Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 112 : Memancing


__ADS_3

Siang harinya Anna dan Gray baru saja turun dari lantai dua, Gray melihat para sahabatnya yang masih berada di rumah miliknya


" Kepada kalian masih di sini, aku pikir kalian sudah pulang " kata Gray yang merangkul Anna


" Jadi kamu tidak menginginkan kami ada di sini gitu? " Ucap Karan yang membuang napas kasar Namun masih dalam mood bercanda


" Hahaha, ayolah kita pergi mancing sudah lama kita tidak pergi memancing " ajak Gray kepada Para pria


" Ayolah " jawab Meraka


" Kalian kalo sudah bersama pasti akan lupa sama kita " ucap Anna


" Tidak mungkin lupa sayang, kan Kita mancingnya juga di belakang rumah, dan kalian Yang akan mengolah Ikan nya " jawab Gray Terkekeh


Anna Menggelengkan kepalanya " terserah kalian saja " jawab Anna yang mengambil Baby Vareel


Para Pria malah Terkekeh lalu pergi meninggalkan istri mereka untuk memancing di danau belakang rumah


" Uu.. anak Mom ganteng sekali sih, maaf ya Mom baru Gendong kamu habis daddy mengurung Mommy " ucap Anna mencium pipi Sang anak


" Kalian enak-enak di atas sedangkan aku harus menjaga Anak mu " keluh Widia sebal


Anna terkekeh melihat Widia yang menggerutu " Terimakasih Kakakku sayang, karena sudah menjaga Putra ku " ucap Anna


Catlin yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya " Anak bayi sedang menggendong anak baby hahahah "


" Mana ada Anak bayi menggendong anak Baby " ucap Anna


" Nah itu, kamu kan anak bayi yang masih di jaga oleh Kak widia, lagian aku gak habis pikir dengan suamimu, kamu sudah memilki Anak tapi kamu masih di jaga oleh kak Widia " ledek Catlin


" Lagian ya, yang harus di jaga itu Baby Vareel buka kamu " lanjut Catlin menggelengkan kepalanya


" Itulah bedanya suamiku dengan suami mu, suamiku unik " jawab Anna Terkekeh


" Saking uniknya kita Samapi tidak bisa memahami jalan pikiran nya " kata Catlin


Anna hanya terkekeh mendengar ledekan dari catlin


Anna berjalan ke dapur untuk mencari makanan karena Ia merasa laper mungkin karena ulah suaminya yang tidak membiarkan Dirinya keluar kamar tadi pagi padahal sebenarnya Anna sudah bangun sejak pagi

__ADS_1


" Bi, apa ada makanan? " Tanya Anna


" Ada Non, tadi Cus Cahra membuat Makanan khas indo " ucap bibi


" Wah, mau dong Bi tolong bawakan ya ke sini " pinta Anna yang masih menggendong Baby Vareel


" Baik Non " jawab Bibi


Tadi pagi Gray menelpon Orang rumah untuk mengirim beberapa pelayan ke sini, dan Gray juga menyuruh orang untuk merapihkan dan membereskan barang-barang mereka sebagian dan di bawa ke rumah baru karena mulai sekarang mereka akan tinggal di sini, Tidak lupa Gray juga memindahkan hewan peliharaan nya ke rumah baru karena Gray ingin melepaskan dan membiarkan para hewan berkeliaran bebas di halaman rumah nya apa lagi di belakang rumah Ada hutan mini untuk mereka tinggali


" Ini Non, makanan nya " ucap Bibi menaruh beberapa piring di atas meja makan


" Ini apa nama nya Bi " tanya Anna


" Kalo kata Cus sih, ini nama nya oseng kangkung, ayam goreng balado dan sambel goreng kentang " ucap Bibi menjelaskan nama makanan yang di hidangkan


Kedua mata Anna berbinar ketika mendengar penjelasan dari Bibi " Bi, bisa tolong gendongan Baby Vareel, aku takut nanti baby Vareel kenapa Pedas " ucap Anna


" Boleh Non " jawab Bibi


" Bibi duduk di sini saja temani Anna makan, apa bibi sudah makan? " Tanya Anna yang sedang menyantap makanan nya


" Oh iya sukur deh kalo sudah, Kalo bisa sebelum aktivitas Bibi dan yang lain makan dulu ya jangan menunggu Anna dan Kak Gray Turun, Karena kalian kan butuh tenaga untuk melakukan aktivitas " ucap Anna yang begitu lahap memakan makanan nya


" Jagan sampai sakit karena terlalu lelah bekerja, Anna tidak ingin bibi dan yang lain sakit gara-gara kerja sebelum sarapan " lanjut Anna


Inilah yang di sukai oleh para pelayan, Nona dan tuan mereka tidak pernah membeda-bedakan orang apa lagi Anna yang selalu memikirkan kesehatan mereka


" Baik Non, sebelum nya Bibi ucapkan terimakasih karena Non selalu memikirkan kami "


Anna tersenyum " bagi Anna, bibi dan yang lain bukan sekedar pekerja tapi bagi anna bibi dan yang lain adalah keluarga jadi jangan sungkan jika bibi dan yang lain membutuhkan sesuatu ya " kata Anna


" Iyan Non, sekali lagi terimakasih " ucap Bibi


Anna makan sambil cerita-cerita bersama bibi karena yang lain sudah pada pergi ke Danau belakang rumah


" Aduh Bi, Anna terlalu kalab nih makan nya sampe perut anna buncit " keluh Anna sambil mengupas perut nya yang kekenyangan


Anna memang paling suka makan makanan indo padahal dirinya bukan orang indo, namun jika ada makanan dari indo jangan harap Anna akan membiarkan nya begitu saja pasti akan di lahap habis oleh nya

__ADS_1


Bibi yang melihat Anna kekenyangan hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. bagai mana tidak kekenyangan Anna makan lumayan banyak


Di danau para pria sedang memancing sambil mengobrol


" Bagai mana apa kalian sudah dapat ikan nya? " tanya Catlin yang menghampiri para pria


" Dapat dong " seru Karan


" mana? "


" ini " tunjuk Karan ke dalam ember


Catlin menahan senyum nya " hahaha.. kalian memancing Hanya mendapatkan ikan yang segede Kucrit ini " tunjuk Catlin Menggelengkan kepalanya


" kamu gak tau saja, ikan apa yang sudah di dapat oleh Gray " ucap Karan


" Memang nya kak Gray dapat ikan yang segede apa? paling juga sama kaya kamu Pih " ucap Catlin


" Lihat saja sendiri " kata Karan sambil menunjukan ember milik Gray


Catlin yang penasan langsung melangkah ke ember milik Gray " Wah, kak Gray hebat ikan nya besar-besar " seru Catlin


Gray menyunggingkan senyum nya " Aku selalu mendapatkan yang super, entah itu istri anak ataupun keberuntungan " ucap Bangga dirinya


Catlin berdecih sebal mendengar ucapan Gray " iya iya, kak Gray emang paling top dan The best deh " ucap Catlin lalu beralih kedalam ember


" apa ini sudah bisa kita olah? " tanya Catlin


" Boleh saja jika mau " jawab Gray


" oke aku bawa ke dapur ya, biar Anna yang mengolah karena dia pintar mengolah makanan hehehe " Ucap Catlin terkekeh


" aku pikir kamu yang mau mengolah, nyatanya Tetap saja istriku yang mengolah " kata Gray menggelengkan kepalanya


" kalo istriku yang mengolah bisa-bisa Dapur ke Bakaran hahaha " Seru Karan tertawa. karena Catlin tidak terlalu pintar dalam masakan


" Kalo begitu jangan, Nanti yang harus nya jadi ikan Goreng malah jadi ikan menghilang karena Gosong Hahaha " lanjut Arnold tertawa terbahak-bahak


Catlin menatap para pria dengan lekat " awas saja kalian, Dan kamu suamiku awas saja nanti malam gak akan dapat jatah " kata Catlin yang langsung pergi meninggalkan para pria dengan membawa ikan.

__ADS_1


__ADS_2