Half Of My Soul

Half Of My Soul
BAB 96 : VAREl FEBRIAN


__ADS_3

Anna sudah di pindahkan ke ruang rawat dan Baby boy pun juga sudah ada di dalam Box bayi di samping Anna


Mommy yang langsung masuk keruangan Anna langsung menghampiri menantunya " sayang, bagai mana keadaan mu? " Tanya Mommy mengelus rambut Anna


" Anna baik-baik saja Mom " jawan Anna sambil tersenyum kepada Mommy


" Apa benar yang di katakan Gray jika kamu melahirkan gara-gara Mommy memberikan banyak makan? " Lirih Mommy


Anna langsung menatap tajam kearah sang suami " Mana ada seperti itu Mom, ini Memang sudah waktunya saja Anna lahiran Mom " jawab Anna


" GRAY!!! " Mommy sudah sangat merasa bersalah ketika mendengar penjelasan Dari sang putra tapi nyata nya itu hanya Bohong


" Hehehe Maaf Mom, aku hanya becanda " jawab Gray menunjukan gigi putih nya sambil menggaruk kepala yang tidak gatal


Anna Menggelengkan kepalanya melihat suaminya begitu " Anna. Selamat ya Atas kelahiran Anak mu " ucap Karan


" Terimakasih kak, Apa Catlin tidak datang? " Tanya Anna karena tidak melihat ada keberadaan nya


" Tidak Anna, Kevin tidak ada yang menjaga " jawab Karan


" Oh iya tidak apa-apa kak, Aku bisa Maklum ko " jawan Anna


" Cucu omah tampan sekali, siapa nama nya " ucap Mom yang sudah menggendong Baby Boy itu. mommy sudah bisa menebak jenis kelamin Anak Anna soalnya dari bedongan samapi pakaian nya pun berwarna Biru


" Nama nya VAREL FEBRIAN kerena di kasih nama Febrian karena Varel lahir di bulan Februari " kata Gray


" Halo baby Varel sayang, kenalkan ini omah " ucap Mom mencium pipi gembul baby Varel


Widia berjalan kearah Anna " selamat ya Atas kelahiran nya, maaf kakak belum sempat bawa kado habis tadi kakak panik ketika mendapatkan kabar jika kamu mau melahirkan "


" Tidak apa-apa kak, kan kado nya bisa nyusul hihihi "


" Kamu ini, bagai mana rasanya setelah menjadi seorang Mommy ? " Tanya Widia


Anna tersenyum " rasanya sangat luar biasa kak, sedih, senang, ah pokonya campur Aduk deh, makanya kakak cepat menikah biar bisa merasakan apa yang Anna rasakan hari ini " ucap Anna


Widia hanya tersenyum simpul bagai mana dirinya bisa memiliki anak jika Dokter saja sudah memberitahukan dirinya jika dirinya akan sulit memiliki Anak


" Kamu doakan saja ya " jawab Widia sambil tersenyum


" Halo Anna selamat ya " ucap Arnold sambil menunduk


" Terimakasih Arnold " jawab Anna


Dulu ketika Anna mengetahui Arnold menyukai nya dan bahkan selalu menyebut nama dirinya membuat Anna jijik terhadap Arnold namun lambat laun Anna bisa berdamai dengan keadaan apa lagi Arnold adalah sepupu sang suami mana bisa tidak akan bertemu


Arnold memilih duduk di samping Max ia tidak ingin terlalu lama dekat-dekat dengan Anna karena Arnold tau Jika Anna tidak suka dekat-dekat dengan dirinya

__ADS_1


" Mom sini Aku yang Gendong " pinta Gray yang tidak di berikan kesempatan untuk menggendong Anak nya sendiri


" Sebentar dong Mom masih ingin gendong " keluh Mom yang terus saja mengayun-ayun cucu nya


Owekkkkk..


" Aduh duh cucu omah kenapa sayang, haus ya. " Ucap Mom yang langsung mendekat kerah Anna untuk memberikan asi kepada Varel


" Anna sayang, ini cucu omah sepertinya Haus " ucap Mom memberikan Varel kepada Anna


" Oh, sini Mom " Anna mengambil Alih Varel dari tangan Mommy


" Heh!! Para pria keluarlah, masa ia Anna mau menyusui ada kalian semua " tegur Anna


Yang merasa pria langsung keluar tapi tidak dengan Gray karena dia suaminya


Baby Varel sangat gembul ketika di berikan Asi bahkan dia sangat kenceng sekali ketika meminum asi eksklusif nya membuat Gray menelan ludah nya


" Boy, itu milik Daddy " gumam Gray pelan tapi masih terdengar oleh Mom dan Anna mereka langsung menatap horor kepada Gray


Plak..


Mommy memukul lengan Gray " apa kamu kemarin-kemarin belum kenyang hah!! Sekarang giliran Cucuku yang meminumnya " tegur Mommy sambil melotot kearah Gray


" Tapi Mom " rengek Gray


Gray yang mendapatkan tatapan tajam dari istri dan Mommy nya langsung duduk lemas karena tidak bisa mempertahankan miliknya yang sudah di kuasai oleh Sang anak


" Lihatlah suami mu itu seperti yang sudah kehilangan tender besar saja wajah nya "


" Bagai mana tidak Mom, ini adalah kesukaan nya " ceplos Anna yang langsung menutup mulut nya


Mom dan widia langsung melirik Anna, ternyata Anak dan menantu nya sama saja pikir nya


~ Di rumah karan


Karan tadi langsung pamit untuk pulang karena tidak bisa berlama-lama jauh dari Anaknya


" Halo anak papi sedang apa hem " Karan mencium Kevin yang sedang duduk di atas karpet bulu


" Aku lagi maen Papi " jawab catlin menirukan Suara anak-anak


" Wah anak papih sekarang sudah punya adik Nama nya Varel Febrian dia baru saja lahir tadi siang " ucap Karan


" Serius pih, Anna anak Anna laki-laki " seru Catlin


Karan menganggukkan kepalanya " iyah wajah nya perpaduan Anna dan juga Gray tapi lebih banyak wajah Anna " jawab Karan

__ADS_1


" Kalo wajah nya lebih banyak ke Anna berarti Kak Gray sangat mencintai Anna tuh pih " ucap Catlin


" kamu benar, kamu bisa lihat sendiri kan bagai mana Gray mencintai Anna, sampai-sampai Menyewa kak Widia untuk jadi babysiter Anna " ucap Karan sambil menggelengkan kepalanya tidak haabis pikir dengan sahabatnya itu


" Hahaha.. kamu benar pih, dia bucin berat " Catlin tertawa ketika ingat masa itu


Karan melirik sang istri dengan lekat " Ada apa Pih " tanya Catlin curiga


" Bibi sedang sibuk gak? " Tanya Karan


Catlin sudah menatap horor kepada suaminya " bibi tidak ada sedang pergi ke supermarket tadi aku suruh belanja bulana " elak Catlin padahal bibi ada di dapur sedang santai


" Yakin sayang, Nolak suami dosa loh " goda Karan


" Hehehe.. kalo gitu papih titipkan baby Kevin aku mau mandi dulu " ucap Catlin yang langsung kabur dari hadapan sang suami


Karan langsung tersenyum menang mana bisa menolak permintaan nya orang Catlin juga sebelas dua belas dengan dirinya yang tidak bisa menolak ajakan oleh raga panas.


~ Di Negara Y


" Pih, ayo kita pergi kita harus menjenguk cucu pertama kita " ajak mami


" Iyah Mami ayo, tapi bagai mana dengan Tirani dia juga sedang hamil " ucap papih


" Tirani kan ada yang jaga lagian itu bukan cucu kita pih " Kata mami menunduk lesu. awalnya Mami sangat antusias ketika mendengar Tieani yang sedang hamil tapi setelah tau kebenaran nya Mami malah menjadi jijik dan untuk bertemu saja rasanya malas


Papih Arnold hanya membuang napas nya pelan tidak bisa di pungkiri jika Papih Arnold juga merasa kecewa kepada Tirani yang dengan tega nya membohongi keluarga dan anak nya


" Ya sudah kalo begitu Mami langsung siap-siap kita pergi pakai jet pribadi milik Gray saja " icap Papi


Mami langsung berdiri dan mengemas beberpa Pakain ganti untuk mereka di sana karena sudah tidak sabar ingin cepat-cepat melihat cucu pertama mereka apa lagi Mommy Johana mengirimkan Foto Anak anna yang sangat tampan dan gembul membuat Mami iri.


" Bi Mami dan papi dimana? " Tanya tirani yang baru saja datang dengan menbawa paper bag


" Nyonya sama Tuan baru saja berangkat Non "


Tirani mengerutkan kening nya " kemana? "


" Kata nya sih mau menjenguk Baby Nona Anna dan juga Tuan Gray "


" Oh iya Terimakasih ya bi " jawab Tirani


" Iyah Non "


" Jadi kak Anna sudah melahirkan, kanpa Mami dan papih tidak mengajakku jika mau menjenguk kak Anna " keluh tirani yang langsung masuk kedalam mobil nya lagi untuk pulang


" Apa Mami sama papi sengaja tidak mengajak ku karena dulu pernah membuat keributan di sana " gumam Tirani

__ADS_1


__ADS_2