Half Of My Soul

Half Of My Soul
Terkejutnya Anna


__ADS_3

Di rumah Anna sedang menikmati taman yang ia buat dengan Widia tadi siang. Ya sekarang Widia sudah menjadi bebysiter Anna sesuai permintaan Gray


Tadi nya hari ini mau pergi ke rumah sakit tapi Karan memberikabar jika mereka sudah pulang dan meminta besok siang saja datang kerumahnya sekalin bakar-bakaran


" Ada-ada saja suamimu itu pake acara minta kamu di jagaian segala "


Anna tersenyum " mungkin karena takut aku kenapa-kenapa kak " jawab Anna


" Orang kamu sudah gede gini bahkan kamu sedang hamil "


" Kenapa? Apa kakak tidak ingin menjaga ku "


" Bukan begitu, aku malah senang karena tidak akan repot menjaga mu yang sudah menjadi ibu-ibu ini hahaha.."


" Is kakak menyebalkan "


" Oh iya kakak masuk dulu ya mau ngambil cemilan untuk anak asuh ku ini " ledek Widia


" Is kakak!!! " Kesal Anna menggelengkan kepalanya


" lepaskan aku!!!! " Teriak Tirani


Penjaga yang merasa Kewalahan langsung tersungkur ketika Tirani menendang pisang milik pria itu


Tirani sudah tidak tahan lagi terus di kurung di rumah kecil dan sumpek itu, susah payah Tirani berlari kearah taman taman ketika melihat penjaga itu tersungkur


" Tirani " ucap Anna kaget


Tirani tidak menjawab ucapan Anna dia malah menampar Anna


Plak..


" Apa masalahmu dengan ku " keluh Anna yang sudah memegangi pipinya yang perih


" Gara-gara kau, kak Arnold tidak melihat ku dan karena kau Arnold tidak ingin bertanggung jawab dengan kehamilan ku, semua itu karena kau!!! " Tunjuk Tirani kepada Anna

__ADS_1


" Apa maksud mu " tanya Anna yang tidak mengerti


" Hahaha.. jangan so polos dengan ku, Kau itu tidak jauh beda dengan ku, kau menikah dengan kak Gray karena ingin menyakiti hati Kak Arnold kan ingin balas dendam kan, karena kamu belum puas menyakiti Arnold makanya kamu melakukan itu semua kepadanya "


" Aku masih tidak mengerti dengan mu Tirani, aku menikah dengan suami ku karena aku mencintai nya, dan aku tidak sedikit pun berniat untuk menyakiti Arnold apa lagi dia adalah sahabatku " ucap Anna


" Maaf nona kami lalay " kata pria bertubuh besar yang baru datang itu


Anna memberikan kode kepada dua opria itu untuk pergi karena Anna masih ingin tau apa maksud ucapan Tirani kepada nya


" Apa kamu bodoh atau apa, tidak akan ada sahabat yang berlawan jenis "


Deg..


" Apa maksud mu Arnold menyukai ku? Apa karena ini kamu dari awal menatapku sinis dan tidak menyukai ku? "


" Ternyata kamu pintar juga. Wajar bukan jika seorang istri cemburu kepada suami nya yang selalu memujimu mendambakan mu, bakan dia tidak segan untuk membandingkan ku denagn mu. Jika kamu ada di posisi ku apa yang akan kau lakukan "


" Aku sadar jika perikanan ku tidak di dasari Cinta tapi aku yakin dengan seiringnya waktu Kak Arnold akan mencintaiku dan melupakan mu tapi nyatanya apa, dia bahkan tidak melirikku bahkan ketika bercinta dengan ku hanya namamu yang dia sebut hiks.. "


" Anna " ucap widia yang melihat Anna yang duduk di kursi dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


" Kak hiks.." Anna memeluk Widia. Sedangkan Widia menatap kearah Tirani


" Apa yang sudah dia ucpakan kepadamu " tanya Widia


Anna melepaskan Pelukan nya dari Widia dan berjalan kearah Tirani


" Jika aku sudah menyakitimu, Aku minta maaf tapi aku benar-benar tidak mengetahui tentang perasaan Arnold kepadaku, karean selama ini Aku hanya menganggapnya tidak lebih dari seorang sahabat. Jika Arnold memiliki perasaan kepasaku apa bisa aku mencegahnya? Lagian aku sudah menikah dengan kakak sepupu nya "


" Jika kamu memang sayang tulus kepada Arnold seharunya kamu bisa menghapus aku di dalam hati nya dan menggantikan aku, bukan dengan cara seperti ini. Semkain kamu memaksa nya semakin Arnold tidak akan melihat mu " ucap Anna


" Aku tidak berniat menggurui tapi aku hanya tidak ingin kamu melangkah lebih jauh lagi apa lagi saat ini kamu sedang hamil, kita sama-sama sedang mengandung, jadi aku tau apa yang sedag kamu rasakan saat ini, sudah pasti kamu juga menginginkan Arnold untuk selalu ada di samping mu dan memanjakan mu seperti apa yang aku dapatkan dari suamiku " lancut Anna


Tirani hanya mematung dengan air mata yang sudah membasahi wajah nya

__ADS_1


" Apa benar yang di katakan oleh kak Anna kalo aku sudan melangkah terlalu jauh maknaya kak Arnold tidak menginginkan ku " Tirani hanya bisa membatin


Gray yang baru Sampai dengaan di ikuti oleh Arnold terkejut ketika melihat Anna yang sedang biacara dengan Tirani


Tadi Anak buah Gray menghubungi Max jika Saat ini Tirani sedang bersama Nona di taman, sontak saja ketiga pria itu langsung meluncur pulang karena takut terjadi sesuatu kepada Anna


Sedadi tadi Arnold mendengarkan ucapan Anna, Arnold hanya bisa tertunduk malu karena terlalu mencintai Anna berlebihan bahkan selalu menyebut nama Anna di saat pergaulan panas nya


Sedangkan Gray menatap sinis kepada sang Adik karena sudah berani menyebut nama istrinya di saat sedang ber**a


" Urusan kita belum selesai " ucap Gray kepada Arnold


Gray berjalan kearah sang istri " sayang "


Anna menoleh kearah sang suami " Apa Daddy juga tau semua nya? " Tanya Anna dengan tatapan tajam kepada Gray


Gray menelan air ludah nya, baru kali ini Gray melihat tatapan sang istri yang mengerikan pikir nya


" Dengar aku akan menjelaskan nya sama kamu, ayo kita ke kamar, kamu pasti sudah lama berdiri aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa " Ajak Gray


Anna memalingkan pandangan nya lalu berjalan melewati sang suami dan yang lain nya. Anna sampat berdiri di depan Arnold lalu melanjutkan langkahnya untuk masuk kedalam kamar


Di dalam kamar Anna duduk di sopa dengan tangan yang mengelus perut buncit nya


Gray yang melihat sang istri sudah mode Macan nya hanya bisa pasrah denagn keadaan saat ini, lagian dirinya tidak terlalu salah-salah amat


" Jelaskan Dad "


Gray duduk di samping sang istri lalau mencoba menjelaskan kepada sang istri semua nya, Gray tidak berniat untuk membohongi sang istri tapi ini hanya demi kebaikan sang istri agar tidak terlalu banyak pikiran. Gray juga menceritakan tentang Tirani kepada Anna, tidak ada yang Gray tutup-tutupi


" Jadi bayi yang di kandung Tirani itu bukan.." Anna menutup mulut dengan kedua tangannya


" Lalu bagai mana dengan Arnold ?" Tanya Anna


Gray mendesah kesal ketika harus mendengar nama Arnold di sebut, Gtay masih kesal kepada Adik sepupunya itu karena Sudah berani dan lancang.

__ADS_1


__ADS_2