
Malam ini cukup panjang dan cukup membuat Cus Cahra Terkejut mendengar crita dari Arnold. Ia tidak menyangka Jika pria yang terkenal dingin dan terlihat biasa-biasa saja ternyata Hatinya sangat rapuh
Malam ini Cus Cahra tidur bertiga di kamar Arnold dengan baby Jasmine di tengah-tengah mereka jangan lupakan tangan Arnold yang memeluk tubuh cus Cahra. Mereka sudah terlihat seperti satu keluarga kecil
~ Pagi hari
Matahari pagi sudah masuk kedalam celah-celah jendela suara burung pun sudah berkicau'n namun pasangan baru ini masih terlelap tidur namun tangan baby Jasmine yang memukul-mukul pipi Cus Cahra membuat cus Cahra terbangun
" Eum.. sayang kamu sudah bangun " gumam Cus Cahra menatap Baby Jasmine sambil tersenyum namun beberapa detik kemudian
" Aaaaaaaaahhhhhhh... Apa yang sudah tuan lakukan kepadaku!!!! " Ucap Cus Cahra sambil teriak
" Oooweeeekkkk " baby Jasmine menangis karena terkejut mendengar teriakan Cus Cahra
Arnold yang mendengar teriakan Cus Cahra langsung terbangun apa lagi baby Jasmine yang menangis kencang
" Apa yang kau lakukan " keluh Arnold
" aku yang harus nya bertanya ngapain tuan tidur di kamar ku " kata Cus Cahra yang sudah meneteskan air mata nya
Arnold menggelengkan kepalanya " apa kamu lupa ini kamar siapa? Dan apa kamu lupa semalam kita menghabiskan waktu bersama " keluh Arnold sambil mengingatkan Cus Cahra
Cus Cahra menghapus air mata nya lalu mengingat-ingat lagi " hehehe.. maaf tuan saya lupa " ucap cus Cahra sambil tersenyum memperlihatkan gigi putih nya
" Apa kamu sudah ingat " Tanya Arnold dan Cus Cahra membalas menganggukkan kepalanya
" Aku lupa, maaf " ucap Cus Cahra yang sambil menurunkan kaki nya dari tempat tidur, berniat ingin kabur tapi...
" Mau kabur kemana Hem.. apa kamu tidak ingin bertanggung jawab gara-gara kamu teriak aku terbangun dari tidur nyenyak ku Hem.. " ucap Arnold sambil berbisik di telinga Cus Cahra
Bukan nya membiarkan Cus Cahra pergi Arnold malah mengecup bi_ r milik Cus Cahra lalu melepaskan nya
" Itu hukuman untukmu karena kamu sudah menganggu ku " ucap Arnold Terkekeh
" Maaf tuan aku harus menjadikan baby Jasmine " ucap Cus Cahra yang langsung pergi membawa baby Jasmine
Sedangkan Arnold dia malah senyum-senyum sendiri melihat kepergian Cus Cahra begitu saja
" Apa aku mulai menyukainya? Kenapa aku senang sekali menggoda nya " gumam Arnold sambil mengelus bibir nya dengan pelan lalu menyunggingkan bibirnya
__ADS_1
Cus Cahra keluar dari kamar mandi Dengan membawa Baby Jasmine yang sudah di balut dengan handuk
" Sini biar aku yang memakaikan pakaian nya " ucap Arnold
" Gak usaha sama aku saja, lebih baik Tuan mandi bukan nya Tuan akan pergi ke kantor " ucap Cus Cahra
Arnold bukan nya pergi ia malah memeluk Cus Cahra dari belakang " kalo mandi bareng bagai mana " bisik Arnold sambil menggoda
" Jangan ngadi-ngadi Tuan " tolak Cus Cahra dengan suara galak nya
" Aku suka wanita galak seperti mu " bisik Arnold mengecup Bi_r Cus Chara lalu kabur ke dalam kamar mandi sebelum kena ceramah cus Cahra
" Is,.. menyebalkan kata nya menyuruh ku untuk mengajarinya jatuh cinta tapi kelihatan nya dia yang sudah jatuh cinta duluan " keluh Cus Cahra menggelengkan kepalanya
Setelah siap Cus Cahra membawa Baby Jasmine ke luar untuk di ajak jalan-jalan memaki Troli
" Wah cus Cahra baru keluar ya " kata Catlin yang sedang ngobrol dengan Anna dengan masing-masing membawa troli anak-anaknya
" Iyah Non " jawab Jasmine malu-malu
" Bagai mana malam pertama di rumah baru, Baby Jasmine rewel tidak? " Tanya Anna
" Baby Jasmine sudah cantik ya, wangi lagi " kata Anna sambil tersenyum
" Oh iya, Cus nanti siang kami aku dan Catlin akan pergi belanja bulanan siapa tau kamu mau ikut bareng " ajak Anna
" Eum kurang tau ya Nona, tapi nanti biar aku tanyakan dulu kepada Tuan Arnold " kata Cus Cahra
" Tidak perlu biar nanti aku yang ijin kepadanya " kata Catlin yang langsung menghubungi Arnold namun tidak di angkat
" Ko gak di angkat ya " keluh Cahra
" Mungkin masih mandi tadi sebelum saya keluar rumah, Tuan Arnold baru masuk kedalam kamar mandi "
Catlin menatap Anna sambil mengulum senyumnya " benarkah " ucap Catlin
" Ko kamu bisa tau jika Arnold baru masuk kedalam kamar mandi? "
Cus Cahra menggaruk kepala yang tidak gatal " tadi saya memakaikan baju baby Jasmine di kamar tuan Arnold "
__ADS_1
" oohhhhh... " Catlin hanya ber-oh ria sambil menyenggol Lengan Anna
Anna hanya bisa mengulum senyum sambil menggelengkan kepalanya
" Ayo kita sambil jalan-jalan mumpung cuaca nya sedang bersahabat, eh tapi kamu sudah ijin belum kepada Arnold takut nya nanti dia nyari kamu buat masangin Dasi " ledek Anna
Cus Cahra hanya bisa menunduk tidak karuan dari tadi di ledekin terusan oleh Anna dan juga Catlin
" Itu bukan kerjaan Saya Non, kerjaan saya cuman ngurus Baby Jasmine aja " ucap Cus Chara
" Iya iya, santai saja Cus lagian kami hanya Becanda jangan di anggap serius tapi jika ingin di anggap serius juga gak apa-apa ko " kata Anna
" Non "
Ketiga wanita itu berjalan-jalan mengelilingi kompleks yang hanya ada rumah mereka Namun masih ada Taman dan juga tempat bermain di sini
Arnold yang baru beres mandi langsung mencari keberadaan Cus Chara dan putrinya
" Cahra... Cah.. Cahra.. " panggil Arnold namun tidak ada jawaban
" Kemana Cahra? Apa dia lagi keluar ya " gumam Arnold memakai pakaiannya yang sudah di siapkan oleh Cus Cahra. Ada rasa yang tidak pernah ia rasakan Bibir Arnold terangkat ketika ia mengaca di depan kaca
" Apa ini yang nama nya cinta. Hanya di siapkan pakaian saja rasanya senang sekali " ucap Arnold menyemprotkan parfum ke kemeja nya lalu ia pergi keluar dengan membawa tas kerja
Sesampai nya di tempat parkir benar saja jika Cus Cahra sedang di luar dengan kedua sahabat nya
" Kamu di sini, aku cari kemana-mana tau nya sudah kumpul di sini aja " ucap Arnold
" Uuuuhhhh yang sudah panggil aku kamu " ledek Catlin
" Apaan sih " ucap Arnold lalu beralih ke Cus Cahra
Arnold mengeluarkan kartu Kredit lalu memberikan nya kepada Cus Cahra " pergilah bersama mereka, beli apa saja yang di butuhkan di dapur dan beli perlengkapan baby Jasmine jangan keperluan kamu juga " ucap Arnold
" Gak sekalian kebutuhan kamu " lanjut Catlin sambil mengulum senyum
" Boleh juga " kata Arnold
" Jangan asal kamu Arnold " tegur Anna
__ADS_1
" gak apa-apa kan sesekali lagian aku tidak ada yang memperhatikan " ucap Arnold asal