
Hari sudah semakin siang, Anna langsung pamit pulang kepada catlin setelah melihat Putra Catlin " Aku pulang dulu ya, sebentar lagi Suamiku pulang "
Catlin menganggukkan kepala nya '' Iya hati-hati di jalan ya '' Ucap Catlin
Setelah kepergian Anna, Catlin turun dari ranjang dan berniat ingin melihat Putra Namun langkah nya terhenti ketika melihat sosok wanita yang dia kenal
" Itu kan..." Gumam Catlin sambil menunjuk ke arah Wanita itu
" Honey " panggil Karan
Catlin langsung menoleh ke arah suara " Sayang " Jawab Catlin melihat sang suami yang berjalan ke arah dirinya
" Sedang apa di sini, Mana Anna ?" tanya Karan celingak celinguk mencari keberadaan Anna
Tadi Karan mendapatkan kabar dari Caltlin Jika Catlin sedang bersama Anna di rumah sakit dan menyuruh Karan untuk menyelesaikan pekerjaan nya dengan santai tidak terburu-buru
"Tadi aku mau melihat putra kita, tapi.. " Catlin menggantung ucapan nya karena ia takut salah orang
" Tapi apa sayang?"
" Ah tidak apa-apa Sayang, ayo kita lihat Putra kita " Ajak Catlin
" Baru saja Anna pulang kata nya takut keburu Kak Gray sampai di rumah lebih dulu " lanjut Catlin
Sambil berjalan Karan merangkul pinggang sang istri sambil mengobrol " Apa saja yang kalian bicarakan tadi "
Catlin melirik sang suami " Itu obrolan wanita, pria tidak perlu tau hehehe " Jawab Catlin sambil terkekeh
Karan mencubit hidung sang istri " Kamu ya "
" Is jangan cubit hidung ku " rengek Catlin memegangi hidung nya
Karan malah Terkekeh melihat sang istri yang ngambek " Kamu lucu sayang jika sedang ngambek kaya gitu "
Catlin masih saja memanyunkan bibir nya. Sesampai nya di depan ruangan Bayi " Lihat putra kita sedang tidur " tunjuk catlin
" Iyah Honey, dia sangat mirip dengan ku "
" Is kamu memang banyak " kesal Catlin
" Hehehe.. kan aku yang membuatnya jadi pasti aku yang memang banyak "
" Apa kamu lupa jika aku juga yang ikut membuat "
__ADS_1
" Hahaha kita berdua sayang " Jawab Karan sambil tertawa
Catlin melihat sang Anak yang sedang tertidur lelap, mereka tidak di perbolehkan masuk jika bukan waktunya, Catlin dan Karan hanya bisa melihat sang anak dari balik kaca besar
Karan memeluk Catlin, Karan tidak menyangka jika dirinya saat ini sudah menjadi seorang Ayah, Rasa bahagia menyelimuti hati Karan
~ Di rumah
Gray baru saja sampai di rumah dengan di Ikuti oleh Max
" Halo kak " sapa Tirani dengan senyum manis nya
" Hm.. " Jawab Gray dingin dan langsung melangkah meninggalkan Tirani
" Eh kak, tunggu " panggil Tirani sambil lari kecil
" Ada apa?"
Tirani tersenyum " Kak Anna belum pulang sedari tadi pagi, pasti Kak Anna pergi bersama teman-teman" tuduh Tirani mengadu kepada Gray
Gray mengerutkan kening nya. Gray sudah mendapatkan pesan dari sang istri jika dirinya terjebak macet dan akan pulang terlambat, lagi pula tadi pagi Anna sudah ijin kepada Gray kalo Anna mau ke rumah sakit
" Maaf Nona, Nona Anna sudah ijin kepada Tuan jika Nona Anna hari ini akan pergi ke rumah sakit dan barusan juga Nona Anna mengabari Tuan Jika Nona Anna sedang terjebak macet makanya telat untuk pulang " Ucap Max
Tirani langsung membeku, kenapa dirinya bodoh sekali mengatakan hal yang tidak mungkin Anna lakukan
" Oh iya satu lagi, Jangan pernah kau menjelek-jelakkan Istriku, karena istriku tidak seperti dirimu " Ucap Gray menunjuk ke arah Tirani
Tirani membeku mendapatkan ucapan itu dari Gray " Apa yang di maksud kak Gray, apa Kak Gray sudah mengetahui semua nya, tapi dari mana bukan nya anak Buah kak Gray sudah ku bayar " Batin Tirani sambil melihat Gray pergi menjauh
Max tersenyum sinis melihat Tirani yang membeku lalu pergi ke Paviliun untuk membersihkan diri nya.
Max mendapatkan Pasilitas Komplit di Paviliun itu, Awalnya Gray menyuruh Max untuk memilih salah satu kamar namun Max menolak secata halus dia lebih nyaman tinggal di paviliun dari pada di rumah utama
Tirani memutarkan bola mata malas nya lalu duduk kembali di sopa sambil menonton Tv
Tidak lama kemudian Anna pulang sambil membawa Makanan yang di beli nya tadi di jalan ketika Sedang terkena macet
" Wah Istri macam apa yang baru pulang setelah suaminya sudah pulang terlebih dahulu " sindir Tirani
" Bukan urusan mu " jawab Anna yang langsung pergi ke kamar
Ceklek..
__ADS_1
Anna masuk kedalam kamar ia melihat Gray yang baru saja keluar dari kamar mandi, Aroma sabun yang di gulana oleh Gray telah menusuk hidung Anna, Anna mencium bau Aroma sabun yang sangat wangi itu
" Sayang, kamu sudah sampai " Ucap Gray menyadarkan Anna yang masih di dekat pintu
Gray berjalan ke arah sang istri " Dad, aku mau " Ucap Anna yang langsung melepaskan Handuk milik Sang suami dan menc_m da_a milik sang suami
Gray tersenyum dia sangat suka jika Anna sangat aktif seperti saat ini.
#Skip
Kamar sudah tidak berbentuk lagi Baju berhamburan bahkan seprai pun Sudah acak-acakan di buat mereka, Gray dan Anna Tergulai lemas di atas tempat tidur dengan tubuh yang masih sama-sama Po_s
" Kamu semakin Hot Sayang Puji Gray "
" bawaan anak kita " elak Anna
Anna tidak pernah mau mengakui jika dirinya memang sedang gila dalam S_x, malu lah masa ia wanita mengakui nya
Gray tersenyum mendengar jawaban Anna, Alasan Klasik yang selalu Anna ucapkan jika sehabis bermain
" Hai Boy, apa kabar hari ini? Maafkan Daddy yang sudah nakal menjenguk mu, Tapi tadi kamu memaki jas ikan kan Boy "
Plak..
" Sayang sakit " rengek Gray
" Makanya kalo ngomong sama anak itu yang wajar-wajar saja jangan ngomong yang sembarangan " keluh Anna memukul lengan sang suami
" Hehehe keceplosan sayang " Jawab Gray cengengesan
" Lihat lah Boy, Mommy mu galak sekali " Bisik Gray
Gray dan Anna sudah mengetahui Jenis kelamin calon Anak mereka, satu Minggu yang lalu Gray mengantar kan Anna untuk periksa kandungan alangkah bahagianya ketika Dokter berkata jika Anak yang sedang di kandung Anna berjenis kelamin laki-laki.
Dug..
" Lihatlah, Putra ku saja tidak setuju dengan ucapan Mu Dad " Balas Anna yang merasakan tendangan Dari sang anak
Gray langsung memeluk sang istri ". tapi kamu memang jadi galak dan Cerewet sayang " Ucap Gray berbisik di telinga Anna
" Apa? Ngomong sekali lagi " Ucap Anna mencubit perut sang suami
" Auuu.. sakit sayang, Cubitan mu Seperti kepiting " keluh Gray
__ADS_1
" Makanya jangan ngomong sembarangan " Anna langsung turun dari Tempat tidur lalu berjalan ke kamar mandi tanpa Satu helai benang pun
Gray yang menatap kepergian sang istri malah tersenyum " Istriku semakin Seksi saja "