
Hari sudah berganti minggu, minggu pun sudah berganti menjadi bulan. Tidak terasa kini kehamilan Anna sudah menginjak di bulan sembilan, Mommy juga sudah datang karena ingin menemani Menantunya lahiran
Mommy bela-belain untuk meninggalkan pekerjaannya demi menanti kelahiran sang cucu. bukan hanya Mommy yang antusias Gray pun tidak kalah antusias bahkan Gray yang lebih banyak membeli barang untuk calon anak nya membuat Anna menggelengkan kepala
'' Mom '' Tegur Gray yang melihat sang Mommy yang terus menyuapi Anna padahal Anna sudah terlihat kekenyangan
'' Anna harus banyak makan sayang biar banyak tenaga kalo melahirkan nanti '' Jawab Mommy
'' Tapi itu menyiksa istri dan juga anak ku Mom '' Keluh Gray
" Ini kan hanya makan buah Gray "
" Auh.. " Anna meremas lengan Mommy nya karena merasa sakit di bagian perut
Gray panik melihat sang istri yang sedang kesakitan " tuh lihat Mom, ini gara-gara Mommy uang memaksakan Anna untuk makan banyak " keluh Gray
" Aduh maafkan mommy sayang, mommy tidak berniat menyakiti kalian " lirih Mommy
" Dad.. " Anna semakin teriak kesakitan
" sayang aku harus apa? "
" sepertinya aku mau lahiran Dad " lirih Anna yang sudah tidak tahan lagi
Mommy juga tidak kalah kalang kabut melihat menantu nya yang kesakitan Sepeti itu
" Hubungi Max untuk menyiapkan Mobil, kita harus segera ke rumah sakit " teriak Mommy
Gray langsung mengambil handphone dan menghubungi Max
Tak lama kemudian Gray, anna dan juga Mom sudah ada di depan rumah untuk Max sudah siap sedia kalo tidak bisa murka Gray
Mereka masuk kedalam mobil dengan membawa Koper kecil yang sudah di siapkan Anna dari jauh-jauh hari
Tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di rumah sakit
Anna langsung di bawa keruangan persalinan dengan di ikuti oleh Gray karena Anna tidak ingin jauh dari Gray
Sedangkan Mommy dan Max menunggu Di depan ruangan persalinan
__ADS_1
" Max semoga menangu dan cucuku baik-baik. Saja " ucap Mom memegangi tangan Max
" Amin Nyonya " jawab Max
Max walaupun dingin tapi hatinya baik dia selalu mendoakan orang-orang yang ada di sekitar nya terutama Anna dan juga Gray
Widia dan para sahabatnya yang lain langsung ke rumah sakit ketika mendapatkan kabar dari Max kalo Anna akan melahirkan
Arnold yang sudah tinggal di apartemen semenjak kejadian Tirani yang mengamuk waktu membuat Gray mengambil langkah tegas yaitu tidak membiarakn Arnold tinggal lagi di rumah nya
sedangkan Tirani lebih memilih pulang ke Negara Y karena ia terlanjur malu kepada Anna dan Juga Gray karena sudah menuduh Anna yang bukan-bukan
Awalnya Mami dan papih Arnold bingung kenapa tirani pulang tanpa Arnold Namun setelah di jelaskan kepada kedua orang tua Arnold barulah mereka mengerti kenpa anak nya tidak bisa mencintai Tirani
Mami dan papih Arnold merasa malu kepada dirinya sendiri karena telah memaksa Anak nya menikah dengan Wanita yang bukan pilihan Arnold sendiri padahal Mami sudah pernah berkata tidak akan memaksa Anak nya untuk mengikuti kemauan dirinya tapi mami malah melanggar ucapan nya sendiri dan benar saja rumah tangga anak nya terancam bubar karena keegoisan Mami dan papi.
Namun walaupun begitu Mami dan papih sudah terlanjur janji kepada mendiang Ayah Tirani akan selalu menjaga Tirani, Papih akan tetap melaksanakan janji itu tapi bukan sebagai menantu tapi sebagai anak dari Mendiang sahabat nya. Papi atau mami akan menjenguk Tirani di rumah nya seminggu sekali dan memberikan pengawal untuk Jaga-jaga agar tirani tidak melakukan hal bodoh lagi.
Owekkkkk....
Mommy langsung memeluk Widia yang sudah datang sedari tadi
" Itu cucu ku " ucap Mom
" Akhirnya rumah akan menjadi ramai dengan kehadiran Cucu pertama ku, kira-kira cucuku perempuan atau laki-laki ya? "
" Kita lihat saja nanti Mom " jawab Widia
Gray dan Anna memang merahasiakan jenis kelamin Anak nya Agar menjadi kejutan
Gray keluar dari ruangan bersalin dengan rambut yang sudah Acak-acakan. Gray berjalan kearah Mommy dan memeluk Mommy
" Mom maafkan Gray yang belum bisa membahagiakan Mommy, maafkan anak mu ini jika banyak salah kepada Mommy hiks.. "
Mommy yang awal nya bingung dengan ucapan Gray langsung memeluk Gray dan meneluk bahu Putranya ini
" Sama-sama anak Mommy. Sekarang Anak Mommy sudah menjadi daddy jadi jangan cengeng, Kamu harus menjadi daddy yang tegas dan sayang kepada anak dan istri kamu, jangan pernah kamu sakiti istrimu kamu lihat bukan bagai mana perjuangan seorang wanita untuk melahirkan buah Cinta kalian "
Gray mengangguk " Gray janji tidak akan menyakiti Anak dan istri Gray Mom "
__ADS_1
Mommy tersenyum. Sedangkan yang lain menatap holor kearah Gray yang menangis mereka pikir Manusia dingin dan kejam tidak akan bisa menangis tapi nyatanya sebaliknya.
Max melangkah ke Arah Gray " Selmat Tuan kaarena Anak anda sudah lahir "
" Terimakasih Max " jawab nya
" Tuan, selamat ya "
" Kak, Selamat atas kelahiran anak pertama kalian, aku ikut bahagia " ucap Arnold kepada Gray
" Terimakasih semuanya " Gray benar-benar bahagia ketika melihat Putra nya telah lahir ke dunia bahkan Gray sampai tidak berhenti menangis haru ketika putra nya menangis kencang
Berkali-kali Gray ucapkan terimakasih kepada Anna dan mengecup seluruh wajah Anna membuat para Dokter dan suster yang membantu persalinan Anna ikut baper
" Gray, Bagai mana ada di dalam? " Tanya Mommy
" Istri dan Anak Gray sehat Mom, saat ini sedang di bersihkan terlebih dahulu. Nanti setelah di pindahkan ke ruang rawat baru kita bisa menengok nya " jawab Gray
" Apa Anak mu cantik atau tampan? " Tanya Mom penasaran dan bukan hanya Mom yang lain juga ikut penasaran
Gray tersenyum " lihat saja nanti " jawan nya
" Ck.. kamu Gray baru saja meminta maaf kepada Mom dan sekrang kamu sudah main rahasia-rahasia " kesal Mommy sambil berdecak bibir nya
Gray hanya terkekeh melihat kekesalan sang mommy
" Gray " panggil Karan yang baru saja samapi di rumah sakit
" Bagai mana apa Istrimu sudah melahirkan dan bagai mana keadaan nya sekarang? " Tanya Karan
Karan datang sendiri karena Catlin harus menjaga kevin, Kevin yang baru berusai beberpa bulan tidak bisa di bawa kerumah sakit karena takut Ada banyak virus
" Sudah istri dan anak Gue baik-baik saja " jawab Gray
" Selamat ya bro akhirnya kamu sudah menadi seorang Daddy sekarang " Ucap Karan yang ikut bahagia melihat Sahabat nya
" Terimakasih ya " ucap Gray
" Apa lo datang sendiri, Catlin tidak ikut?" Tanya Gray sambil mencari keberadaan Catlin
__ADS_1
" Istri Gue gak ikut soalnya Kevin sedang rewel tidak bisa di tinggalkan, kalo di bawa takut nya nanati kevin terkena virus loe tau sendiri bukan rumah sakit itu biang nya penyakit " jawab Karan
Gray menagngguk mengerti, apa lagi catlin yang cukup protektif kepada Anak semata wayangnya itu.