Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 69 : OTW


__ADS_3

Hari telah berlalu kini Anna dan juga Gray sudah berada di bandara di negara Y dengan di Ikuti Max, widia tidak ikut karena ingin beristirahat di rumah menikmati masa libur nya.


Supir sudah menunggu kedatangan Anna dan juga Gray, mereka langsung masuk ke dalam Mobil dengan di Ikuti Max


" Tuan, apa kita langsung pulang?" tanya supir itu


" Iyah, Kita langsung pulang saja karena Istriku harus istirahat " jawab Gray


Anna Menyenderkan tubuhnya ke arah Gray, Lalu memejamkan mata nya karena Anna merasa kelelahan setelah perjalanan yang cukup jauh


Gray mengelus kepala Anna agar Anna nyaman tidur nya. Tidak ada percakapan di sepanjang jalan karena Gray melarang merak bertanya atau pun mengeluarkan suara


Dua puluh lima menit telah berlalu kini Gray sudah sampai di rumah Mom. Mom sudah berdiri di depan Pintu masuk untuk menyambut kepulangan Anna dan juga Gray


Anna yang sudah bangun langsung berjalan ke arah Mommy


" Selamat datang sayang " Sambut mom merentangkan kedua tangannya


" Mommy apa kabar, Anna sangat meri merindukan mom " Anna memeluk Mom


" Kabar Mom sangat baik sayang "


" Mom " Gray mulai terasa menjadi anak tiri karena di hiraukan oleh Mom


Mom melepaskan pelukan nya " Ayo kita masuk dulu, di luar sangat panas " Ajak Mom


" Dan kamu jangan merajuk seperti itu " ucap Mom kepada Gray


Gray hanya mendesah pasrah ketika Mommy Johana membawa istri nya begitu saja


Anna dan Mom Terkekeh melihat Gray yang mulai kesal


" Ayo sayang, kalian harus makan dulu pasti perjalanan sangat melelahkan bukan, Mommy sudah membuahkan makanan yang kalian suka "


" Wah Mom, ini banyak sekali makanan nya " ucap Anna duduk di meja makan


" Kalo begitu ayo dinamakan lah " Ucap Mom


Anna mengangguk, Anna mengisi piring sang suami lalu mengisi piring miliknya sendiri " Wah Mom ini enak sekali " Puji Anna


" Kalo begitu makan yang banyak "


" Mom, Siapa wanita yang akan menikah Dengan Arnold ?" tanya Gray sambil memakan makanan nya


" Anak dari sahabat nya yang telah meninggal, Uncle mu merasa mempunyai hutang Budi kepada keluarga Tirani makanya Uncle mu berjalan akan menjaga Tirani dengan menikahkan nya dengan Arnold" jawab Mom

__ADS_1


" Apa Arnold menyetujui nya?" kini giliran Anna yang bertanya


" Awal nya tidak, tapi lambat laun Arnold menerima kehadiran Tirani "


" Sukur deh Kalo begitu, Biar Arnold ada yang urus " Ucap Gray


" kamu benar, lagian Tirani masih cukup muda untuk menikah karena baru berusia 20thn, semoga saja setelah menikah mereka saling mencintai dan saling menyayangi "


" Amin, kita doakan saja " Jawab Anna tersenyum


Gray sebenarnya sudah tau siapa itu tirani karena Gray sudah mengutus anak buah nya untuk menyelidiki latar belakang Tirani dan Keluarga nya, Walaupun Gray terlihat cuek namun Gray tidak ingin sepupu nya menikah dengan orang yang salah.


Mereka melanjutkan makan nya dengan di selingi obrolan anak dan ibu


~ Di rumah Arnold


Acara pernikahan Arnold dan Tirani akan di laksanakan Minggu depan, Tirani juga sudah mengambil cuti kuliah untuk mempersiapkan pernikahan nya, Kalo Arnold jangan di tanya dia masih suka kelayaban kalo malam entah lah dia pergi kemana


Mami dan Tirani sedang menghias Taman agar terlihat cantik " Mam, ini lihat Bunga-bunga sudah bermekaran " ucap Tirani


" Kamu benar, padahal Mami berharap mereka bermekaran nya nanti saja ketika kamu dan Arnold menikah "


" Hehehe, Mami bisa saja " ucap Tirani malu-malu


" Nyonya " Ucap pelayan itu menghentikan aktivitas Mami dan Tirani


" Barusan Ada telpon dari Nyonya Johana kalo Tuan Gray dan Nona Anna sudah Samapi di rumah "


Deg..


Tirani mematung ketika mendengar kata Anna Tangan nya gemetar " Apa dia, Anna yang di cintai oleh Arnold? kalo iya lalu aku bagai mana?" Batin Tirani


" Benarkah, Wah, aku harus segera ke sana " Ucap Mami Antusias


" Tirani, Cepatlah ganti pakaian mu Kita ke rumah Kakak ipar Mami " Ajak Mami yang langsung masuk kedalam kamar nya untuk memberisih kan diri karena tangan nya kotor


Tirani masuk kedalam kamar nya, ia tidak langsung masuk kedalam kamar mandi, Tirani malah duduk di samping tempat tidur dia memikirkan bagai mana nasib nya jika Anna telah kembali


" Apa dia Anna yang di cintai oleh Arnold selama ini, dan apa ke datangan nya kemari untuk mengambil Arnold kembali " Gumam Tirani muai panik


Walaupun Tirani dan Arnold tidak saling mencintai tapi Tirani tidak ingin jika nasib rumah tangga nya nanti hancur karena orang ke tiga


" Aku harus mempertahankan apa yang akan menjadi milikku, aku tidak boleh pasrah begitu saja menerima keadaan " Gumam Tirani


Tirani langsung masuk ke kamar mandi dan bersiap untuk pergi ke rumah Mom Johana

__ADS_1


Tirani turun dari tangga dengan menggunakan Dress cantik dengan Rambut yang ia gulung ke atas membiarkan leher jenjang dan putihnya terekspos begitu saja


" Wah mantu Mami cantik sekali " Puji Mami


" Mami bisa saja " Ucap tirani malu-malu


" Sudah ayo kita berangkat " Ucap Papi


" Papi sudah siapkan mobil untuk kita pergi "


" Papi ini seperti kita mau pergi jauh saja, Orang rumah nya Kak Johana dekat cuman ke halang beberapa rumah " Keluh Mami


Papi Terkekeh mendengar ucapan sang istri " Sudah ayoo "


Mereka bertiga berjalan ke arah Rumah Mom Johana dengan membawa puding kesuksesan Gray


Ting tong..


Ceklek...


" Tuan, nyonya silahkan masuk " Ucap pelayan itu


" Diaman Anna dan juga Gray?" hanya Mami


" Non Anna dan tuan Gray ada di kamar nya Nyonya mungkin sedang istirahat " jawab pelayan itu


"Yah, kita sayang ke sini kan ingin bertemu dengan mereka " keluh Mami


" Eh ada kalian, ayo duduk " Ucap Mami Johana membawa mereka untuk duduk di sopa


Mami, Tirani dan Papi Langsung duduk di sopa " Aku pikir Anna dan Gray tidak sedang istirahat maknya kami buru-buru ke mari "


" Sebentar lagi juga mereka bangun tunggulah, sekalian kita makan malam bersama" ucap Mom Johana


" Wah calon pengantin aura nya sudah terlihat ya cantik " Puji Mom


" Aunty bisa saja " Ucap Tirani malu-malu


" calon mantu siapa dulu dong " ucap Bangga papi


" Dih dia narsis " Ucap Mom sambil tertawa di ikuti oleh mami


" Iyah dong, memang nya kakak saja yang punya mantu cantik "


" Hahaha, aku pikir kamu tidak iri dengan ku yang memiliki mantu cantik " Goda Mom sambil terkekeh

__ADS_1


" Cantik itu relatif yang penting hati nya baik, jangan tertipu dengan paras nya saja, sekarang banyak yang cantik hanya di luar tapi hati nya busuk " Kata Anna sambil berjalan ke arah Dapur


__ADS_2