
Karan dan catlin saat ini berada di sebuah rumah sakit untuk memeriksakan kandungan Catlin " Bagai mana dok keadaan calon anak kami?" Tanya Karan
" Calon anak tuan dan Nona sangat sehat " Ucap dokter " Dan tetap di jaga kesehatan nya ya Nona jangan lupa Vitamin nya di minum teratur "
Karan melihat ke arah Catlin sambil tersenyum " Terimakasih Dok "
" Sama-sama" Jawab dokter itu
Setalah usai memeriksakan kandungan Catlin, Karan membawa Catlin ke salah satu hotel yang dirinya sewa karena malam ini Karan ingin mendengar semua penjelasan Catlin yang telah meninggal dirinya, Walaupun Karan sebenarnya sudah tau tapi Karan ingin mendengar semua nya dari mulut Catlin sendiri
" Kenapa kita ke sini?" tanya Catlin
" Banyak yang harus kita bicarakan, Ayo masuk " ajak Karan membuka pintu kamar Hotel nya
Dengan pasrah Catlin masuk kedalam kamar Hotel " Duduk lah, Aku mau keluar dulu " Ucap Karan namun " Jangan berani lari membawa Calon anak kita " Ucap Karan memperingati Catlin
" Heum " jawab Catlin yang sudah duduk di sopa
Setelah kepergian Karan, Catlin membuka handphone nya dan mengirim pesan kepada kak Widia agar mereka tidak mencari keberadaan nya
" Kenapa Karan bisa tau jika aku sedang berada di sini, dan kenapa Karan tau jika aku sedang hamil " Gumam Catlin " Apa jangan-jangan ada yang memberitahu Karan jika aku berada di negara ini "
Catlin menutup mata nya karena merasa lelah dengan kepala yang ia senderkan ke Sopa dengan kaki yang sudah ia rentang kan
Ceklek
Karan membawa dua kantung plastik dengan berisi makanan dan juga susu Ibu hamil untuk Catlin, Tadi ketika di supermarket Karan sempat searching mencari tau apa saja yang bagus untuk ibu hamil
" Cat " Karan melihat Catlin yang tertidur
" Kenapa kamu tidur di sini " Gumam Karan, Karan memangku Catlin untuk memindahkan nya ke atas tempat tidur
" Kamu sudah datang " Ucap Catlin membuka mata nya
" Maaf aku sudah membangunkan mu " Kata Karan
" Tidak apa-apa " jawab Catlin
" Tadi kamu habis dari mana?"
Karan tersenyum dan langusng membuka kotak susu ibu hamil " Aku habis beli susu ibu hamil untuk mu " jawab Karan yang langsung membuatkan susu untuk catlin
__ADS_1
" minum lah "
" Terimakasih " jawab Catlin yang langsung mengambil gelas dan meminum nya
Karan duduk di samping Catlin dengan memberikan belayan di kepala Catlin " Kamu tau, selama dua bulan ini aku mencari mu tidak ada henti bahkan aku Samapi melupakan kerjaan ku demi mencari mu" Kata Karan
Catlin menunduk dengan wajah yang sendu " Maafkan aku karena telah meninggalkan mu pagi itu "
Karan memeluk Caltlin dan membiarkan Catlin bersandar di dada nya " Apa maslaah mu waktu itu sangat berat sehingga kamu meninggalkan begitu saja "
" Ini semau bukan salah mu, tapi salah Mommy ku yang telah mengancam mu, Andai saja aku tau sejak awal mungkin aku menemukan mu dari waktu itu "
Catlin menatap Karan dengan lekat " Tidak perlu menatap ku sepeti itu, aku sudah mengetahui semua nya "
" Kamu tau dari mana, dan kenapa kamu tau aku berada di sini?" tanya Catlin
" Kamu tau, aku hampir gila ketika tidak menemukan mu bahkan aku sampai berfikir kalo kamu akan membunuh calon anak kita, Tapi Aku yakin jika kamu tidak akan pernah melakukan hal yang keji sepeti itu, dan aku yakin jika aku akan menemukan mu " Ucap Karan " dan tenang Mommy, Aku benar-benar Minta maaf atas nama Mommy "
" Mommy mu tidak salah, Mommy hanya menginginkan wanita yang lebih baik untuk mu, Semua orang tau pasti menginginkan yang terbaik bukan "
" Tapi Mom sudah keterlaluan, aku tidak bisa memaafkan Nya "
Catlin memegangi tangan Karan " Jangan bilang begitu itu Tidak baik, Bagai mana pun Mommy lah yang sudah melahirkan mu dan membesarkan dirimu Samapi saat ini "
Catlin tersenyum " Karena aku calon Ibu, aku pasti akan ada di posisi Mom suatu saat nanti "
" Tapi aku tidak akan menjadi Mom, dan aku akan Selalu mendukung apapun yang membuat Calon anak kita bahagia selama itu positif " kata Karan
Catlin mengangguk " Iyah "
" Jangan pernah kamu lari lagi dari ku, kamu dengar "
" Iyah " jawab Catlin tersenyum
Karan dan Catlin saling pandang, Karan menahan tengkuk Catlin dan mel_t bi_r Catlin dengan lembut dan mendorong Catlin ke atas tempat tidur
# Skip #
~ Keesokan hari nya
Anna dan Gray batu saja menyelesaikan makan Malam mereka tidak langsung pulang, Karan mengajak Anna untuk menikmati suasana malam yang cerah dengan bulan dan bintang di atap gedung perusahaan nya
__ADS_1
Anna dan Gray membaringkan tubuhnya dengan alas kain Dan lengan Gray yang menjadi bantalan kepala Anna " Langit nya sangat indah "
" tapi tidak akan ada yang seindah diri mu " Ucap Gray
" Kamu bisa saja " Ucap Anna terkekeh " Jangan Gombal di sini "
" Aku tidak gombal, Aku berkata jujur kalo dirimu yang paling indah dan cantik " kata Gray
" Hehehe, Sejak kapan seorang Kristian Gray Pandai gombal "
" Sejak bersama mu " jawab Gray
" Oh iya " Gray langsung menatap Anna
" Ada apa?"
" Tidak ada, Aku hanya ingin bilang kalo aku sangat mencintaimu bahkan aku adalah laki-laki yang beruntung bisa mendapatkan wanita seperti mu, bukan karena kecantikan mu melainkan karena ke baikan hati dan ketulusan mu " Ucap Gray menatap Bola Mata indah yang di miliki oleh Anna
" Tapi sayang nya Aku tidak memiliki uang kes untuk membayar pujian dari mu sayang " Goda Anna sambil terkekeh
" Sayang, aku sudah merangkai kata dengan sedemikian rupa tapi kamu malah mau membayar ku " Kesal Gray yang langsung memalingkan wajah nya
Anna Terkekeh melihat wajah ngambek Gray " Cup " Anna mengecup bi_r Gray dengan singkat namun Gray malah menahan nya hingga memperdalam ciu_n nya
Bola mata mereka terpejam mereka menikmati Ci_n merek hingga lengguhan Anna mulai terdengar " eum.. "
" jangan di sini, nanti ada yang melihat nya " ucap Anna karena tangan Gray yang sudah tidak bisa di kendalikan
Gray tersenyum " kalo begitu, Mari kita pergi ke ruangan pribadi milikku " ajak Gray
#SKIP. Kalian pasti sudah tau apa yang akan mereka lakukan selanjutnya 🤠#
Di ruang Widia dan Max sedang menikmati Minuman yang di tuangkan oleh Max, Widia dan Max sedang berada di rumah Anna, mereka merasa kesepian karena Tidak ada Anna dan juga Catlin yang akhirnya mereka memutuskan untuk minum bersama
" Mari bersulang untuk kita berdua yang mendapatkan Hari libur " ucap Widia
" Libur untuk mu tapi tidak dengan ku, karena bagi ku Tidaka ada kata hari libur " jawab Max
" Kasian sekali dirimu "
" Bukan aku yang kasian tapi dirimu "
__ADS_1
" ada apa dengan diriku? Aku merasa baik-baik saja tidak ada masalah dengan hidup ku " jawab Widia
Max tersenyum..