucap Gray " Selama saya bersama nya, hubungan kami kurang baik, Bahkan Aku dan Celina jarang sekali ketemu karena Memang saya Tidak punya perasaan apa-apa terhadap nya, Sering sekali saya meminta untuk mengakhiri pertunangan kami tapi Celina selalu saja mengungkit sial saja nya yang dia Bilang sudah berkorban dan mendonorkan Ginjal nya untuk saja " Lanjut Gray
__ADS_1
" Kalian sebagai Wartawan yang cerdas pasti sudah tau, Kenapa Vidio itu bisa tersebar, dulu saja dia berani berbohong soal donor apa lagi sekarang yang jelas-jelas saya tidak pernah melakukan nya "
Wartawan itu mengangguk mengerti dengan penjelasan Gray " Dan satu lagi, Kalian salah jika kalian Bertanya kepada Anna, Karen Anna tidak Hubungan nya dengan hubungan Saya dan Juga Celina " Ucap Gray " Kalian pasti tau kalo saya sangat mencintai wanita yang ada di samping saya ini, Namun sayang Cinta saya tidak terbalas " ucap Gray terkekeh
Anna yang mendengar ucapan Gray langung mencubit perut Gray " Aw. Lihatlah dia malah menyebut saya " Ucap Gray kepada Para wartawan
Membuat wartawan terkekeh melihat tingkah imut Anna " Apa ada yang ingin kalian tanyakan lagi.?" Tanya Gray
" Nona Anna, bagai mana perasaan Nona Anna kepada Tuan Gray.?"
Anna tersenyum dan menatap Gray " Perasaan saya terkadang Tuan Gray masih sama seperti dulu, Kak Gray adalah sahabat saya semasa sekolah dulu, Dia orang pertama yang membuat saya jatuh hati "
" lalu apa karena Tuan Gray cinta pertama anda makanya Nona rela berkorban untuk Tuan Gray, dan mengapa Anda waktu itu tidak mengakui bahwa Anda lah yang menjadi pendonor.?
Jawaban Anna membuat Gray dan yang lain nya kagum dengan sosok Anna yang menurut mereka sangat rendah hati. " Terimakasih Atas waktu nya Nona, semoga kelak Anda dan Tuan Gray Akan bersatu dan bisa hidup bersama " ucap Wartawan itu.
Di rumah Celina, Merasa geram dengan sikap Anna yang menurut nya sok baik dan so suci " awas kau Anna, akan aku hancurkan kau, sepeti apa yang sudah kau hancurkan " geram Celina membanting Remote Tv
Di rumah Mom Johana. Mom merasa terharu mendengar ucapan Anna yang terlihat sangat Tulus " Andai saja waktu itu aku tidak egois mungkin Anakku sudah bahagia dengan wanita pilihan nya " ucap Mom Johana
__ADS_1
" Semua sudah terjadi, jadi jangan di sesali Lagian, Toh mereka sekarang sudah bersama walupun masih sebatas sahabat " ucap Mona yang sedari tadi menemani Mom Johana
" Kamu benar "
" Sekarang yang harus kita hadapi itu, keluarga Dwen karena anak nya sudah berani menyebarkan Gosip Bohong tentang kehamilan nya "
" Mereka sangat Licik, Sudah gagal dalam misi mereka kini malah memfitnah anakku, Pasti kedua rubah itu sebentar lagi akan datang menghampiri kita dan meminta pertanggung jawaban " Ucap Mom Johana
Benar saja, kedua orang tua Celina sudah datang dengan sikap angkuh nya " Mana Johana " tanya Dwen kepada Pelayan " Johana keluar kamu " teriak Dwen
Mom Johana dan Mona Keluar dan menghampiri Dwen dan juga suaminya " Ada apa kalian kesini.?" tanya Mom Johana kepada Dwen dan Suaminya yang sudah duduk di sopa
" Saya ke sini, ingin minta pertanggung jawaban atas apa yang sudah di buat oleh anakmu, Sekarang Anakku sedang hamil " ucap Dwen
Mom Johana tersenyum " Kalo begitu mari kita tes DNA " kata Mom Johana tidak basa basi lagi
" Ayo, siapa takut, jika benar Anakku sedang hamil anak mu maka aku ingin kalian memberikan Harta mu 70% Untuk anakku dan juga anaknya " ucap Dwen
Ucapan Dwen membuat Mom Johana dan juga Mona saling melirik " Dan jika itu semua tidak terbukti maka Aku minya seluruh harta mu menjadi milik kami " Ucap Mom Johana dengan serius
__ADS_1
Dwen dan suaminya membulatkan mata nya tapi karena mereka yakin jika sang anak sedang hamil anak Gray maka mereka pun menyetujui persyaratan yang di berikan Oleh Johana " Dil "
Mom Johana tidak butuh harta milik mereka bahkan Di bandingkan kekayaan mom Johana harta mereka mungkin masih sebatas remeh yang jatuh ke lantai, dan Mom Johana sangat yakin kepada sang anak kalo Gray tidak pernah melakukan hal yang Aneh kepada Celina bahkan Mom Johana sangat tau bagai mana sikap Gray kepada Celina yang selalu kasar. Jangan heran kenapa Mom Johana tau, karena Celina selalu mengadu dan akan minta yang perawatan wajah yang jika mendapatkan tamparan dari Gray.